Horus-Ra sebagai Alien Parasit Archontic

Artikel ini adalah follow up  wawancara dengan Maarit dari skandinavia: Wawancara dengan Maarit, Korban MILAB (Military Abduction/P...



Artikel ini adalah follow up  wawancara dengan Maarit dari skandinavia:
Wawancara dengan Maarit, Korban MILAB (Military Abduction/Penculikan oleh Pihak Militer)

Artikel ini menfokuskan sifat alami parasit dari Horus-Ra sebagai makhluk interdimensi "Archontic" yang ditemukan dalam milab serta pengalaman diculik alien. Notasi sebagai Horus-Ra dipilih karena makhluk ini mempunyai penampilan seperti makhluk mesir kuno yang mempunyai kepala seperti rajawali, dan juga mengambil bentuk seperti ular. Ini adalah follow up wawancara dengan Maarit sebagai saksi kunci dari laporan yang sangat menarik, aneh dan juga menggelisahkan yang melibatkan elemen2 alien, milab, ritual, manipulasi genetis, mind control dan sekaligus perang spiritual.

Artikel ini dibagi dalam beberapa kategori:
- Pandangan gnosis kuno mengenai Archon yang dideskripsikan dalam traktat perpustakaan Nag Hammadi
- Optogenetik, manipulasi genetis oleh alien, DNA mitokondria dan pentingnya koherensi tiga serangkai dalam manusia:
  mind-spirit-soul (kesadaran-roh-jiwa)
- Kloning manusia dari korban2 penculikan dan kotak hitam dari teknologi daur ulang jiwa
- Elemen ritual dari pengalaman milab
- Pengalaman Maarit dengan parasit archon Horus-Ra
- Horus-Ra sebagai ular raksasa dan manusia burung
- Operasi mind control dan penyiksaan untuk tujuan jahat NWO
- Gambar dan skets Ular Horus-Ra, emblem dan DNA draco oleh Maarit

Maarit, korban milab dari skandinavia yang saya wawancara april 2011 melaporkan lebih detil pengalamannya yang berhubungan dengan penculikan alien yang mempunyai elemen mirip dengan sosok Horus-Ra dalam ajaran mesir kuno.
http://en.wikipedia.org/wiki/Horus
http://en.wikipedia.org/wiki/Ra

Kombinasi pengalamannya konsisten dengan milab dan okult new world order dalam pandangan saya; menggambarkan sifat serta prilaku parasit dan archontic dari alien. Perilaku archontic ini tergambar jelas dalam kolaborasi manusia yang melayani alien malevolent (jahat) pengontrol mereka dengan cara rahasia dalam kompleks industri militer. Alien sebagai parasit pengganggu adalah tema yang dapat ditemukan dalam penelitian Dr Corrado Malanga, PhD dan juga penemuan saya dari pengalaman2 penculikan oleh alien serta milab. Aspek campur tangan alien ini jauh melampau penculikan secara fisik dan masuk ke dalam sistem energi biologis dari korban penculikan, roh, kesadaran dan jiwa mereka.

=============================================================

Pandangan Gnosis kuno mengenai Archons

Alien sebagai parasit yang menjajah kesadaran host manusia juga dideskripsikan dalam tulisan gnosis kuno perpustakaan Nag Hammadi (http://www.gnosis.org/naghamm/nhl.html). Dalam pandangan ini kekuatan alien disebut dengan Archon, makhluk non-organik yang aksinya dikontrol oleh kekuatan Demiurge, kadang direferensikan sebagai Ialtobaoth dalam ilmu gnosis. Ialdabaoth dikenal sebagai shape-shifter yang sangat kuat, satu wajahnya seperti singa dengan badan seperti ular. Menurut John Lash seorang murid gnosis, dalam artikelnya "Alien Dreaming"":

  ".... gambaran singa-ular terlihat terus menerus dalam bentuk hierogliph di tembok2 kuil Horus di Edfu, 40 mil selatan Nag Hammadi. Dalam kultus Hathor yang dirayakan disana, singa-ular melambangkan "benih kerajaan" (royal seed) dari para firaun"

gambar yang diambil dari artikel John Lash berjudul Alien Dreaming (http://www.metahistory.org/gnostique/archonfiles/AlienDreaming.php)

Apakah benih kerajaan dari para firaun ini merupakan hibrid manusia-alien, atau individu yang sudah dimodifikasi secara genetis dalam program perkembang-biakan alien; yang dipopulerkan dalam riset kontemporer penculikan UFO? Beberapa percaya bahwa benih kerajaan ini adalah keturunan anunnaki yang secara umum sering didiskusikan dalam tulisan2 Zechariah Sitchin. Beberapa menegaskan bahwa anunnaki tidak lebih daripada makhluk2 reptillian seperti yang sering didiskusikan oleh peneliti konspirasi David Icke.

Maarit mengatakan pada saya dalam wawancara sebelumnya-dan dalam pembicaraan privat- bahwa makhluk draconian adalah penguasa diatas reptillian dan ras2 lain yang bergabung dalam agenda penculikan2 di planet ini. Dia juga mengakui adanya ras2 alien yang seperti kita dalam pencariannya akan kebenaran spiritual ilahi, juga terperdaya melalui kepercayaan2 atau agama2 yang pada akhirnya terlacak kembali pada rencana permainan parasit-archontic-satanic. Dia mengakui bahwa juga ada alien2 yang secara spiritual selaras sama halnya seperti manusia2 yang lebih tercerahkan dibanding massa kebanyakan. Ini bukan gambaran hitam dan putih, tetapi ada beberapa kebenaran mendasar, yang dirahasiakan dari massa. Hal rahasia yang dijaga sangat rapat dibalik alien, agenda new world order dan rencana permainan parasit archontic berputar diantara kombinasi vampirisme satanisme psikis dan teknologi tinggi. Teknologi tinggi ini bisa dikenal dengan meta teknologi hitam karena merupakan kombinasi elemen ritual dari black magic, teknologi nano, mind control, manipulasi genetis dan teknologi implan oleh alien. Kombinasi yang sangat menindas jiwa dan menurut saya ancaman besar untuk kemanusiaan, kecuali tentu saja, kalau kita terbangun dan mulai mengambil alih tanggung jawab untuk kebebasan diri kita sendiri.


Optogenetis, Manipulasi genetis dan DNA mitrokondrial

Dalam wawancara dengan Maarit sebelumnya, dia mendiskusikan pengertiannya mengenai maksud modifikasi secara genetis oleh alien. Perubahan DNA dilakukan dengan cara tertentu dimana sistem syaraf pusat korban penculikan terpengaruh dengan tujuan mengakomodasi dan secara efektif bisa dengan cepat dikuasai kesadaran alien. Dia mengatakan bahwa kesadaran alien-dimana berfungsi di beberapa vibrasi frekuensi tertentu- bertindak sebagai epigenetik faktor tambahan yang akan menghidupkan genetis pada badan hibrid, yang sudah dimodifikasi untuk mengakomodasi kesadaran alien ini. Disini terjadi pertanyaan mengenai perubahan genetis yang mungkin berfungsi sebagai frekuensi modulasi vibrasi-energi. Bisa dibilang sebagai faktor epigenetis-energi.

Dalam buku karya Dr. Corrado Malanga berjudul "Alieni o Demoni. La battaglia per la vita eterna" edisi kedua (Terresommerese 2010) dan risetnya akhir2 ini mengkonfirmasi hubungan antara penculikan dan DNA mitocondrial, serta fakta bahwa fenomena penculikan diturunkan dari ibu ke anak2nya. Ini artinya bapak dari korban penculikan tidak menurunkannya kepada anak lelaki kecuali jika ibunya juga merupakan korban penculikan. Risetnya berdasarkan dari data2 yang diambil dari kerjasama dengan ratusan pengalaman2 /korban penculikan. Dr. Malanga mencapai kesimpulan bahwa alien hanya tertarik dengan adanya satu berkat yang ada pada diri manusia yang kita kenal dengan "kesadaran jiwa / soul consiousness"  atau "pikiran bawah sadar". Malanga menegaskan bahwa:
1) Seseorang (alien atau pencipa dari alien) yang mempunyai moto -pecah belah dan kuasai- membagi kesadaran dalam 3 bagian:
- the mind-pikiran (bisa dianggap sebagai consciousness -sadar) -- layer paling atas
- the spirit-roh (bisa dianggap sebagai subconsciousness-  sub-kesadaran) -- layar tengah
- the soul-jiwa (bisa dianggap sebagai unconsciousness - bawah sadar) -- layer paling dasar
[catatan: sub-kesadaran adalah keadaan tepat dibawah ketika kita sadar- yang menyimpan ingatan dan pengetahuan yang sadar kita peroleh dan kita dapat memunculkannya sewaktu2, sementara bawah sadar 'menyimpan' pikiran atau keinginan2 dimana kita sama sekali tidak mempunyai pengetahuan atau pengalaman mengenai hal tersebut dan hanya dapat dimunculkan lewat teknik2 tertentu seperi hipnosis. Kata a conscience/latin: con-scientia = with science /dengan (pe)ngetahu(an) atau dengan sadar (layar teratas), dibawahnya (layer tengah) adalah sub (di-bawahnya dengan pengetahuan); terakhir layer terbawah adalah un conscience =tanpa pengetahuan/tanpa sadar]

2) Dalam kasus penculikan, 3 kesadaran ini saling tidak mengenal, mereka tidak berkomunikasi satu dengan lainnya, dan mereka bahkan tidak tahu siapa mereka dan mengapa mereka ber'ada'.
Secara esensial ada 'pemutusan hubungan jiwa' dengan tidak tersembuhkannya korban penculikan. (Eve Lorgen: Ini dapat dimengerti sebagai tipe disasosiasi dari pemutusan aspek dari diri). Pemutusan hubungan ini difasilitasi beberapa jenis teknologi alien seperti implan, parasit alien, pemograman mind control dan trauma. Fasilitas pemutusan hubungan ini yang digunakan alien menggunakan energi jiwa, seperti bagaimana saluran air utama telah dilubangi sehingga berceceran dengan mengkoneksikan berbagai macam sambungan pipa untuk mengalihkan aliran air utama.

3) Dalam kasus para korban penculikan, sering kali kesadaran jiwanya percaya mereka adalah budak dari alien, melihat, menyembah, menurut dan takut seakan2 sebagai tuhan.

Menurut Dr. Malanga, cara menyembuhkan fenomena penculikan adalah dengan mendapatkan jiwa mereka untuk mengingat siapa dirinya -entitas yang berdaulat atas dirinya dimana alien tidak mempunyai hak akan kesadarannya. Badan harus dibersihkan dari parasit dan implan. Jiwa, pikiran dan roh harus mengenal satu sama lainnya untuk bersatu dalam satu kesadaran yang berdaulat. Proses ini dicatat telah membawa koherensi yang tidak terduga ke dalam psikis karakter yang ada.

Dr. Malanga merancang sebuah visualisasi neurolinguistik semi hipnotis teknik yang disebut dengan Flash Mental Simulation (FMS) untuk membantu korban penculikan terhubung kembali dengan kesadaran jiwanya, roh dan pikiran dimana mereka dapat menggunakan kekuatan kesadaran ini untuk menetralisir dan membuang implan alien sehingga mereka dapat terhubung kembali dengan kekuatan jiwa dalam diri mereka (inner soul power).  Lihat prosedur FMS di website http://flashmentalsimulation.wordpress.com/flash-mental-simulation/.

Ketika korban penculikan dalam hipnosis, Dr. Malanga sanggup mengambil informasi yang dibutuhkan oleh bagian jiwa korban, dimana bagian ini adalah bagian dari manusia yang mempunyai kesadaran, ingatan dan kekuatan yang saling berdampingan di dalam ketidak terhinggaan ruang dan waktu, dimana alien tidak bisa menjangkaunya. Ini adalah energji jiwa yang ingin dimanfaatkan oleh alien sebagai sumber energi dan kehidupan abadi untuk mereka, dimana mereka tidak mempunyainya.

Bagian pinggiran yang menarik adalah melalui banyak regresi hipnotis, Dr. Malanga menemukan alasan mengapa alien memilih satu orang tertentu dibandingakan yang lainnya dalam penculikan, berhubungan dengan DNA. Jiwa seseorang terkoneksi dalam DNA orang tersebut. Ilmu pengetahuan ini didapat lewat komunikasi dengan bagian jiwa dari korban penculikan (saat hipnotis) dan dari beberapa entitas parasit alien yang berbicara melalui korban penculikan saat hipnotis berlangsung. Beberapa orang cocok, dan orang lainnya tidak (untuk kegunaan penculikan oleh alien) karena DNA mereka bervibrasi pada frekuensi yang tidak kompatibel dengan frekuensi jiwanya. Jadi, nampaknya ada terjadi inkompatibilitas genetis yang sangat besar pada umat manusia. Banyak korban penculikan ditanyai dengan cara yang sama (lewat hipnotis) juga ditanyakan: berapa banyak manusia di planet bumi yang sesungguhnya benar2 mempunyai jiwa seperti yang kita mengerti? Jawabannya berkisar dari sedikit sekali sampai sekitar kurang dari 50% manusia yang benar2 mempunyai jiwa. Korban2 penculikan yang dibawa hanya meliputi 5-10% manusia dengan jiwa. Konsep mengenai bahwa tidak semua manusia bumi mempunyai jiwa (hanya sedikit manusia) sangatlah kontroversial.

Terekspos oleh berbagai tipe bunyi nada, frekuensi dan warna sering dilaporkan dalam peristiwa penculikan alien dan ekperimen milab.Kemunculan bidan g optogenetik ke permukaan dapat menjelaskan nilai2 dan kemungkinan aplikasi dan apa2 yang menjadi terobosan di bidang riset medis. Optogenetis bisa didefinisikan sebagai integrasi antara optik dan genetik untuk mengontrol kejadian yg sudah didefinisikan dengan baik (contohnya aksi2 potensial) dalam sel spesifik (contoh sebagai kelas target dari proyeksi syaraf) dalam jaringan hidup (contohnya otak pada prilaku bebas mamalia)
Link:
http://cshprotocols.cshlp.org/content/2011/3/top102.full
http://www.technologyreview.com/biomedicine/24870/?mod=related
http://www.technologyreview.com/biomedicine/27123/?mod=related

Salah satu aspek yang sangat menarik dari pembicaraan saya dengan Maarit berkisar diskusi mengenai manipulasi genetis dari DNA mitokondrial para korban penculikan. DNA mitokondrial adalah DNA yang berada di dalam mitokondria, organel yang memproduksi energi didalam setiap sel. Mitokondria dimengerti sebagai komponen utama produksi energi dari manusia dan terlibat dalam fosforilasi oksidatif dan tranportasi rantai elektron.
http://id.wikipedia.org/wiki/Mitokondria

Saya dan Maarit berspekulasi bahwa draconian telah secara khusus mempunyai ketertarikan di mitokondria dan DNAnya dan bahkan mungkin membantu merekayasa organel ini kedalam sistem tubuh manusia untuk mengambil alih produksi energi kita. Badan kita dapat memproduksi energi halus yang hampir tidak kentara untuk para alien jenis parasit ini, yang memasukan berbagai jenis implan untuk kemungkinan mengirim atau merubah energi halus ini untuk digunakan mereka secara pribadi.

Nigel Kerner pengarang buku berjudul Alien Greys and Harvesting of the souls (Bear&co, 2010) percaya bahwa manipulasi secara genetis pada manusia lebih mudah diterapkan pada orang caucasian karena DNA nuklir mereka kurang tertutupi oleh granula melanin, dimana biasanya menutupi sejumlah besar dari DNA kromosom orang2 pribumi kulit berwarna. Di kulit orang berkulit hitam granula melanin bergerombol disekeliling inti dari sel. Posisi dari melanosom ini bertujuan untuk melindungi sel2 dari sinar ultraviolet yang merusak dan karena itu terjadi mutasi genetik yang berlebihan oleh radiasi ultra violet. Ini juga salah satu alasan yang dia percaya bahwa alien lebih memilih menculik orang caucasian, karena DNAnya lebih mudah diakses ketimbang orang2 berkulit gelap. Karena melanin menyerap cahaya, maka bisa dibilang orang2 berkulit putih lebih rentan akan manipulasi cahaya juga melalui teknik optigentetik. Orang2 berkulit terang lebih sensitif terhadap cahaya dan rentan terhadap kanker kulit.

Mitokondria merupakan organel yang memproduksi energi didalam setiap sel yg mempunyai DNA sirkularnya sendiri, seperti bakteria atau plastid, dan dipercaya berasal dari endosimbiosis, disuatu tempat disepanjang sejarah evolusi manusia (http://www.ruf.rice.edu/~bioslabs/studies/mitochondria/mitorigin.html).

Bentuk sirkular struktur mtDNA mengijinkan dirinya untuk mengadakan replikasi didalam sel. Struktur sirkular ini menurut teori Kerner ialah yang menyebabkan alien bisa memasukan gen seleksi milik mereka sendiri kedalam gnome mtDNA kita, yang mempunyai 37 gen (halaman 191).

Dan juga hal menarik untuk dicatat bahwa mitkondrial DNA dalam manusia bisa ditelusuri secara maternal ke satu mitokondrial Hawa (Eve), seorang wanita afrika yang hidup kira2 500ribu tahun yang lalu. Salah satu segi menarik sehubungan dengan mitokondrial DNA adalah kapasitasnya sebagai data penyimpanan menurut satu grup riset genetika dari Hongkong (http://www.nigelkerner.com/Confirmations/Bacterial_Hard_in_our_Cells.html).

Sebagai DNA, mtDNA lebih mudah diakses dan dimanipulasi karena plasmid sirkularnya mirip dengan DNA bakteri dan tidak tertutupi oleh granula melanin seperti pada DNA nuklir (nDNA).

Dari artikel yang telah disebutkan sebelumnya, bakteri atau juga mitokondria-dapat digunakan untuk biokriptografi. Ini adalah seni penyimpanan dan enkripsi data/informasi dalam organisme hidup.Bioenkripsi dan mekanisme enkoding terdiri dari tanda2 yg sudah tercetak untuk memastikan bahwa mutasi DNA didalam sel bakteri (atau mitokondria contohnya) tidak mengkorupsi data secara keseluruhan. Ini bisa membolehkan informasi dalam jumlah yang besar untuk menumpang-masuk kedalam DNA mitokondrial. Mereka juga bisa menandai informasi tambahan pada gen yang sudah dimodifikasi, untuk penyimpanan data yang sehubungan dengan modifikasi genetis, seperti kita mengidentifikasi barcodes.

Dalam wawancara dengan Maarit april 2011, dia percaya bahwa modifikasi genetik yang dilakukan pada dirinya meliputi variasi pada sistem syaraf pusat dan fungsi imun (kekebalan) tubuhnya. Korban penculikan, wanita pada khususnya, terkena kekacauan autoimun seperti lupus, sklerosis ganda, eksim, fibromalgia dan kronis fatigue sindrom (cfs). Apakah permasalahan kesehatan ini hasil dari modifikasi genetis oleh alien atau energi vampirisme (penghisap darah) yang berlebihan dari alien itu sendiri?

Klon dan teknologi kotak hitam daur ulang jiwa

Di satu pengalaman Maarit dengan anak lelakinya yang berusia 5 tahun, mereka berdua mengingat ditempatkan kedalam mesin tertutup dengan cahaya warna merah silau dan suara yang berdenyut. Anaknya mengingat jarum panjang disuntikan ke badannya. Maarit percaya suara berdenyut dan instrumen cahaya ada hubungannya dengan kloning; dan dia mengenali persamaan pengalaman dirinya dengan anaknya tersebut, juga peristiwa itu dideskripsikan oleh kesaksian penculikan Ted Rice yang ditulis Dr. Karla Turners dalam bukunya berjudul Masquarade of Angels (Keltworks, 1995). Satu ingatan Ted adalah kotak hitam kecil yang digunakan untuk mentransfer badan astral kesadarannya dari badan aslinya kedalam versi klonnya. Maarit menjelaskan kepada saya salah satu alasan  mereka menggunakan kotak hitam, adalah supaya roh kesadaran manusia tidak berpencar dan pergi ketempat lain, melainkan terjebak dan secara langsung masuk ke dalam badan klon atau disimpan sampai ditransfer ke tempat dimana alien ingin menempatkan badan astral kesadaran tersebut. Maarit percaya teknologi kotak hitam ini adalah kunci teknologi daur ulang jiwa bagi para alien, dimana menjebak jiwa manusia untuk terlahir kedalam badan yang sudah dipilih. Beberapa korban penculikan melaporkan pada saya secara privat kalau alien telah ikut campur seumur hidupnya dan diberitahu untuk mengingat bahwa mereka telah mengadakan perjanjian tertentu dengan reptillian dalam kehidupan sebelumnya. Ini salah satu alasan mereka sekarang berada dalam program tentara super milab contohnya.

Mengobservasi badan manusia klon saat ini menjadi tema utama laporan2 dari banyak kesaksian penculikan oleh alien dan oleh milab. Dalam riset Dr. Malanga dengan kesaksian yang dikumpulkan melalui wawancara dan regresi hipnotis, korban penculikan melaporrkan ingatan jelas akan adanya badan klon dari korban penculikan lainnya yang disimpan di banyak tempat oleh alien dan pihak militer manusia yg bekerjasama.
(http://flashmentalsimulation.wordpress.com/flash-mental-simulation/clones-removal/)

Informasi ini dikumpulkan melalui berbagai kesaksian dari korban penculikan dan melalui regresi hipnotis. Dalam pekerjaan saya, saya melihat hal ini lebih banyak terjadi di dalam kesaksian kasus milab. Faktanya, berdasarkan jumlah dari laporan milab dan korban penculikan yang dipakai sebagai "mata-mata" untuk alien dan pihak militer, membawa ke hipotesa bahwa badan klon para korban penculikan  kadang digunakan untuk berbagai jenis operasi mind-control yang terkontrol dengan berbagai macam tujuan/agenda bagi alien dan manusia. Ini satu alasan mengapa beberapa milab dan tentara super yang sudah saya wawancarai bahwa dalam operasi mind-control ini mereka merasa seakan2 badan mereka sangat muda dan tidak lebih dari 35 tahun umurnya. Beberapa korban penculikan berdiskusi dengan saya akan kesamaan "pengalaman bermimpi" dengan korban penculikan yang lain. Ingatan yang melibatkan operasi militer sangat umum, seakan2 mereka entah diuji coba atau dilatih untuk operasi militer secara spesifik atau secara harfiah dipakai didalam personalitas yang sudah dimodifikasi, atau mungkin didalam badan klon.

Elemen ritual pada pengalaman milab

Maarit mengingat bahwa dia digunakan dalam semacam ritual di pengalam milab-nya. Walaupun ingatan dia tidak sepenuhnya jelas , dapat disimpulkan bahwa tipe alien tertentu-dan manusia yang bekerja dibawahnya- sangat mendalami prilaku ritual. Satu contoh pengalaman ritual terjadi setelah dia menghadapi reptillian secara langsung dalam pengalaman realitas virtual. Bagi mereka yang tidak akrab dengan istilah pengalaman realitas virtual (VRE=virtual reality experience), dilakukan  sedemikian rupa sehingga jalan pikiran korban penculikan diinvasi dengan jenis teknologi interface yang dapat mengubah kondisi gelombang otak. Teknologi ini dipercaya telah digunakan ketika mengetes dan melatih seorang korban penculikan, atau digunakan untuk memogram pikiran, menyiksa bahkan menyusup sebagai pengalaman "dream hacking".

Dalam dream hacking, pikiran korban penculikan dalam keadaan bermimpi tiba2 diinterupsi oleh makhluk alien, menyamar sebagai entitas lain atau menyamar sebagai manusia dengan tingkah laku tertentu untuk mengetes pengaruhnya terhadap kondisi psikologis korban. Dalam satu dream-hack dimana Maarit dan anak lelakinya berbagi mimpi yang sama (yang mereka konfirmasikan kemudian), Maarit teringat bahwa ia mendengar suara helikopter melayang2 diatas rumahnya ketika dia berada di atas tempat tidur. "Seringkali" , katanya,"suara helikopter ini ada ketika saya mengalami pengalaman VRE yang sangat intens". Kadang kala dream-hacking dilakukan untuk membuat seseorang tetap berada pada keadaan vibrasi emosi yang rendah dimana mimpi diatur sedemikian rupa melibatkan interogasi atau penyerangan akan rasa percaya diri agar korban tetap merasa takut, merasa tidak punya harapan apapun dan merasa rendah diri.  Ini alat utama untuk mempertahankan mental korban agar tetap merasa tidak berdaya dan tidak punya kekuatan untuk melawan. Selama korban penculikan percaya hal ini dan bawah sadarnya terpengaruh sehingga pikirannya tidak jernih, dream hacking ini dapat merubah pola prilaku mereka, kepercayaan serta pilihan hidup yang disesuaikan dengan pilihan penculiknya. Ini berfungsi untuk membuat mereka tetap terkontrol oleh penculik dan programer. Hal ini telah dilaporkan oleh banyak kasus milab. Memerlukan seorang individu yang sadar yang mempunyai kapasitas untuk mengingat mimpi2nya secara regular dan sesekali kemampuan bermimpi lucid yang jernih untuk dapat mendeteksi tipe manipulasi ini. Bagi banyak orang mimpi2 tidak dapat diingat secara jelas dan jernih. Diperlukan tingkat kesadaran yang tinggi untuk secara sadar dan waspada untuk mendeteksi manipulasi kesadaran yang dilakukan melalui teknologi tinggi. Sebaliknya, perlu dilakukan antara korban penculikan dan ahli terapinya untuk membatalkan/menghapus jenis programming ini dan menginstall ulang keyakinan yang bermanfaat melalui teknik hipnotis atau metoda2 neurolinguistik.

Pengalaman Maarit dengan Parasit archon Horus-Ra

Interaksi Maarit dengan kesadaran Horus-Ra terjadi setelah konfrontasinya dengan reptillian dan draconian. Maarit menjelaskan:
"Horus-Ra datang kepada saya untuk memperjelas kehadirannya. Saya melihat dengan jelas kesadaran ini ketika mata saya tertutup rapat, bentuknya seperti hologram ular berwarna keabuan dan mempunyai wajah. Pesannya jelas: Saya harus berhadapan dengan dia."

Maarit mengatakan bahwa jarang ada yang menghadapi Horus-Ra secara langsung, kecuali faktor ketakutan dengan reptillian dan rekan2 kerjanya sudah dibersihkan. Dengan kata lain, seseorang harus bebas dari rasa takut sedemikian rupa sehingga kesadaran dan pikirannya yang jernih dapat melihat pengaruh Ra. Maarid mengatakan bahwa gejolak emosi dari individu mencegah pengamatan langsung dari "sisi gelap" Ra. Dia mengatakan bahwa satu perbedaan antara Horus-Ra dan makhluk2 lainnya seperti reptillian, draco atau bahkan para grey adalah ada insting menolak kehadiran mereka jika kita berada ditengah makhluk2 predator ini. Tetapi pengaruh dan input mental dari energi Horus-Ra sangatlah memikat dan menggoda. "..dan" lanjutnya,"Anda akan mencoba untuk melawan secara mental untuk tetap menjaga kebebasanmu sebagai dirimu dalam kesatuan yang utuh. Ra ini memblokir kebebasan pikiran anda. " Dia juga berkata bahwa sebagian besar waktu Ra sudah berada dalam diri manusia hanya mereka tidak menyadarinya saja. Hal ini mengingatkan apa yang dikatakan Gnostik mengenai adanya intrusi archontic di dalam pikiran manusia. Hal ini selalu berada disana, tapi dapat diminimalisi dengan melatih kesadaran, mengambil proteksi dari terang dan menghindari dijebak oleh emosi iri dengki dan cemburu. (Artikel John Lash, Alien Dreaming, quote dari "Dialogue of the Savior" , NHC III, 5 (85)).

Dalam pertemuannya dengan Ra Maarit mengatakan:"Saat malam saya terbangun disemacam ruang majelis. Bukan ruangan yang besar. Di temboknya terdapat macam2 hiroglif mesir dan gambar2. Mereka mengijinkan saya memilih salah satu. Saya memlilih. Lalu saya tidak sadarkan diri, dan terbangun lagi. Kali ini saya menemukan diri saya didalam sebeluah kuburan dengan batu berwarna abu2. Saya mengamati kesadaran Horus-Ra. Dia meletakan saya didalam peti jenazah dengan tutup yang sangat berat, dan meninggalkan saya begitu saja sehingga saya merasa susah bernafas. Pagi berikutnya saya terbangun dengan perasaan tertekan yang lucu di pergelangan tangan saya. Pengalaman yang sama melibatkan reptilian dan militer yang setelahnya saya menemukan impan dengan luka sayat di tangan saya."


Malam yang lain Maarit mengatakan kepada saya, "Saya menemukan diri saya mengamati ruangan majelis seperti terowongan dan ujungnya ada sebuah figur raksasa Sphinx. Ra tinggal di tempat yang substansinya seperti marmer berwarna putih (yang diperlihatkan kepada saya). Dan dia bilang dia sedih karena telah memilih 'tuhan' ketimbang 'dirinya'. Saya melihatnya sekaran seperti ular putih raksasa dan entah bagaimana dia tidak bisa menggapai saya. Peperangan in berada di dalam psikologi dan roh manusia dan tidak dapat dikalahkan sebelum orang tersebut meraih kontak kesadaran dengan cinta utama melalui latihan2 spiritual dan sifat2 kebajikan selama kehidupannya - seperti apa yang dikatakan dalam gnostik."

kuburan mere-ra, mesir. adanya kesamaan bentuk ruangan yang diidentifikasikan Maarit dalam pengalamannya.


Maarit meneruskan penjelasannya bagaimana energi Ra terasa setelah pengalaman ini, dan bagaimana tetap berada di dalam pikirannya:
"Setelah pengalaman dalam kuburan ini saya merasa terkoneksi dengah perihal Ra ini. Pintu masuk menggunakan suatu bentuk energi telah terbuka. Dan saya harus sangat fokus serta terkontrol untuk tidak bereaksi apapun. (Eve Lorgen:bereaksi mengijinkan sesuatu itu untuk mengambil alih kesadarannya dengan cara yang 'alami'). Saya dapat merasakan keberadaannya melakukan sesuatu scan psikologis untuk memproduksi suatu perasaan tertentu pada diri saya. Penyusupan Ra ini melayani kepentingan NWO juga karena koneksi seperti ini meningkatkan kemampuan paranormalmu secara kuat. Jadi berpkir secara independen dan kontrol diri sangat diperlukan untuk tidak terjadi pengambilan alih secara total. Pengalaman ini juga berjalan dengan prosedur ritual reptillian. Seperti ritual aktual yang melibatkan reptillian dsb, mereka sengaja memanipulasi dan menciptakan lingkungan dengan rasa takut serta kuatir yang luar biasa di dalam kehidupan sehari2mu, menciptakan tipe reaksi emosional seperti itu. Selama dan sesudah ritual berlangsung, saya sebenarnya merasa energi berkumpul di bagian atas tubuh saya. Yang saya ingat selanjutnya, saya berada di dalam DUMB dikelilingi reptillian2 ini. Saya terbaring menghadap ke lantai. Tiba2 sekujur tubuh saya mulai bergerak secara bersamaan. Badan saya bergerak tanpa saya inginkan seperti gerakan yoga asana, membentuk asana kobra. Setelah itu saya bisa melayang sendiri. Saya kehilangan kesadaran saya ketika melayang di udara, dan terbangun ketika melayang perlahan kembali ke bawah lantai. Mereka tidak mengatakan apa yang terjadi ketika saya tidak sadarkan diri. Ketika badan bergerak membentuk gerakan asana tanpa saya perintahkan, mereka mengirimkan gambar ke mata ketiga saya, dan gambar tersebut ditempatkan diatas tulang kelangkang saya"



Ketika Maarit memperlihatkan gambarnya kepada saya, saya terkejut melihat kesamaannya dengan "Fleur de Lis" kuno dari desain Perancis, biasanya emblem untuk kerajaan. (Eve Lorgen: gambarnya dikonversi ke dalam sketsa). Hari berikutnya setelah pengalaman ritual milab ini Maarit berkata bahwa anaknya mengatakan kepadanya bahwa ia bisa melihat "cahaya hitam" mengitari Maarit. "Dan", Maarit menambahkan, "Saya merasa terkoneksi dengan energi yang berbeda-dengan energi Ra ini. Dan saya mengatakan ini sejujurnya. Pada akhirnya saya melawan untuk mempertahankan koherensi batin saya supaya tidak terhisap oleh Ra setelah saya meninggal atau  bahkan dalam kehidupan ini. Karena asal usul saya (modifikasi genetis dan sebelum dilahirkan mengenali kesadaran alien draco), saya bisa lebih sadar akan hal2 ini dalam level yang hampir tidak kentara"

Maarit dan anaknya, keduanya mengalami pengalaman dengan Horus Ra dalam bentuk manusia burung dan ular. Maarit melihat energi Horus-Ra seperti ular. Dia menyatakan juga bahwa Horus-Ra dapat mengambil bentuk yang lain dan persepsi kita terhubung dengan kejernihan pikiran kita dan makna2 simbolisme secara personal. Benar2 kita berada di ujung batas persepsi dan kesadaran ketika berhadapan dengan bentuk realitas dalam level ini.

Saya merasa ini sangat menarik, dimana terdapat fakta dalam riset Dr. Corrado Malanga, bahwa Horus-Ra termasuk salah satu pemeran utama dalam transdimensional parasit alien.

(http://flashmentalsimulation.wordpress.com/the-physics-ofabductions)


Adanya makhluk2 tak berbadan terbuat dari cahaya, dicatat oleh Dr Malanga, sebagai "Grinch atau sang berjari 6", makhluk LUX dan Horus-Ra, yang mengontrol parasit alien lainnya. Dr Malanga juga menyebutkan bahwa makhluk2 parasit transdimensional ini bisa menggunakan berbagai jenis bentuk dan gambaran tetapi dengan energi sesungguhnya didalam gambar/bentuk itu, identitas aslinya tak lain tak bukan hanya sebuah titik hitam atau bayangan.

Saya berkorespondensi dengan Dorica Manu, koleganya Dr Corrado Malanga mengenai entitas Horus-Ra ini. Dia menyatakan:""Di Italia kami menggunakan notasi ini karena entitas Ra beropeasi dalam badan transdimensional yang bentuknya seperti burung bertubuh tinggi, serupa dengan dewa Horus dari mesir.Badan seperti burung ini bukan cyborg, tetapi nampaknya seperti badan humanoid dari Orion yang sudah membusuk. Jadi, bentuk transdimensionalnya adalah Horus, entitas gelap didalamnya adalah Ra. Sebenarnya ini tidak lebih tidak kurang hanya bayangan hitam atau titik hitam."

Menurut Dr. Malanga, Ra merupakan entitas gelap yang berasal dari alam semesta yang berbeda, sebuah archetype alam semesta yang berada dibalik alam semesta tempat tinggal kita. Disana gelap, tidak ada badan fisik, tidak ada cahaya, tidak ada cinta, tidak ada jiwa. Entitas Ra ini menempatkan implant di tulang ekor, dibawah selangka, dimana dia bergantung kepada badan korban penculikan, menjadi parasit individo dan melakukan tipe mind control yang jahat. Ra dapat datang dan pergi sesuka hatinya.

gambar Horus-Ra, kontribusi dari Dr. Corrado Malanga dan rekan2nya.

Apakah alam semesta gelap yang tersembunyi di balik alam semesta kita merupakan  archetype yang disebut dalam gnostik kuno sebagai:"outer darkness (kegelapanyang jauh diluar sana)"?

Disebutkannya "makhluk2 bayangan" dalam berbagai bentuk mengingatkan saya akan pernyataan korban milab bernama Lilu. Dia mengatakan bahwasanya Sang Bayangan yang berada dibelakang reptillian dan parasit2 alien lainnya yang berkolusi dan makhluk2 inilah yang sebenarnya harus kita kuatirkan. Maarit sendiri menyatakan tentang bayangan titik hitam yang merupakan energi yang berbeda didalam energi badan. Suatu kehadiran. Maarit juga mengatakan bahwa kebanyakan reptillian dan draconian bersatu dan sejalan dengan "energi bayangan" tersebut.

Maarit menjelaskan:"Saya dapat mengenali energi Ra dimana saja dan tetap mempertahankan koherensi diri saya. Jadi menurut pendapat saya, tingkat keberadaan Ra secara universal ada pada tingkatan yang disebut dengan Archon, bukan tingkat minor reptillian, greys atau draconian. Ra adalah tingkatan, yang memakan kesadaran diri, dan kita harus dapat melewatinya agar supaya bisa bergabung di dalam alam kesadaran yang lebih tinggi. Yang terpenting adalah menfokuskan diri bukan kepada asal usul Ra dalam berbagai wujudnya, namun untuk melihat pola2 tingkahlaku yang dipunyai Ra. Benar2 memperbudak. Seperti dalam aktivitas kult. Ra menikmati esensi mengangkat egoisme"

Maarit dengan tegas menyatakan, "Tujuan dari kekuatan energi Horus-Ra bukan hanya untuk mengkonsumsi pusat diri manusia dan spesies lainnya, tetapi juga menghancurkan kemurnian energinya. Dia ingin manusia melupakan kenyataan yang paling inti dan koneksi kepada sang sumber (tuhan). Dalam setiap jalan hal ini adalah kebenaran. Dan ini juga berlangsung terhadap ras lain. Kebanyakan dari mereka sama "sesatnya" dengan manusia. Beberapa diantaranya juga "terbangkitkan/tersadarkan" sama dengan manusia lainnya. Maka dari itu beberapa gerakan new-age sangatlah berbahaya. Mereka secara langsung membuka portal ke kegelapan ini untuk mewujudkan dirinya. Mereka membuat orang2 berkompetisi siapa yang paling terberkati secara spiritual, siapa yang paling pintar, siapa yang paling bisa menyembuhkan, siapa yang paling punya kemampuan supernatural dan sebagainya; dan mereka membuat scam secara keseluruhan terhadap ego manusia, yang menjadi sumber untuk ego dari kejahatan itu sendiri. Jadi bukan kebetulan yesus pernah berkata jangan menyembah gambar berhala tuhan dan seseorang harus meninggalkan materi untuk mengikutin jalan tuhan. Tuhan ada di dalam diri. Makanya kenapa  banyak sekali ritual2 diadakan didalam jeringan NWO. Energi okult2 rahasia yang membuat yang jahat semakin kuat, membuat orang2 ini merasa mempunyai keistimewaan dan merasa spesial. Hal ini mengkorupsi kemurnian."

Saya menemukan bahwa kita mempunya kencenderungan terbagi perhatiananya dengan aspek hiburan dalam ufologi, ketimbang implikasi evolusi mental-spiritual dari apa yang menimpa kita dari interfensi alien. Kita suka menari2 dalam perhatian ini, tetapi ini mengalihkan kita dari kesadaran mengenai kekuatan dalam bawaan keilahian diri kita. Saya percaya gnostik kuno sangat sadar akan hal ini, kontrol archontik terhadap umat manusia. (alias "The Hypostasis of the Archons or Reality of the Rulers", (II,4) di Perpustakaan Nag Hammadi).. Gnostik dalam kebijaksanaanya menyatakan bahwa tanda2 archon adalah: iri /dengki. Ini adalah kunci kegagalan kemanusiaan yang membuat kita rapuh akan intrusi mereka. Jika kita mengambil proteksi cahaya dan menyingkirkan rasa cemburu, maka kita akan masuk ke dalam ruang majelis pengantin (artikel berjudul Alien Dreaming oleh Lash, bagian dari quote mengenai Dialog dengan Juru selamat. NHC III, 5 (85).

Apakah manusia yang terlibat dalam new world order satanik dituan rumahi oleh  energi bayangan hitam yang sama Horus-Ra? Apakah pengaruh archontik benar2 ada -yang gnostik kuno peringatkan kepada kita?

Mode archontik dari parasit mengingatkan saya akan tema popular serial televisi fiksi ilmiah stargate sg-1. Gould adalah ras jahat yang dipresentasikan oleh dewa berbentuk rajawali dari mesir kuno dan dewa kepala anjing. Ketika seseorang diambil alih oleh Gould, mereka menerima simbiot berbentuk seperti ular masuk ke dalam tulang belakang, dan sejak saat itu mereka menjadi "host"  untuk tuhan2 gelap para Gould. Apakah penulis2 fiksi ilmiah mengetahui sesuatu tentang apa yang sedang terjadi dalam elemen gelap pada illuminati, nwo dan tuhan2-alien dari mesir kuno mereka? Membuat saya berfikir. Korban penculikan dan milab tidak mengarang2 cerita ini!!

Horus-Ra sebagai ular raksasa dan manusia burung

Anak lelaki Maarit yang berusia 5 tahun mengingat penculikannya oleh alien dan mimpi yang jernih mengenai tema yang serupa dengan Horus-Ra. Keduanya, ibu dan anak, berbagi mimpi yang sama dimalam yang sama, menkonfirmasikan bahwa ini bukan sekedar mimpi bunga tidur ketika mereka bercerita apa yang mereka ingat, apalagi anaknya sama sekali tidak pernah mendengar hal ini.

Maarit menjelaskan:"Anak saya bilang ada ular raksasa yang menghampirinya dan memakannya. Ular itu mempunyai perut yang sangat besar. Didalam ular besar itu ada ular2 yang lebih kecil yang menjilati badannya sementara dia berada didalam perut Horus-Ra berbentuk ular ini. Dia menunjukan gerakan2 ular2 kecil itu dengan lidahnya dan mencoba menjilat lengan saya. Kami berpelukan dan saya mencium dia dan sekarang dia tidak menceritakan pengalaman itu lagi. Saat kejadian itu dia juga menyatakan dalam mimpinya ada orang berkepala rajawali atau manusia burung. Manusia burung itu duduk diatas pohon, mengamati dia dan memutuskan untuk memakannya. Lalu dia memotong badan anak saya dalam potongan2 kecil dan memangsanya. Dia menyebutkan manusia burung beberapa kali. Kadang ia berkata bahwa manusia burung itu menangis karena manusia burung itu tidak mau memakannnya.Saya tidak mengerti apa maksudnya, tetapi mungkin ini untuk menunjukan hubungan psikologi atau simpati untuk manusia burung tersebut. Namun setelah itu saya tidak melihat bekas2 apapun ditubuhnya."

Maarit selanjutnya menjelaskan kepada saya bahwa ia juga melihat Ra berkepala rajawali yang juga menangis, dengan air mata sesaat sebelum semacam prosedur operasi penculikan. Dia berspekulasi bahwa air mata Ra sebagai representasi umum dari deitas ini, melambangkan kreatifitas pekerjaan dan kekuatan dari Ra. Kepercayaan mesir kuno menjelaskan bahwa manusia diciptakan dari keringat dan air mata Ra. (http://en.wikipedia.org/wiki/Ra)




Yang menggelisahkan adalah anak lelaki Maarit mendeskripsikan segala sesuatu yang juga dialami Maarit dalam penculikannya, dan Maarit sama sekali tidak pernah bercerita kepadanya. "Anak saya bilang bahwa beberapa makhluk ini memotong kepala kami sehingga putus dan menaruh jarum2 di dalam tubuh."

Tema cerita ini mengingatkan pada ritual inisiasi shaman, dimana badan seseorang dicincang oleh animal predator, yang nantinya disembuhkan menjadi makhluk yang baru. Ini kadang diidentifikasikan sebagaki kematian kecil, yang merupakan pengalaman transformasi psikologis untuk inisiasi shaman dan mendekati pengalaman mendekati saat2 kematian (nde=near death experience). Tetapi dalam penculikan, apalah kegunaan, tujuan dan agenda utamanya?

Operasi mind control dan penyiksaan untuk memenuhi tujuan jahat agenda new world order

Maarit percaya bahwa beberapa pengalaman ini, khususnya yang mempersenjatai seseorang dengan kemampuan paranormal, digunakan sehingga dia dapat menjadi mahir atas operasi militer yaitu remote viewing saat penculikannya. Dia mengakui juga, digunakan untuk melakukan operasi kontraintelijen untuk remote viewing manusia dan alien dalam berbagai jenis lokasi.

Maarit menjelaskan:" Mereka-para pengontrol- melanjutkan untuk melatih saya dengan mengontrol dan memonitor orang2 baru milabs, 'membaca' orang2 secara paranormal. Mengecek dan memonitor kemajuan dan akurasi mereka saat sesi remote viewing. Saya mengorganisir grup didalam DUMB. Mengirim berbagai milabs ke lokasi2 yang tepat karena mereka diberi obat dan dikontrol, kebanyakan dari mereka seperti dalam keadaan trance. Latihan yang lain melibatkan pencarian lokasi fisik untuk dokumen dan mengingatnya, atau bagaimana pembersihan setelah operasi terjadi, atau jika tidak ada dokumen yang diingat."

Maarit mengakui bahwa dia merasa trauma dan tersiksa seperti banyak korban MK-Ultra yang selamat, dimana berbagai jenis personalitas diciptakan. Maarit menyadari bahwa kehidupan yang dijalani dalam lingkungan trauma serta kurangnya kepercayaan, akan melemahkan kekuatan seseorang, jadi mereka lebih mudah untuk dibentuk kedalam apa yang diinginkan oleh para kontroler alien dan militer- budak yang kesadarannya terkontrol dengan ingatan fotografik dengan kemampuan paranormal yang super contohnya.

Maarit menjelaskan bahwa kontroler NOW, yaitu manusia yang berkolusi dengan alien jehat, terus mencoba membuat dia setuju, secara sukarela menjadi agen untuk mereka, tetapi Maarit menolaknya setiap kali. Ketika ia menolak beberapa tahun lalu, adalah saat dimana para penculik melangkah ke penyiksaan secara medis, dengan diagnosa sklerosis ganda yang tertunda dan komplikasi kemunduran kesehatannya.

"Hal ini dimaksudkan untuk menghancurkan saya secara emosional, supaya saya secara sukarela bergabung dengan fraksi nwo satanic dan mempersembahkan kemampuan paranormal saya secara sadar untuk kepentingan mereka, tetapi hal itu tidak terjadi. Di dalam kasus saya mereka mengajak saya bergabung di dalam pengalaman realitas virtual. Sangat sulit bagi orang untuk mengerti tingkat kesuksesan penanaman cuci otak dan mind control mereka. Mereka terus menerus memanipulasi alam bawah sadar dan menciptakan kemelekatan secara emosional terhadap programmer dan para agen (Eve Lorgen: Stockhlom Syndrome). Mereka juga mengetes tanggung jawab dan kesetiaan orang2. Dalam kesadaran saya sehari-hari, saya tidak memberikan persetujuan yang jelas dengan nwo untuk bekerja sama. Tetapi karena saya sudah berada di dalam sistem semenjak saya dilahirkan, mereka tetap memakai saya. Mereka menggunakan dan memanipulasi kesadaran seseorang untuk agenda mereka sendiri melalui teknologi 'hitam' yang mereka gunakan terhadap orang tersebut. Ini sangat penting. Mereka tidak butuh persetujuanmu untuk memakai operasi mind control. Tetapi jika kamu secara sadar setuju untuk berpartisipasi, hasilnya lebih baik untuk mereka. Mereka hanya membutuhkan persetujuanmu secara sadar ketika mereka menginginkan milab untuk berpartisipasi dalam ritual satanic mereka. Dan mereka menganggap jawabannya adalah YA, walaupun kondisinya dalam keadaan terhipnotis atau pengaruh mind control. 'Sleeper' adalah yang tidak akan bisa mendobrak penghalang amnesia mereka untuk membawa ingatan kembali dalam kehidupan sehari2. Jadi dengan mengatakan hal ini semua, saya telah mengambil risiko untuk saya sendiri dan keluarga saya."

Akhir2 ini Maarit telah diancam, dengan diberikan "kanker" oleh penculiknya karena keberaniannya berbicara. Ancaman semacam ini telah diberikan kepada milab, korban penculikan lainnya juga para peneliti, kalau boleh saya tambahkan, karena mereka membocorkan sisi gelap dari agenda penculikan alien.

Maarit masih sangat marah bagaimana sebelumnya mereka mengambil kehidupannya yang penuh kebahagian dan cinta untuk mempromosikan ideologi new age, yg berkenaan dengan agenda alien; mempromosikan "alien sebagai makhluk kesadaran tingkat tinggi yang benevolent (baik) yang akan mengupgrade DNA", kontrol terkendali yang sering kita lihat dalam komunitas2 UFO-New age. Dia bahkan menambahkan,"Di negara saya, komunitas UFO masih tetap berada dalam era pola pikir Adamski."

Rekoleksi Sketsa Ular Horus-Ra, emblem dan DNA Draco oleh Maarit  

Saya menyuruh Maarit membuat gambar sketsa hal2 yang dia (dan anaknya) ingat dalam pengalaman Horus-Ra. Saya juga menyuruhnya menggambarkan bagian yang dikenal sebagai bentuk DNA non organik dari asal usul draco yang dimanipulasi secara genetis yang diaktifkan oleh radiasi. Ini penampakan representasi seperti kubus dengan banyak kubus2 kecil yang merepresentasikan berbagai tipe nada atau frekuensi yang bisa diaktifkan dari exposure frekuensi radiasi tertentu. Simbol sakral setelah pengalaman Horus-Ra serupa dengan "Fleur de Lis" terbalik. Simbol 'infinity/tanpa batas'  juga digunakan di dahi pada ritual. Manusia ular Horus-Ra terlihat serupa dengan gambaran bentuk ular didalam kepala manusia mesir kuno dan sketsa gnostik dari artikel Alien Dreaming oleh John Lash di website metahistory.org. Sketsa ini yang dinotasikan sebagai parasit Horus-Ra didalam kesadaran seseorang.

sketsa oleh Maarit menggambarkan entitas Horus-Ra, ular2, dan emblem yang dimasukan ke dalam area selangkanya ketika diculik


Sketsa Maarit serupa dengan sketsa orang lain yang juga mengalami pengalaman dengan Horus-Ra

Sketsa dari Dr Malanga dan rekan yang menggambarkan Horus-Ra

Kita mungkin tidak akan pernah tahu jawaban pasti mengenai agenda sesungguhnya dari keterlibatan makhluk2 luar angkasa dan aliens. Yang kita ketahui secara konsisten ada laporan penculikan2, berbagai jenis penampakan, kunjungan, interfensi dalam berbagai tingkatan. Jelas bahwa beberapa manusia di planet ini berkolusi dengan beberapa jenis alien untuk menindas dan bereksperimen dengan kemanusiaan. Kita bisa berfikir bahwasanya aspek fisik dari penculikan sangat penting, tetapi jika kita menggenggam realitas dari fisika kuantum, kesadaran diri alamiah dan potensi realisasi akan keilahian manusia, banyak hal penting lain yang dipertaruhkan. Kita tidak bisa mengingkari pentingnya spiritualitas diri kita sendiri dan kebebasan jiwa kita.

- oleh Eve Lorgan, Horus-Ra as the Archontic Alien Parasite: A follow-up interview with Maarit a Scandinavian MILAB-abductee
(terjemahan bebas merdeka apa adanya oleh rannie - jika ada error salahkan alien:P)


* * *

Dr Corrado Malanga, PhD

Adalah profesor dan peneliti Kimia Organik di Universitas Pisa, Italia. Dia telah mempelajari fenomena alien dan UFO selama 40 tahun terakhir. Dia tertarik di permasalahan seputar penculikan oleh alien, dimana dia mempelajarinya melalui regresi hipnotis dan teknik programming neuro linguistik.

Karir akademis
Corrado Malanga memperoleh diploma surveyor tahun 1969 dan lulus jurusan Kimia universitas Pisa pada tahun 1977 dengan tesis eksperimen kimia inti. Dia bekerja pada institut kimia farmasi selama satu tahun setelah menyelesaikan wajib militernya. Pada tahun 1981 dia pindak ke Paris di Universitas Pierre&Marrie Curie dan mendedikasikan dirinya pada bidang polimer sintesis selama dua tahun. Pada tahun 1983 dia memenangkan kompetisi sebagai peneliti di departemen Kimia dan kimia industri Universitas Pisa. Sejak tahun 1983 dia menfokuskan diri pada heterosiklik pada kimia, organik kompleks baru pada nikel dalam sintesa organik dan cara sintesa baru untuk menyiapkan senyawa natural. Dia telah menerbitkan banyak tulisan dalam jurnal2 ilmu pengetahuan secara internasional, profesor kimia organik dan pembicara pada tesis2 dalam kimia dan kimia industri.

Penelitian UFO
"Semuanya bermula bertahun-tahun yang lalu. Saya meneliti UFO sebagai amatir, ketika saya memutuskan bergabung ke organisasi nasional yang mempelajari subyek ini. Saya menjadi anggota pengurus dan bekerja dengan organisasi ini selama beberapa tahun. Suatu hari organisasi menugaskan saya menyusuri kasus yang dicurigai sebagai penculikan yang dilakukan oleh alien, seseorang dari Genoa:Valerio Lonzi. Setelah empat tahun investigasi, dan saya didaulat oleh pengurus organisasi saya, saya menuliskan laporan ini dalam bentuk buku (The UFO Inside The Mind, Bompianti, 2000) dan 'hell broke out'!! "

Sejak tahun 1992 Dr Malanga mengadakan studi penelitian pada ratusan orang yang terlibat fenomena penculikan alien dan beberapa teknik yang digunakan antara lain graphology, hipnotis regresi, NLP, latihan spesifik simulasi mental dan triade color test (tes yang berdasar dari Luscher color test tapi dimodifikasi sedemikian rupa). Untuk mengerti ilmu alam dibalik penculikan alien dia dengan Alfredo Magenta (ECE), mengemukakan hipotesa yang mengejutkan yang mendeskripsikan kuantitas sifat alami waktu.

Pada tahun 2007 dia mempublikasikan update dari risetnya dengan judul "Alien or Demons - the fight for eternal life", kurang lebih 500 halaman: berbagai cara dan alat untuk menghadapi konsekuensi penculikan alien, supaya tidak terjadi lagi; kisah2 nyata tentang perlakuan jahat yang dilakukan alien kepada umat manusial psikosomatik dari fenomena penculikan alien, solusi dari kasus2 spesifik dan NLP serta hipnotis regresi yang diaplikasikan untuk kasus2 tertentu.

"-Ingatan alien- diimplantkan ke otak manusia sekaligus dihipnotis" (pertama kali "hanya jika" kita tidak mengetahui dan tidak mencarinya). Sebuah prosedur yang diijinkan untuk mengambil data dalam jumlah yang besar mengenai ras2 alien dan tujuannya"

Riset Dr Malanga menjelaskan, secara detail, masalah2 dalam interfensi aliens; mendeskripsikan ras utama yang bertanggung jawab atas interfensi ini; menganalisa bermacam2 tingkatan interfensi secara internal dan eksternal pada korban penculikan; mengklarifikasi hubungan antara beberapa tipe alien yang berbeda dan antara alien dan group2 manusia pada new world order. Dia mendeskripsikan teknik yang digunakan untuk penghambaan baik pihak alien dan militer yang berkolusi untuk tujuan mereka.

Dr Malanga mengemukakan interpretasi fenomena berdasarkan lima tingkatan klasifikasi pada interfensi alien:
* tingkatan pertama: operasi pada orang yang diculik
* tingkatan kedua: ingatan alien- diimplantkan ke dalam otak orang yang diculik
* tingkatan ketiga: pembuatan kloning orang yang diculik
* tingkatan keempat: usaha memindahkan titik cahaya matriks (kesadaran) dari orang yang diculik dan memaksakan masuk ke badan alien
* tingkatan kelima: berbagai jenis alien tanpa badan (yg terbuat dari cahaya yang disebut LUX) atau yang hadir dari dimensi lain (dikenal dengan Grinch atau si jari enam atau Horus-Ra) - merekalah yang mengontrol alien2 lain.

Tingkatan ke enam juga telah ditemukan dan sebagian bisa dimengerti, namun masih menjadi subyek penelitian. Dr. Malanga berurusan dengan sifat alami diferensial badan manusia (komponen fisik), dan mind, spirit dan soul (komponen kesadaran).

"Saya sadar bahwa ketika mempelajari alien saya membuat kesalahan metodologi yang serius: tidaklah mungkin mempelajari alien tanpa mengetahui bagaimana diri kita sendiri dibuat. Saatnya nanti saya akan mengerti bahwa alien mencari sesuatu didalam diri kita yang mereka tidak punya, sesuatu yang kita sendiri tidak tahu kalau kita memilikinya, sesuatu yang membuat manusia terpisahkan dari kesadarannya."
* * *

Terima Kasih buat Ibu Annie Parwati untuk izin share tulisan ini :)

You Might Also Like

0 Comments