Tuesday, April 30, 2013

Penampakan Bulan Saat Siang Hari

10 comments
Assalamualaikum...

Bulan purnama
dilihat dari Bumi (Belgia).
Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, dan merupakan satelit alami terbesar ke-5 di Tata Surya. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari.

Seperti yang kita ketahui, bahwa Bulan terlihat bersinar dari Bumi karena Bulan mendapat cahaya dari Matahari. Cahaya ini kemudian dipantulkan Bulan ke berbagai arah. Ketika cahaya pantul ini mengenai mata kita (bahkan pada siang hari), kita dapat melihat Bulan.

Cahaya Bulan yang tiba di mata kita lebih redup dibandingkan dengan cahaya Matahari. Namun, cukup untuk menerangi malam hari.

Namun, pada waktu-waktu tertentu kita juga bisa melihat Bulan di siang hari.
Lho kok bisa yaa...? Seperti yang pernah saya lihat pada siang tanggal 12 Februari 2012 silam, pukul 10:40 di WIB, di kota Sumedang (Jawa Barat). Di arah langit sebelah barat daya.
Berikut foto Bulan yang nampak di siang hari, yang sempat saya abadikan. Tapi maaf yaa, resolusi kameranya kurang baik, hehe... jadi Bulannya gak terlihat jelas, dan biar lebih jelas, letak Bulan pada foto di bawah saya lingkari warna merah :


Tapi mungkin untuk orang yang belum pernah sama sekali melihat Bulan saat siang hari akan merasa ragu-ragu, apakah itu benar-benar Bulan? hanya ilusi mata? tipuan alam atau UFO? hehe... Berikut penjelasannya : 

Untuk melihat satelit Bumi pada siang hari itu, kita harus mengarahkan mata pada cahaya pantul ini. Karena terik Matahari pada siang hari, Bulan akan lebih mudah terlihat ketika besarnya lebih dari setengah. 


Jadi, pada saat fase tertentu yaitu ketika besarnya lebih dari setengah, Bulan pun dapat terlihat pada saat siang hari.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum... Wr, Wb.

Saturday, April 20, 2013

HUJAN METEOR LYRID 2013

34 comments
Assalamualaikum...

Setiap tahunnya, di bulan April, Meteor Lyrid selalu menghiasi langit bumi.
Hujan Meteor Lyrid adalah hujan meteor dengan meteor yang jatuh biasanya menghasilkan sekitar 20 meteor per jam pada waktu puncaknya. Meteor ini dapat menghasilkan jejak debu terang yang berlangsung selama beberapa detik. Karena kemunculannya di bulan ke-4 tersebut, Lyrids disebut juga dengan nama Alpha Lyrids atau April Lyrids. Radiant dari Lyrids berasal dari konstalasi Lyra.

Rasi Lyra dan hujan meteor Lyrid yang tampak datang dari bintang Vega.
(Stellarium)

Hujan meteor Lyrid merupakan hujan meteor “paling lama” dibanding hujan meteor lainnya semenjak diidentifikasi 2600 tahun yang lalu.  Semenjak pertama kali dilihat dan direkam 2600 tahun lalu, hujan meteor Lyrid diketahui pernah berlangsung 100 meteor per jam. Catatan pertama dari Hujan Meteor Lyrid direkam oleh pengamat di Zuo Zhuan, China tanggal 22 Mei 687 SM, dan digambarkan “di hari xin mao bulan ke-4 di musim panas (pada tahun ke-7 Raja Zhuang dari Lu), di malam hari bintang tidak tampak, dan di tengah malam bintang jatuh laksana hujan”, atau singkatnya mereka menyebut hujan meteor Lyrid sebagai  “Stars feels like rain”. Laju meteor Lyrid pada tahun 1922, 1945 dan 1982 pernah mencapai kisaran 90 – 100 meteor per jam. Namun kemudian laju hujan meteor Lyrid semakin semakin menurun dan kini yang bisa dilihat hanya berkisar 10-20 meteor per jam saat hujan Meteor Lyrid berlangsung.

Sumber hujan meteor Lyrid berasal dari debu ekor komet Tatcher yang kemiringan orbitnya hampir 80 derajat dengan bidang Tata Surya  dan ukurannya tidak lebih besar dari butiran pasir. Butiran debu inilah yang memasuki atmosfer Bumi dan melintas cepat dengan kecepatan 49 km/det.  Komet Thatcher menghabiskan sebagian besar waktunya jauh dari planet sehingga ia bebas dari gangguan gravitasi planet-planet. Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa aliran sisa komet Thatcher tetap stabil.


Waktu dan Lokasi Pengamatan
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Hujan Meteor Lyrid terjadi dari tanggal 16 -26 April. Di bulan April tahun 2013, puncak hujan meteor Lyrid akan berlangsung pada tanggal 22 April dimulai dari jam 04.00 – 15.00 UT atau 11.00 – 22.00 wib. Dan pada saat puncak meteor yang akan tampak berkisar antara 10 – 20 meteor per jam.
Rasi Lyra baru akan terbit sekitar pukul 22.00 malam, karena itu waktu terbaik untuk melakukan pengamatan adalah lewat tengah malam sampai jelang dini hari saat rasi Lyra sudah berada di atas horison.  Atau pada kisaran jam 00.00 – menjelang fajar.

Lokasi terbaik untuk mengamati hujan meteor Lyrid ini adalah di tempat-tempat yang babas polusi cahaya.

Jadi, jangan lupa... tanggal 21 dan 22 April nanti bangun pagi yaa, lihat ke langit dan pusatkan perhatian ke bintang Vega, bintang paling terang pada rasi Lyra. Dari arah rasi Lyra inilah akan tampak berkas sinar berseliweran dengan cepat. Itulah hujan meteor Lyrid.

Selamat menyaksikan keindahan hujan meteor Lyrid, dan mari berdoa semoga langit supaya hujan meteornya akan semakin indah terlihat.

Wassalamualaikum... Wr, Wb.



Sumber dan Referensi :
Langit Selatan.com

Penjelasan Ilmiah Tentang Jatuh Cinta

16 comments
Assalamualaikum...

William Shakespeare
Pernahkah kamu mengalami gejala-gejala seperti : debaran jantung yang tidak menentu, setruman listrik yang semu, perasaan yang bercampur aduk, kehilangan kata-kata, dan tersipu-sipu karena salah tingkah?

Hmm... pasti tahu dong gejala-gejala tersebut mengindikasikan perasaan apa... dan pastinya kamu tahu banget kan bagaimana rasanya...?

Siapapun akan mengakui jatuh cinta memang begitu menakjubkan.

William Shakespeare, sang penulis kisah cinta legendaris, Romeo and Juliet, kesulitan memahami paradoks cinta dan hanya bisa menyimpulkan,
"Love is the most beautiful of dreams and the worst of nightmares."

Cinta itu buta, cinta itu tak masuk akal. Jangan samakan cinta dengan logika. Demikianlah kata para pujangga cinta. Yaa, mungkin ada benarnya. Namun, kamu salah jika berpendapat cinta adalah murni masalah perasaan semata.

Ketika Ilmuwan Bicara Cinta
Mungkin kamu mengira para orang cerdas yang berkutat dengan rumus-rumus di laboratorium pasti kebal dengan panah sang cupid. Seandainya kamu tahu, topik cinta tidak hanya menjadi gosip dikalangan selebriti, tetapi juga menjungkirbalikkan dunia para ilmuwan jenius.
Pierre Currie dan Marie Sklodowska
Kembali ke tahun 1894, lihat saja ilmuwan yang memfokuskan risetnya pada medan magnet ini. Sang malaikat cinta telah menemukan korbannya. Pierre Currie tidak lagi berkonsentrasi pada medan magnetnya ketika ia menemukan kutub magnetnya yang baru, Marie Sklodowska, ahli fisika wanita yang terbit bak mentari pagi dalam hidupnya. Karena kecintaannya pada Polandia, tanah airnya, butuh waktu yang lama bagi Marie untuk menjawab “Ya”.

Seorang Pierre tidak mengenal kata menyerah, bahkan dalam urusan asmara sekalipun. Ia mengejar pujaan hatinya itu dari Paris hingga Warsawa. Kisah ini berakhir happy ending, bukan hanya karena mereka menikah dan hidup bahagia selamanya seperti dongeng khas Hans Andersen. Namun, mereka telah menjadi pasangan ilmuwan paling kompak yang berhasil menemukan unsur baru radioaktif , plutonium dan radium.

Albert Einstein
“Gaya gravitasi tidak memegang peranan bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta. Bagaimana mungkin anda dapat menjelaskan dalam ilmu kimia dan fisika tentang fenomena biologis yang penting, seperti cinta pertama?”, pertanyaan ini dilontarkan oleh sang maestro fisika, Albert Einstein.

Ia bahkan menemukan hubungan antara cinta dengan  teorinya yang terkenal, yaitu :
”Letakkan tanganmu ditungku panas selama semenit, rasanya seperti satu jam, duduklah bersama dengan gadis pujaanmu selama satu jam, rasanya seperti semenit. Itulah makna relativitas”.

Kolaborasi Akbar Kimia Cinta

Helen Fisher
Para psikolog menyatakan, hanya butuh 90 detik hingga 4 menit untuk membuat anda menggandrungi seseorang.

Helen Fisher dari Rutgers University membagi perjalanan sang cupid menjadi 3 tahap yaitu hasrat (lust), daya tarik (attraction) dan terikat (attachment).

Nah, itulah wajah asli sang cupid menampakkan dirinya. Bukan mahkluk bersayap yang biasanya menghiasi kartu valentine. Namun, dibalik fenomena cinta, ada sekelompok senyawa yang bertanggung jawab meracik reaksi kimia untuk membuat kamu “mabuk kepayang”.

Pada tahap awal, hormon testosteron pada pria dan estrogen pada wanita bekerja sama menggelar karpet merah untuk menyambut datangnya cinta setelah masa pubertas. Memasuki tahap daya tarik, muncullah adrenalin, dopamine dan serotonin yang membawa sensasi. Dan di babak terakhir, setelah pasangan tersebut menikah, hadirlah oksitosin dan vasopressin untuk membuat mereka lengket bak perangko hingga maut datang memisahkan.

Kronologis Perjalanan Cinta
Benarkah cinta hadir pada pandangan pertama?  Sekilas kelihatannya memang demikian, tetapi kurang tepat. Fakta ilmiah menunjukkan cinta datang lewat “hidung”.

Awalnya, wanita mengeluarkan zat kimia feromon, yang dihasilkan selama masa ovulasi. Feromon ini akan “tercium” lewat hidung lawan jenisnya. Sebaliknya nada suara pria yang berat dan penuh percaya diri dapat menarik perhatian wanita karena mengandung kadar testosteron.

Setelah feromon terdeteksi, adrenalin akan  memacu detak jantung anda. Kemudian dopamine akan bereaksi untuk memberikan perasaan bahagia yang tak terlukiskan. Bahkan, efek dari zat “ pleasure chemistry” ini, hampir setara dengan efek “fly” yang ditimbulkan oleh kokain sehingga energi tubuh meningkat, sulit tidur dan menginterupsi selera makan.

Dr. Donatella Marazziti
Selanjutnya giliran serotonin yang membuat anda terobsesi untuk terus memikirkan sang pujaan hati. Dr. Donatella Marazziti, Psikiatri dari University of Pisa mengadakan survei terhadap sampel darah dari 20 pasangan yang sedang jatuh cinta. Ia menemukan kadar serotonin yang tinggi hingga hampir menyamai level terendah dari obsesi kompulsif.

Akhirnya, setelah sebuah cincin melingkar di jari manis, zat oksitosin dan vasopressin akan bekerja keras untuk mempertahankan kesetiaan. Oksitosin juga memperkuat ikatan batin antara ibu dengan bayinya yang baru lahir dan merangsang reproduksi ASI.

Prof. Dianne Witt dari New York melakukan eksperimen dengan menghentikan pasokan oksitosin alami pada tikus. Hewan pengerat itu langsung menunjukkan gejala menolak anaknya. Sebaliknya, ketika oksitoksin disuntikkan pada tikus betina yang belum bereproduksi, ia tiba-tiba menjadi protektif dan menyayangi anak-anak tikus yang lain.

Mengapa Cinta Itu Buta
Menurut Ellen Berscheid, seorang psikolog cinta, dua orang yang baru jatuh cinta akan menganggap pasangannya sebagai sosok yang sempurna. Mereka akan melihat kelebihan sang kekasih dengan kaca pembesar dan mengabaikan kelemahannya. Tidak heran, inilah hasil kerjasama dopamine dan serotonin.

Secara ilmiah, kebutaan adalah tahap alami untuk memasuki langkah selanjutnya, membuka gerbang bagi oksitosin untuk bekerja pasca hari pernikahan.

When Love Goes Wrong
Dibalik dongeng tentang manisnya cinta, panah sang cupid ini dapat berbalik arah menjadi bumerang untuk membuat seseorang patah hati. Luka hati dan air mata sering datang dari cinta yang salah. Misalnya, menjalin hubungan dengan orang yang sudah menikah atau melibatkan orang ketiga dalam sebuah hubungan. Dari manakah datangnya cinta yang salah ini?

Para ilmuwan menyebutkan alkohol dan narkotika dapat mengacaukan aturan kerja para senyawa cinta. Selain itu, krisis emosional yang berkepanjangan atau bahkan pil KB dapat menjadi penyebab lainnya. Pria dan wanita yang melewati shock emosi bersama-sama pada kejadian kecelakaan pesawat atau ancaman kematian dapat mengira cinta tumbuh diantara mereka, walaupun sebenarnya tidak.

Kesimpulan
Dengan memahami bahwa jatuh cinta dapat dijelaskan secara ilmiah, kamu dapat lebih bijak saat berhadapan langsung dengannya. Alangkah baiknya jika logika dan perasaan berjalan seimbang sehingga kamu tidak salah melangkah ketika hendak mengambil keputusan yang terpenting dalam hidup.


Oh iyaa... baca juga tentang Senyawa Kimia Cinta yaa... Dan kalau kamu pengen tahu Bagaimana Proses Reaksi Kimia Cinta Bekerja, silahkan baca disini.

Wassalamualaikum... Wr, Wb.



Sumber dan Referensi :
Yohanes Surya.com
Your Amazing Brain.org/Science Love
ABC News.go.com/The Science Behind Falling in Love
The Science of Love
William Shakespeare
Marie Sklodowska
Pierre Curie 
Albert Einstein 
Helen Fisher and About Dr. Helen Fisher
Donatella Marazziti.com
Diane Witt and www.oxytocin.org
Ellen Berscheid  and www.psych.umn.edu

Wednesday, April 17, 2013

Mengapa Kepala Burung Hantu Bisa Berputar 270°? Ini Penjelasannya...

13 comments
Assalamualaikum...

Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.

Jenis Burung Hantu Belang
Hewan berbulu burik, kecoklatan atau abu-abu dengan bercak-bercak hitam dan putih ini memiliki kemampuan yang terbilang unik. Tanpa kesulitan, ia mampu memutar kepalanya sebesar 270°. Padahal, jika manusia yang melakukannya sudah tentu suplai darah yang mengalir melalui leher menuju kepala akan langsung terputus. Otak pun akan segera kehabisan oksigen. 

Lalu, apa yang membuat burung hantu bisa dengan leluasa melakukan kegiatannya yang luar biasa tersebut?

Pertanyaan besar itupun kemudian terjawab oleh para pakar illustrator medis dan neurological imaging dari Universitas John Hopkins. Melalui sebuah penelitian yang kemudian dipublikasikan dalam jurnal Science ini ditemukan bahwa pembuluh darah leher burung hantu sangat fleksibel. 
Ketika kepala burung berputar, pembuluh-pembuluh yang tepatnya berada di bawah tulang rahang akan membesar dan semakin membesar. Ini berkebalikan dengan pembuluh darah manusia yang ketika meregang justru akan menjadi semakin kecil dan kemudian kehilangan kemampuannya untuk mengalirkan darah. Luar biasa, Subhanallah...

Nah, sekarang sudah tahu kaaan, penjelasan tentang kenapa burung hantu dapat memutar kepalanya hingga 270 derajat. Semoga bermanfaat yaa...

Wassalamualaikum... Wr, Wb.



Referensi :

Sesosok Alien Tertangkap Kamera di Wilayah Kutub Utara

6 comments
Assalamualaikum...

Tujuh tahun yang lalu atau tepatnya pada tanggal 28 Maret 2006, sebuah situs UFO yaitu UFO Casebook.com menerima foto dari seorang pembaca yang tidak memberikan identitas lengkap mengenai dirinya. 

Konon dalam foto yang diabadikan pada tahun 2005 tersebut menunjukkan sesosok Alien yang agak tersembunyi di semak-semak. Ketika foto tersebut diperbesar memang muncul sesosok yang tampak seperti alien seperti di film-film. Karena kurang percaya dengan foto yang diberikan itu, situs tersebut dengan segera meminta sang pengirim foto untuk memberikan informasi yang lebih detail mengenai asal-usul foto tersebut. Dan kemudian sang pengirim foto itupun memberikan informasi lengkap mengenai foto yang berhasil diabadikannya tersebut.

Berikut informasi yang disampaikan oleh pembaca tersebut, mengenai foto yang diduga didalamnya terdapat sesosok Alien :
"Kami tidak benar-benar bermaksud untuk mengambil gambar makhluk asing (alien), kami hanya sedang mengambil gambar secara random (acak) kemudian kami menyadari bahwa ada keanehan disalah satu foto. Kami sedang berada di atas Lingkaran Kutub Utara, dan kami sendirian, tidak ada orang lain dalam jarak 5 kilometerdari kami pada waktu itu. Kami sedang bepergian dalam sebuah mobil salju. Apa yang Anda lihat sebagai subjek utama dari foto adalah es di atas sungai karena memang kami mengambil gambar es diatas sungai."

Kemudian pada tanggal 6 April 2006, situs UFO Casebook.com menerima informasi tambahan dari pembaca tersebut :
"Saya dapat mengatakan bahwa pada saat itu saya naik mobil salju dengan beberapa teman, kami berada 200 km sampai ke northcircle, antara Sverige dan Norwegia, kota terdekat Kiruna. Foto ini diambil dengan Nikon 5.400 tanpa zoom dan itu terjadi sekitar tengah hari, pada tanggal 20 Desember 2005. Tidak ada yang aneh terjadi, suhu pada saat itu adalah sekitar -20 °C, dan keheningan di sekitar dengan beberapa binatang liar. Itu saja, kami menyadari ada sesuatu yang tampak di foto beberapa bulan kemudian ketika seorang teman kami terus berkata ada sesuatu yang aneh di semak-semak."

Dan berikut adalah foto yang berhasil diabadikan oleh pembaca tersebut yang dikirim ke situs UFO Casebook.com :


Sumber Gambar : UFO Casebook.com

Jika diperbesar pada  bagian yang diberi tanda pada gambar diatas, maka terlihat seperti berikut :




Nah, ada pendapat gak mengenai informasi diatas? Apakah kesaksian dan foto yang dikirim oleh pembaca tersebut kepada situs UFO Casebook.com itu nyata atau sekedar hoax belaka?
You decide it...

Kalau menurut saya, saya gak berani menyatakan foto itu asli atau telah mengalami proses editing. Iya karena saya tidak melakukan analisa lebih lanjut terhadap foto tersebut, hehe... Namun yang menjadi pertanyaan saya, kenapa yang mengambil/mengabadikan foto itu tidak berani mempublikasikan identitasnya?. Kalau foto itu nyata, menurut saya, seharusnya identitas mereka disebutkan untuk diadakan penelitian lebih lanjut, supaya diketahui benar asli atau tidaknya. Betul...?

Wassalamualaikum... Wr.Wb.

Tuesday, April 9, 2013

TEKA-TEKI TENTANG PLANET YANG MIRIP DENGAN PLANET BUMI

44 comments
Assalamualaikum...

Kemegahan angkasa mengandung sejuta misteri yang mengundang rasa penasaran umat manusia selama berabad-abad. Setiap kali memandang ke langit malam tanpa batas, seringkali rasa ingin tahu itu menghadirkan pertanyaan yang cukup mengusik :

Di semesta yang maha luas ini, apakah kita sendirian? 

Pencarian kehidupan di luar Bumi telah mendorong lahirnya para astronom pemburu planet. Hingga kini ratusan planet di luar tata surya telah ditemukan.
Namun, planet manakah yang merupakan dunia penampung kehidupan? Para astronom mulai berteori, bahwa planet yang memiliki kehidupan di dalamnya tentulah harus mempunyai karakteristik yang mirip Bumi. Planet-planet raksasa seperti Jupiter atau Saturnus yang berat jenisnya bahkan lebih ringan dari air, tak mungkin menampung makhluk seperti manusia.

Selebriti Planet Baru
Dari ratusan planet yang ditemukan oleh para astronom, ada beberapa yang secara khusus menjadi sorotan bak selebriti di atas panggung. Planet-planet ini difavoritkan karena mereka memiliki kemiripan dengan bumi. Segera saja teleskop diseluruh dunia diarahkan pada mereka untuk “mengintip” kemungkinan kehidupan di sana.

Salah satu pendatang terbaru tersebut adalah planet paling mirip bumi yang diberi nama GJ667C. Planet ini cukup dekat pada bintang kerdilnya yang berwarna oranye cerah sehingga sangat memungkinkan untuk memiliki lautan dan samudera raya.

Render artist dari planet GJ667Cc
diskitar bintang M GJ667C

sumber : Institute for Astronomy of Hawaii

Gambar ilustrasi perbandingan ukuran
planet Kepler 22b dengan planet bumi
Dua bulan sebelumnya, dunia antariksa dihebohkan dengan penemuan Kepler-22b yang dilaporkan sebagai planet terkecil di orbitnya yang mengelilingi sebuah bintang mirip matahari. Planet tersebut berukuran 2,4 kali dari bumi dan diperkirakan bersuhu 22 derajat Celcius. Jaraknya 600 tahun cahaya dari matahari, dalam konstelasi Cygnus.

Dibalik Kemiripan Dengan Bumi
Jade Carter-Bond, Dr
Target akhir dari Misi Kepler NASA adalah memberikan perkiraan statistik pada kita mengenai planet berukuran bumi yang melimpah jumlahnya di galaksi Bima Sakti. Namun, apakah ukuran yang sama menjamin keadaan fisik yang sama pula? Fakta ini masih diragukan. Tak ada yang menjamin planet-planet ini juga memiliki air seperti yang terdapat di bumi.

Sama seperti cara pandang seorang koki yang menyakini bahwa roti yang bentuknya sama belum tentu terbuat dari bahan yang sama, demikian juga para astronom pemburu planet. Belum tentu semua planet padat memiliki kandungan yang sama. Pengamatan terbaru menunjukkan kemungkinan bahwa planet-planet dalam galaksi ini memiliki lebih banyak keragaman dari pada yang dapat dibayangkan. Karena itu, planet yang paling mirip bumi sekalipun belum tentu dapat menjanjikan kehidupan.

Jade Carter-Bond dari Planetary Science Institute di Arizona berkata bahwa komputer simulasi menunjukkan bahwa struktur kimiawi planet-planet tersebut bisa jadi berbeda dengan bumi karena bintang-bintang yang mereka kelilingi memiliki elemen yang jauh berbeda dengan matahari.

Bukan Kembaran Bumi
Pertanyaan selanjutnya adalah, mungkinkah para astronom menemukan bumi yang lain? Mungkinkah ada planet yang benar-benar menjanjikan kehidupan seperti Planet Bumi?. Setelah menemukan kandidat planet yang dianggap kembaran bumi, para astronom pun memulai investigasi mereka.

Tim Simulasi komputer mencoba mengamati komposisi planet dan menyimpulkan ada dua kunci kimiawi yang menentukan komposisi planet-planet mirip bumi ini. Hasilnya berdampak langsung pada kemungkinan planet itu dapat ditinggali.

Kunci pertama adalah perbandingan antara karbondioksida dan oksigen. Bumi, Mars dan Venus memiliki kadar oksigen yang lebih banyak dari pada karbondioksida. Namun, bisa jadi planet-planet seukuran yang ditemukan para ilmuwan ini malah memiliki permukaan yang kering dimana atom karbon membelah molekul air dan membentuk karbon monoksida dan hujan metana. Tinggal di Planet ini tak ada bedanya dengan tinggal di dunia dengan asap polusi tingkat tinggi.

Kunci kedua adalah perbandingan antara magnesium dan silikon. Bumi memiliki kedua unsur tersebut dalam jumlah yang berlimpah. Namun, kandungan silikon sedikit lebih banyak dari pada magnesium. Planet yang memiliki jauh lebih banyak silikon dari pada magnesium akan lebih sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi sehingga atmosfirnya akan sangat berbeda dengan bumi.


Teleskop Kepler menemukan lebih dari seratus planet yang besarnya seukuran Bumi.
Penemuan tersebut terjadi 2010, setelah Kepler memindai langit
untuk menemukan keberadaan planet yang mengorbit bintang.
Penemuan ini menguatkan dugaan mengenai kemungkinan
bahwa manusia Bumi tidak sendirian di jagat raya ini.
Para ahli menyimpulkan bahwa di alam semesta ini, bisa saja ada triliunan planet yang mirip dengan bumi, tetapi mayoritas dari mereka sama sekali bukan kembaran Bumi. Mereka memiliki struktur internal dan atmosfir yang jauh berbeda. Sebuah planet yang sangat sedikit mendapat sinar bintangnya, yang lazim terjadi di alam semesta ini tentu akan menghasilkan dunia yang aneh, yang sama sekali jauh berbeda dengan bumi.

Misteri Kehidupan Alien
Bila planet-planet mirip bumi ini pada kenyataannya sama sekali berbeda jauh dengan bumi, apakah ini berarti bahwa planet-planet ini tak sanggup menjanjikan kehidupan? Hal ini masih menjadi misteri.

Marc Kuchner
Sebuah kehidupan alien bisa jadi jauh lebih bervariasi dan memiliki kemampuan adaptasi yang jauh lebih hebat dari pada yang dapat kita bayangkan. Barangkali ada alien yang memang menganggap planet penuh asap beracun sebagai kampung halaman yang nyaman. Bagaimanapun juga rasanya mustahil untuk mengenal kehidupan semacam ini tanpa berkunjung langsung ke planet mereka.

“Dalam sebuah planet berbasis karbon, mahkluk alien bisa jadi memakan silikat atau oksida dan menggunakan karbondioksida untuk melakukan proses metabolisme tubuhnya”, ujar Marc Kuchner dari NASA.

Penelitian ini menggarisbawahi kenyataan bahwa kita perlu lebih berhati-hati dalam menentukan kategori sebuah planet mirip bumi yang layak huni. Memang sangat sulit untuk melakukan perhitungan yang realistis disaat kita memiliki banyak teleskop raksasa untuk melakukan analisis kimiawi.

Penelitian mengenai planet-planet mirip Bumi ini telah dipublikasikan dalam Astrophysical Journal Letter.

Semakin tinggi teknologi berkembang, semakin besar harapan kita untuk menemukan kehidupan baru di luar sana. Sangat mungkin disudut semesta yang lain, kehidupan seperti bumi memang ada.

Wassalamualaikum... Wr.Wb.



Sumber dan Referensi :
Kepler, a search for habitable planet

Monday, April 8, 2013

TIDAK ENAK.!!!

4 comments
Tulisan di tengah malam....

Pernah suka sama seseorang?, suka bukan berarti cinta dan pengen jadi pacarnya. Tapi suka disini, yaa suka. Suka karena seseorang itu pernah membuat kita merasa kagum. Kagum bukan karena penampilannya. Tapi kagum disini karena wawasan, cara berbicara dan cara berpikirnya. Jujur deh, kadang suka ada perasaan, aku pengen banget bisa dekat dengan dia. Dekat bukan berarti yang gimana-gimana. Tapi dekat disini karena itu tadi, aku merasa suka dan kagum sama dia.


Tapi gimana kalau orang itu dengan tiba-tiba menuduhkan sesuatu yang bukan-bukan terhadap kita?

Tentu terasa sangat tidak mengenakan.


Dan aku baru saja mengalaminya...

seseorang yang saya kagumi itu menuduh saya sesuatu yang tidak pernah saya lakukan. Tuduhannya  memang tidak secara langsung tapi cukup membuat saya tidak bisa tidur, merasa tidak nyaman dan nangis...

Tapi gak apa-apa...

i'm okay.



iyaa... mungkin itu terkesan sangat lebay, tapi yaa itulah kenyataannya.

Padahal yaa kalau dipikir-pikir lagi, kenapa aku harus merasa sedih, sakit hati dan sampai gak bisa tidur. Kan aku gak salah, dan aku juga tidak tau tentang apa yang dia tuduhkan kepadaku.


Mungkin semua itu hanya karena aku merasa kecewa saja, yaa... karena aku sudah terlalu menyukai dan mengagguminya.



Tapi tetap saja perasaanku saat ini rasanya tidak enak dibuat seperti itu. Sangat tidak enak...

Sunday, April 7, 2013

Analisa Pendaratan Pertama Manusia di Bulan

20 comments
Assalamualaikum...

Pada 44 tahun yang lalu, atau tepatnya pada tanggal 20 Juli 1969, tiga orang bernama Neil Armstrong, Edwin “Buzz” Aldrin dan Michael Collins melakukan pendaratan dibulan menggunakan Apollo 11. Walau hanya Neil Amstrong dan Edwin Aldrin saja yang menginjakkan kaki di bulan, Michael Collins pun punya peran penting saat misi tersebut yaitu sebagai pilot command-module yang terus mengorbit dan mengelilingi bulan selama 21 jam selama Armstrong dan Aldrin berada di permukaan bulan.
Dari kiri ke kanan :
Neil Armstrong, Michael Collins dan Edwin Aldrin
Meski pendaratan berhasil dengan lancar dan dokumentasi tersimpan dengan jelas serta kembalinya para astronot tersebut tidak serta-merta dapat langsung dipercayai oleh seluruh orang didunia.

Read more at http://uniqpost.com/20216/menganalisa-peristiwa-pendaratan-manusia-pertama-kali-di-bulan/
Meski pendaratan berhasil dengan lancar dan dokumentasi tersimpan dengan jelas serta kembalinya para astronot tersebut tidak serta-merta dapat langsung dipercayai oleh seluruh orang didunia.

Read more at http://uniqpost.com/20216/menganalisa-peristiwa-pendaratan-manusia-pertama-kali-di-bulan/
Meski pendaratan berhasil dengan lancar dan dokumentasi tersimpan dengan jelas serta kembalinya para astronot tersebut tidak serta merta dapat langsung dipercayai oleh seluruh orang didunia.

Sebenarnya, pendaratan manusia di Bulan adalah suatu fakta yang sudah tidak bisa dibantah. Antara tahun 1969 - 1972 sudah ada 12 astronot mendarat di Bulan dan sembilan kembali memberi kesaksian dengan membawa sekitar 400 kg batuan bulan. Batu-batu itu tersimpan di berbagai museum. Batu tersebut tidak mungkin palsu karena batuan Bulan sangat khusus. Di dalamnya tidak terdapat air seperti yang dimiliki batuan Bumi. Menurut para ilmuwan di bidang batu-batuan, sangat sulit untuk membuat batu-batuan Bulan. Lebih mudah pergi ke Bulan untuk mengambil batuan itu ketimbang harus membuatnya.

Namun, setelah itu, bahkan hingga kini tidak dipungkiri masih ada orang-orang yang meragukannya dan menyatakan bahwa peristiwa pendaratan pertama manusia di bulan pada tahun 1969 itu adalah kebohongan belaka. Selain itu ada banyak pertanyaan tentang teori konspirasi Astronot, yang intinya : 
Apakah para astronot seperti Neil Armstrong dan Edwin Aldrin benar-benar mendarat di bulan? Ataukah itu hanya tipuan saja?

Mari kita analisis bersama-sama.....

1. Karena melihat bendera berkibar, mereka menyimpulkan bahwa kibaran bendera adalah akibat adanya udara, sehingga mereka anggap foto ini palsu (di Bulan tidak ada udara). Ini adalah kesimpulan yang salah.
Astronot Edwin Aldrin
sesaat setelah berhasil menancapkan bendera Amerika di Bulan
Gambar ini diabadikn oleh astronot Neil Armstrong,
pada 20 Juli 1969 di Bulan
Untuk menancapkan bendera biasanya kita harus memutar batang bendera ke kiri dan ke kanan berulang-ulang dan ini akan menyebabkan bendera berkibar. Secara fisika ini disebabkan karena kekekalan momentum sudut. Bendera yang menerima momentum sudut (momentum putar) akan membuat bendera berkibar dimanapun ia berada, termasuk di ruang hampa udara. 

Nah, karena di Bulan tidak ada udara, maka tidak ada gesekan yang menghambat kibaran bendera sehingga kibaran bendera ini akan lama berhenti sehingga dapat terekam dalam gambar.

Jadi, teori konspirasi ini lemah sekali dasarnya. Berikut ini adalah eksperimen yang dilakukan untuk menunjukkan bahwa memang bendera dapat berkibar di ruang hampa.



2. Karena tidak melihat adanya bintang pada foto, maka mereka menganggap foto para astronot itu palsu. Ini tidak benar. Kalau kita mau mengambil foto seseorang, maka fokusnya harus pada orang tersebut. Bintang-bintang yang suram dan jauh tidak akan terlihat dalam foto karena tidak terfokus.
Astronot Edwin Aldrin
Selain itu, perlu diketahui bahwa permukaan Bulan merefleksikan sinar matahari dan itu membuat sulit untuk melihat bintang. Para astronot menggunakan fast exposure settings sehingga latar belakang yang diambil sangat terbatas. Mereka mengambil gambar di 1/150 atau 1/250 per detik.

3. Mengenai jejak kaki para astronot di pasir.

Neil Armstrong untuk pertama kalinya
menjejakkan kaki di Bulan
Jejak kaki astronot di Bulan

Menurut para skeptis (mereka yang ragu dan bahkan tidak percaya tentang pendaratan astronot di Bulan), jejak kaki tidak akan terlihat di pasir yang kering (tidak ada air). Ini benar jika ukuran pasirnya agak besar. Mereka tidak berpikir kalau di bulan itu pasirnya berbeda dengan di bumi. Di bulan pasirnya sangat halus, mereka mudah membentuk jejak kaki.
Tanah bulan yang halus dan lembut
Berikut video eksperimen yang dilakukan untuk membuktikan hal ini :



4
. Tidak ada bekas pendaratan dibawah lunar module.


Menurut NASA, mesin telah dimatikan sebelum sampai dipermukaan bulan, sehingga mesin tidak meniupkan debu dibulan dan juga untuk memuluskan pendaratan, karena gravitasi dibulan berbeda dengan dibumi.

Untuk lebih jelasnya, silahkan saksikan video eksperimen berikut ini :




5. Adanya bayangan-bayangan yang telihat tidak sejajar.

Astronot Neil Armstrong
Penjelasan : Perlu diketahui, jika kamu berada dibulan, cahaya yang datang menyinari kamu akan berasal dari berbagai sumber, dari matahari, pantulan bulan terhadap sinar matahari, pantulan bumi terhadap sinar matahari, bahkan dari pantulan baju astronot dan juga dari Lunar Module (Pesawatnya).

6. Adanya pantulan cahaya putih seperti di dalam studio.


Penjelasannya : Cahaya aneh tersebut berasal dari lensa kamera yang terkena cahaya, sehingga merefleksikan seperti itu, kembali ke point banyaknya bayangan-bayangan yang tidak sejajar, Sinar cahaya bisa dari mana saja, bahkan dari pantulan Lunar Module.

Berikut adalah video eksperimen tentang bayangan akibat dari satu sumber cahaya :




Dan berikut adalah video hasil eksperimen tentang bayangan putih diantara bayangan hitam :



7. Tidak ada bukti nyata yang bisa dilihat secara langsung saat ini.
Banyak yang mengira Pendaratan di Bulan itu palsu, karena sampai dengan sekarang ini kita tidak bisa melihat bendera AS dan juga segala jenis barang yang ditinggalkan para astronot. Padahal teknologi jaman sekarang sudah maju, teleskop Hubble dapat melihat hingga ke antar galaksi, namun kenapa teleskop Hubble tidak dapat meneropong bulan hingga memperlihatkan Bendera A.S sebagai bukti bahwa Orang Amerika pernah menginjakkan kakinya disana?

Menurut NASA, meski Teleskop Hubble mampu meneropong kemana saja, namun ada keterbatasan. Teleskop Hubble hanya mampu melihat permukaan bulan seperti melihat atap-atap rumah saja dan itupun dalam keadaan buram. Tidak bisa sampai dengan detail melihat benda–benda yang ditinggalkan Astronot seperti Bendera Amerika Serikat, ataupun Benda-benda Astronom lainnya yang ditinggalkan disana.

8. Siapa yang memotret Astronot Edwin Aldrin?

Foto close-up Astronot Edwin Aldrin
Dari foto ini dengan jelas terlihat Edwin Aldrin di foto close-up sedangkan dari kaca penutup wajahnya terlihat bahwa Neil Amstrong tidak sedang menghadap ke Edwin Aldrin. Siapa yang memotret Neil Amstrong?

Penjelasan : Dipunggung Astronot pun ditanami kamera sehingga dapat memotret keadaan belakang. Ada pertanyaan lain, jika memang banyak kamera yang dibawa saat ke Bulan, kenapa Foto yang dirilis hanya sedikit? Tentu jawabannya tidak semua foto menghasilkan gambar yang bagus, dan selebihnya didokumentasikan dan dirahasiakan sebagai aset NASA dan AS.

Ada juga tuduhan yang berkata kalau memang manusia pernah mendarat dibulan, kenapa tidak pernah ada lagi pendaratan-pendaratan lain manusia dibulan? 
Dan jawabannya : Sebenarnya misi ke Bulan tidak berhenti total, daftar tentang misi ke Bulan untuk tahun-tahun yang akan datang silahkan cek disini List of Current and Future Lunar Missions.

Selain itu memang karena soal budget/alokasi dana yang tidak diberikan oleh pemerintah AS dan dulu memang diadakan karena adanya perang dingin antara Amerika dengan Uni Soviet/Rusia sehingga memacu Amerika untuk menjadi yang pertama mengirimkan manusia menginjakkan kaki di bulan. Dan mungkin alasan itu pulalah yang menyebabkan kenapa banyak sekali yang menyatakan bahwa pendaratan di Bulan itu adalah hoax.

Padahal ada banyak bukti yang dapat dilihat sekaligus dipelajari untuk membuktikan bahwa tuduhan yang ditujukan pada para Astronot tersebut mempunyai dasar ilmiah yang lemah.

Tapi meskipun begitu, tentang kehidupan lain di Bulan (dan mungkin tentang keberadaan pangkalan UFO juga), memang sangat mungkin ada... Bahkan menurut Neil Armstrong, Alien memiliki pangkalan di Bulan dan juga menginginkan kita agar kita menjauh dari Bulan. Oleh Milton Coper dan komunitas intelejennya pangkalan itu dinamai/disebut "luna".

Terakhir, semoga tulisan ini dapat menjadikan pembaca bertambah keimanannya. Peristiwa pendaratan di bulan merefleksikan kekuasaan dan keesaan Allah yang tercatat dalam Al-Qur’an. Ditambahkan pula bahwa seluruh rentetan kejadian yang menyangkut proyek Apollo 11 ini karena atas izin Allah.
Q.S. Ar-Rahmaan (33) menyebutkan : Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya tanpa kekuatan”.


“One small step for man; one giant leap for mankind“
(Inilah sebuah langkah kecil bagi seorang manusia, satu langkah besar bagi kemanusiaan).
 - Neil Amstrong


Wassalamualaikum... Wr. Wb.


Sumber dan Referensi :