Sunday, November 30, 2014

Journal Of Spy Lady - A Book from @Retha_widya's Giveaway

6 comments
Assalamualaikum...

Haaaii...
Selamat hari Minggu, selamat menikmati hari terakhir di bulan November tahun 2014 ini yaa... Eh gak terasa ya, Insyaa Allah besok kita udah berada di tanggal 1 Desember aja.

Omong-omong tentang bulan November, ada banyak hal menyenangkan yang terjadi yang aku alami. Kamu juga kan, mengalami banyak hal yang menyenangkan juga di bulan ini?. Hal yang menyedihkan...?? Iya tentu, ada juga sih. Tapi, lupakan hal-hal yang menyedihkan, mari kita review hal-hal menyenangkan yang kita alami di bulan ini......

Hal-hal menyenangkan yang aku alami di bulan ini, seperti yang aku tulis diatas, ada banyak yang terjadi. Salah satunya saat aku menang giveaway!!!

Iya, seneng banget lho dapat beberapa hadiah hasil aku ikutan giveaway. Selama bulan November ini, aku ikutan 7 giveaway dan 5 diantaranya aku berhasil menjadi pemenang. Yeahh... I Did it!! I Did it!!... Hore!!!

Dan dari 5 giveaway yang aku berhasil jadi pemenangnya itu, salah satunya adalah giveaway dari kak @Retha_widya. Kak Retha yang bernama lengkap Mareta Widyaningsih ini adalah seorang penulis. Debut pertamanya sebagai penulis diawali dengan lahirnya sebuah buku, berjudul Journal of Spy Lady, yang kemudian menjadi buku best seller. Woww... two thumb up!!

Inilah buku best seller Journal of Spy Lady.
Sekaligus menjadi kiriman hadiah buat aku dari kak Retha,
yang aku terima pada tanggal 22 November 2014
Nah, jadi... sekitaran 2 minggu yang lalu, kak Retha mengadakan giveaway di Twitter, bagi-bagi buku Journal of Spy Lady. Siapapun berkesempatan mendapatkan buku tersebut dengan syarat, menjawab pertanyaan : 
"Kalau pacarmu selingkuh, enaknya diapain ya?"

Awalnya gak pernah menyangka bisa berhasil menjadi salah satu pemenang. Oh iya, total pemenangnya ada 5 orang. Mau tahu jawaban aku seperti apa, sehingga berhasil menjadi pemenang?. Ini lho, tweetpic jawaban aku pada tanggal 12 November,


Hehehe... *tawa kemenangan* Senangnya bisa mendapatkan hadiah sebuah buku best seller dari penulisnya langsung. 


Untuk kak Retha, terima kasih ya bukunya... maaf belum dibaca sampai selesai. Tinggal beberapa halaman lagi. Jadi, reviewnya menyusul yaa... Sejauh ini, aku suka banget sama ceritanya. Sukses terus yaa, ditunggu buku-buku karya kak Retha berikutnya.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.



UPDATE :
Silahkan baca review saya di 

Saturday, November 29, 2014

100 Classic Book Collection

No comments
Hai Booklovers,

Dari wikipedia, berikut adalah 100 judul buku klasik yang wajib kamu koleksi.

                                             100 Classic Book Collection (UK Version)
TitleAuthor
Little WomenLouisa May Alcott
Pride and PrejudiceJane Austen
Mansfield ParkJane Austen
EmmaJane Austen
PersuasionJane Austen
Sense and SensibilityJane Austen
Lorna DooneR D Blackmore
Uncle Tom's CabinHarriet Beecher Stowe
The Tenant of Wildfell HallAnne Brontë
Jane EyreCharlotte Brontë
ShirleyCharlotte Brontë
VilletteCharlotte Brontë
The ProfessorCharlotte Brontë
Wuthering HeightsEmily Brontë
Pilgrim's ProgressJohn Bunyan
The Secret GardenFrances Hodgson Burnett
Little Lord FauntleroyFrances Hodgson Burnett
Alice's Adventures in WonderlandLewis Carroll
Through The Looking GlassLewis Carroll
The Woman in WhiteWilkie Collins
The MoonstoneWilkie Collins
The Adventures of PinocchioCarlo Collodi
Lord JimJoseph Conrad
What Katy DidSusan Coolidge
Last of the MohicansJames Fenimore Cooper
Robinson CrusoeDaniel Defoe
Adventures of Sherlock HolmesArthur Conan Doyle
The Casebook of Sherlock HolmesArthur Conan Doyle
Bleak HouseCharles Dickens
Barnaby RudgeCharles Dickens
A Christmas CarolCharles Dickens
David CopperfieldCharles Dickens
Dombey and SonCharles Dickens
Great ExpectationsCharles Dickens
Hard TimesCharles Dickens
Martin ChuzzlewitCharles Dickens
Nicholas NicklebyCharles Dickens
The Old Curiosity ShopCharles Dickens
Oliver TwistCharles Dickens
The Pickwick PapersCharles Dickens
A Tale of Two CitiesCharles Dickens
The Count of Monte CristoAlexandre Dumas
The Three MusketeersAlexandre Dumas
Adam BedeGeorge Eliot
The Mill on the FlossGeorge Eliot
MiddlemarchGeorge Eliot
King Solomon's MinesRider Haggard
Far From The Madding CrowdThomas Hardy
Under the Greenwood TreeThomas Hardy
Tess of the d'UrbervillesThomas Hardy
The Mayor Of CasterbridgeThomas Hardy
The Scarlet LetterNathaniel Hawthorne
Les MisérablesVictor Hugo
The Hunchback of Notre-DameVictor Hugo
The Sketch Book of Geoffrey Crayon, Gent.Washington Irving
Westward Ho!Charles Kingsley
Sons and LoversD.H. Lawrence
The Phantom Of The OperaGaston Leroux
The Call of the WildJack London
White FangJack London
Moby DickHerman Melville
Tales of Mystery and ImaginationEdgar Allan Poe
IvanhoeSir Walter Scott
Rob RoySir Walter Scott
WaverleySir Walter Scott
Black BeautyAnna Sewell
All's Well That Ends WellWilliam Shakespeare
Anthony and CleopatraWilliam Shakespeare
As You Like ItWilliam Shakespeare
The Comedy of ErrorsWilliam Shakespeare
HamletWilliam Shakespeare
Henry VWilliam Shakespeare
Julius CaesarWilliam Shakespeare
King LearWilliam Shakespeare
Love's Labours LostWilliam Shakespeare
MacbethWilliam Shakespeare
The Merchant of VeniceWilliam Shakespeare
A Midsummer Night's DreamWilliam Shakespeare
Much Ado About NothingWilliam Shakespeare
OthelloWilliam Shakespeare
Richard IIIWilliam Shakespeare
The TempestWilliam Shakespeare
Timon of AthensWilliam Shakespeare
Twelfth NightWilliam Shakespeare
The Winter's TaleWilliam Shakespeare
Titus AndronicusWilliam Shakespeare
The Taming Of The ShrewWilliam Shakespeare
Romeo And JulietWilliam Shakespeare
Treasure IslandRobert Louis Stevenson
The Strange Case of Dr Jekyll and Mr HydeRobert Louis Stevenson
KidnappedRobert Louis Stevenson
Gulliver's TravelsJonathan Swift
Vanity FairWilliam Thackeray
Barchester TowersAnthony Trollope
Adventures of Tom SawyerMark Twain
Adventures of Huckleberry FinnMark Twain
Around the World in Eighty DaysJules Verne
20,000 Leagues Under the SeaJules Verne
The Picture of Dorian GrayOscar Wilde
The Importance of Being EarnestOscar Wilde

Dari 100 judul buku klasik yang tertulis pada tabel diatas, buku mana saja yang sudah kamu punya?
Saya baru punya beberapa, karena baru awal tahun 2014 ini saya mulai mengumpulkan buku-buku yang termasuk ke dalam 100 Classic Book Collection ini. Ayo Semangaat... tambah terus koleksi bukunya yaa...

Untuk mengetahui judul-judul buku lainnya yang termasuk ke dalam Classic Book Collection versi Amerika, Eropa, dan Prancis silahkan kunjungi 100 Classic Book Collection

Friday, November 28, 2014

Book Review - Raphael karya Yuki Rustam

4 comments
Assalamualaikum...

Semenjak suka banget membaca, aku punya kategori tak tertulis untuk buku-buku yang pernah aku baca. 
Kategori 1 : buku biasa-biasa saja,
kategori 2 : buku bagus,
kategori 3 : buku benar-benar bagus.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa gak ada kategori : "buku jelek". Oh no!!, Aku gak tega menyebut "jelek" pada sebuah buku. Karena menulis sebuah buku itu menurut saya yaa... susah. Dan percayalah, ketika tulisan/naskah kamu tidak diterima oleh sebuah penerbit itu rasanya, sakit. Eh kok jadi curhat sih ya... ahh jadi ingat beberapa tahun yang lalu deh... Ahh sudahlah, lupakan.

Balik lagi ke tentang kategori. Nah, novel berjudul Raphael karya Yuki Rustam ini berhasil masuk kategori ke-3 lho... Iya, buku ini berhasil mendapatkan label dari saya sebagai : "Buku Benar-Benar Bagus"

Silahkan diintip tentang buku yang satu ini,

Identitas Buku
Judul : Raphael
Penulis : Yuki Rustam
Bahasa : Indonesia
Genre : Motivasi, Religi
Desain dan ilustrasi sampul : eMTe
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-979-2289-11-4
Diterbitkan pertama kali : November 2012
Jumlah Halaman : 336
Jenis Cover : Soft cover
Ukuran buku : 20 x 13,5 cm
Harga : Rp. 50.000,- 

Review Cerita
Buku ini bercerita tentang  seseorang, bernama Leo. Kalau berdasarkan buku psikologi kepribadian yang pernah saya baca, Leo ini mungkin memiliki semacam gangguan kepribadian yang disebut Avoidant. Avoidant adalah istilah untuk menyebut perasaan tidak percaya diri dan sangat sensitif terhadap hal-hal yang negatif, takut dinilai, dikritik dan dipermalukan. Pokoknya Leo itu selalu berpikir pesimis dan menganggap dirinya tidak mampu menjadi seseorang yang lebih baik. Selalu minder hingga akhirnya dia selalu menghindari dari teman-teman dan keluarganya

Hingga pada suatu hari dia bertemu dengan seseorang bernama Raphael. Singkat cerita setelah bercakap-cakap basa-basi, Raphael meminta untuk ikut dan tinggal bersama Leo. Raphael mengaku sebagai malaikat pelindung Leo, utusan langsung dari Tuhan untuk membimbing dan menjaga Leo.

Tentu saja, awal-awalnya Leo tidak mempercayai perkataan Raphael yang mengaku sebagai utusan langsung dari Tuhan untuk menjaganya. Tapi kemudian Leo mempersilahkan Raphael ikut pulang dan tinggal dirumahnya. Saat itu, Leo menganggap Raphael terkena gangguan jiwa. dan Leo berniat akan mencarikan keluarganya. Jadi untuk sementara Leo memperbolehkan Raphael tinggal di rumahnya.

Namun, lama-lama Leo jadi percaya kalau Raphael adalah benar seorang malaikat. Karena selama tinggal bersama Raphael, Raphael telah mengajarkan banyak hal kepada dirinya. Leo merasa bahwa dirinya telah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Ibadah, karier di kantor dan hubungan bersama teman-teman dan keluarganya pun membaik. Kehidupan Leo nyaris menjadi sebuah kehidupan yang sempurna.

Lalu Leo berpikir dan merasa tidak perlu lagi Raphael. Tidak lagi memerlukan nasehat dan bantuan dari Raphael. Dan pada saat-saat itu pula muncul seseorang yang mengaku sebagai ahli kejiwaan, dan memberitahu Leo bahwa Raphael adalah pasiennya. Seseorang itu menyuruh Leo untuk tidak lagi mempercayai kata-kata Raphael.

Akhirnya Leo menyuruh Raphael untuk pergi dari rumahnya, dia mengatakan tidak bisa terus-terusan tinggal dengan seseorang yang mengidap gangguan jiwa. Namun, ternyata Raphael juga mengetahui tentang seseorang yang menemui Leo, dan kemudian Raphael menjelaskan bahwa seseorang yang mengaku sebagai ahli kejiwaan itu bukanlah seorang manusia. Dia adalah Iblis yang menyamar. Iblis memang sangat tidak menyukai kaum suci (malaikat) yang membantu umat manusia secara langsung, seperti yang dilakukan oleh Raphael terhadap Leo.

Leo tidak percaya dan sangat marah. Setelah Raphael pergi dan kemudian Leo menyesali perbuatannya terhadap Raphael, Leo pun berusaha mencari Raphael kemana-kemana. Kesetiap tempat yang pernah mereka kunjungi dan tempat-tempat yang menurut Leo mungkin Raphael berada di sana. Raphael tidak ada dimanapun.

Namun saat Leo merasa kesulitan, dia selalu merasa ada "sesuatu" yang selalu menyemangatinya, termasuk saat dia mengabaikan ibadah, Leo merasa Raphael selalu ada untuk mengingatkannya supaya selalu taat beribadah. Hingga akhirnya Leo kembali percaya bahwa Raphael adalah benar-benar seorang malaikat pelindungnya. dan Leo yakin, bahwa Raphael akan selalu ada disisinya... berada di dekatnya, hanya saja Raphael tidak lagi menunjukkan wujudnya secara nyata. 

Kutipan Terfavorit
"Kau tahu, bagimu, yang sejak lahir mengenal orangtuamu sudah dalam sosok dewasa, mereka tak terlihat banyak berubah. Tapi bagi orangtuamu, sosokmu berubah terlalu pesat. Pada suatu saat, kau masih bayi. Tak lama kemudian, kau merangkak, lalu berjalan. Tahu-tahu, kau puber dan mulai bertingkah. Kau yang tadinya selalu mengandalkan mereka dalam berbagai hal mulai menolak untuk dibantu. Dan tanpa disadari, kau sudah jadi lebih tinggi daripada mereka. Tak heran ibumu kewalahan. Di matanya, kau masih bayi mungil yang didekapnya saat pertama kali melihatmu. Walau kau sudah tua dan berkumis, dia tetap akan melihatmu sebagai bayi mungil tersebut. Tak ada yang salah dari itu... Janganlah marah pada orangtua, apa pun yang terjadi. Ketahuilah, tak ada orang di dunia ini yang lebih menyayangimu daripada mereka..." (halaman 216)

Selain ada banyak pelajaran kehidupan didalamnya dengan kata-kata yang "luar biasa", menurut saya, buku ini juga telah mengingatkan tentang betapa wajibnya seseorang untuk selalu menghormati kedua orangtuanya. Seperti yang tertulis pada kutipan diatas, bahwa : sesungguhnya, tidak ada orang di dunia ini yang lebih menyayangi kita daripada mereka (orangtua kita). Oh iya, satu hal lagi... buku ini juga memuat beberapa tips kesehatan yang saya yakin, sering diabaikan oleh kebanyakan orang, diantaranya yaitu tentang pentingnya sarapan dan menggosok gigi sebelum tidur.

Overall, 4/5 bintang untuk buku ini :)

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Thursday, November 27, 2014

Bulan di Perigee, 28 November 2014

1 comment
Assalamualaikum....

Haaai,
As we know that, Bulan mengelilingi Bumi dalam bentuk orbit ellips sehingga pada suatu saat Bulan akan berada pada posisi terdekat dari Bumi, yang disebut perigee, dan pada saat lain akan berada pada posisi terjauh dari Bumi, yang disebut apogee.

Nah, pada tanggal 28 November 2014, lebih tepatnya pada pukul 06:12 WIB, pagi hari, Bulan akan berada pada titik perigee-nya. Yaitu pada jarak  369.824 km dari Bumi.


Tabel Waktu dan jarak Bumi-Bulan saat di perigee pada tahun 2014
(data.bmkg.go.id)
Dengan jarak Bumi - Bulan yang lebih dekat dibanding jarak rata-rata dari Bumi ke Bulan, yaitu  384.400 km, maka dari Bumi, saat berada di Perigee, Bulan akan nampak lebih besar dari sebelumnya.

Oke, deh... semoga informasi ini bisa bermanfaat yaa... dan selamat mengamati Bulan.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Wednesday, November 26, 2014

Book Review : Uglies by Scott Westerfeld

No comments
Assalamualaikum...

Pada post sebelumnya, saya pernah bercerita tentang salah satu novel berseri koleksi saya, Uglies Series. Uglies series ini terdiri dari 4 buku, yaitu Uglies, Pretties, Specials dan Extras. Di Indonesia, baru terbit 3 buku saja, entah kapan yaa buku keempatnya terbit, semoga ada keajaiban :)

Nah pada post ini saya akan coba me-review cerita dari buku pertamanya yang berjudul Uglies. Sebetulnya sih udah agak-agak lupa gimana persisnya kisah petualangan Tally, si tokoh utama dalam cerita ini, yuphh... baca nya udah lama banget, tapi sepertinya masih agak-agak ingat lah sedikit-sedikit.

Awalnya gak pernah kepikiran untuk menulis review dari buku-buku dari seri yang satu ini. Kenapa? Karena lupa kalau saya punya 3 buku yang covernya cantik-cantik ini, hehehe.... Cuma tadi pas mau mengenyahkan seekor kecoa dari rak buku, tiba-tiba.. Tadaaa!!!, terlihat diantara tumpukan buku ada 3 buku ini, "Oh iya yaa... aku punya Uglie Series, lupa lho....". 
Jadi ingat juga perjuangan dulu saat mengumpulkan buku seri ini, syusaaah.... dan lamaa. Dan sepertinya, saya belum menulis review dari seri ini. Maka mulai lah saya menulis tulisan ini ^_^

Identitas Buku
Judul : Uglies (Uglies Series #1)
Penulis : Scott Westerfeld
Bahasa : Indonesia
Penerjemah : Yunita Candra S.
Penerbit : Matahati
ISBN : 978-602-8590-12-9
Terbit pertama di Indonesia : April 2010
Jumlah Halaman : 432
Jenis Cover : Soft cover
Ukuran buku : 20 x 13,5 cm
Harga : Rp. 63.000,- 

Review Cerita
Di bagian jilid buku ini tertulis, "Di dunia yang luar biasa rupawan, setiap orang adalah buruk rupa"

Setting atau latar cerita ini adalah : di masa depan. Diceritakan pada masa depan itu, dunia telah hancur akibat ulah manusia pada masa sebelumnya, (It's mean, oleh kita yang hidup di masa saat ini...?? i don't know...) sistem barupun sudah diatur. Salah satu dari sistem tersebut menyatakan bahwa setiap orang di bawah usia 16 tahun adalah "jelek" atau "buruk rupa" (Uglie). Dan setelah seseorang menginjak usia 16, maka dia berhak mendapatkan operasi untuk mengubah dirinya menjadi "rupawan".

Pengertian "rupawan" yang ada dalam masyarakatnya saat itu adalah penampilan dengan tampilan mata besar, bibir penuh, tulang pipi tinggi, dan hidung kecil. Operasi itu juga menjadi saat penanaman semacam microchip pada otak pasien. Hingga selanjutnya, seorang yang awalnya buruk rupa, setelah melewati masa operasi tidak hanya penampilannya yang berubah menjadi "rupawan", tapi juga cara berpikirnya. Kesenangan, bersenang-senang, sesuatu yang menyenangkan, bermain, bermain dan bermain itulah yang ada dipikiran seorang rupawan. Mengapa dibuat begitu? Salah satu alasannya adalah agar tercipta dunia yang penuh kedamaian, tidak ada permusuhan dan peperangan. Setelah sekian lama sistem tersebut berjalan mulus tanpa hambatan apapun, diterima baik oleh kebanyakan orang. Mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya, mereka sedang dicuci otaknya dan pribadi mereka diubah dengan sewenang-wenang oleh pihak pembuat sistem tersebut. Namun, dibalik itu ada juga pihak pemberontak, mereka adalah orang-orang yang menolak terjadinya operasi (pengubahan penampilan) tersebut.

Tally Youngblood yang beberapa minggu lagi akan berusia enam belas tahun, dan dia tak sabar menunggunya. Menunggu perubahan untuk menjadi seorang rupawan. Yang dia tahu, dengan menjadi rupawan, dia akan memasuki dunia berteknologi tinggi yang menawarkan kehidupan untuk selalu bersenang-senang. Mimpinya hampir menjadi kenyataan, sampai ia mengenal dan berteman dengan salah satu dari kelompok pemberontak bernama Shay.

Shay, yang juga sesama buruk rupa, tidak pernah yakin mau berubah menjadi rupawan. Shay mengajaknya kabur ke dunia luar yang penuh resiko. Saat Shay mengajaknya melarikan diri, Tally bertemu dengan orang-orang yang juga menolak sistem tersebut. Sesampainya ditempat yang sangat terpencil itu, (aku lupa nama tempatnya >_<), Tally tidak pernah menyangka tentang keberadaan orang-orang ini sebelumnya. Ditempat itulah, Tally mempelajari suatu fakta dari dunia rupawan. Dia menemukan kebenaran tentang operasi, dan kemudian dia harus membuat pilihan :
 
  1. Melupakan keluarga dan teman-teman baru nya yang yang telah berjanji akan tetap menjadi sahabat dan bersenang-senang bersama setelah menjadi rupawan nanti,

    atau...
  2. Tetap tinggal ditempat baru ini melupakan segala sesuatu tentang dunia rupawan yang telah ia mimpi-mimpikan sejak ia kecil.
Dan ditempat itu pulalah Tally bertemu dengan David, cowok buruk rupa yang telah membuatnya jatuh hati.

Akhirnya, Tally mengambil keputusan. Ia memilih untuk melakukan pengkhianatan kepada teman-teman baru ditempat baru itu, mengkhianati persahabatannya dengan Shay, janji dan cintanya kepada David. Ia melarikan diri untuk mendapatkan keinginannya selama ini, yaitu menjadi seorang rupawan berparas "cantik" (Pretties).

Kalimat Favorit
Sebetulnya, ada banyak kalimat/kutipan favorit dari buku ini. Dua diantaranya adalah :

  • Hidup kita selalu dalam keseimbangan. Tetapi kadang-kadang, kita tak mampu menyaring apa yang diambil dari luar. Kadang-kadang, ada ancaman dari lingkungan yang harus dihadapi. (halaman 115)
  • Tak ada kecantikan luar biasa yang tak memiliki kelemahan. (halaman 145)

= = = 

Menurut saya, cerita dari buku pertama Uglies Series ini sangat bagus untuk dibaca siapapun. Didalamnya ada banyak pelajaran penting tentang kehidupan dan pemahaman terhadap keindahan sejati yang sebenarnya. Tidak hanya mengajarkan hal-hal yang diperlukan tentang kehidupan, karakter dari tokoh-tokohnya pun sangat menarik untuk diikuti disertai plot cerita yang begitu kuat sehingga sulit untuk meletakkan buku ini begitu saja sebelum selesai hingga lembar terakhir.

Mengapa saya sangat merekomendasikan buku ini? karena selain ada banyak pelajaran tentang kehidupan seperti yang saya tuliskan diatas, yang jika kemudian kamu bertanya-tanya, pelajaran kehidupan seperti apa yang saya maksud?, itu.... harus kamu baca sendiri bukunya sampai selesai, hehehe... Iya doong, gak asik kalau saya ceritakan semua disini, buku ini juga mengajarkan kepada kita untuk selalu menjadi diri sendiri, bahwa di dalam diri kita, tidak ada yang harus dikontrol oleh orang lain. Karena pada dasarnya, kecantikan atau keindahan seseorang bukanlah yang nampak pada wajah atau fisiknya. Kecantikan dan keindahan seseorang yang sesungguhnya terletak pada hatinya dan nampak pada sikap dan perbuatannya.

Did I like this book?
Yes, I thought this book was fantastic!. Even though the climax is somewhat predictable, overall I love the idea of this book.

Rating...?
4 dari 5 bintang untuk buku pertama dari seri Uglies ini. Oh iya, tunggu post saya berikutnya ya, untuk review cerita dari Pretties dan Specials, yang merupakan buku ke-2 dan ke-3 dari seri ini.


Uglies Series Book Review :

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Sunday, November 23, 2014

Review Buku - The Fault in Our Star by John Green

6 comments
Assalamualaikum...

Novel ini berjudul The Fault in Our Star. Dan sebenarnya, saya udah baca novel ini sekitaran tahun 2013 yang lalu. Baca ebooknya, tapi gak sampai selesai. Kenapa? Karena menurut aku, ahh... ceritanya pasaran. Biasa banget. Tentang seorang remaja perempuan, penyakitan a.k.a cerita yang menjual kesedihan dan kalau gitu, biasanya yaaa..... berujung dengan kesedihan, uraian air mata, perpisahan dan kematian. Saya gak suka aja cerita-cerita yang berkisah seperti itu. Hehe... Jadinya skip aja deh, masih banyak juga buku lainnya yang sepertinya bakalan lebih asyik buat dibaca.

Sampai akhirnya, bulan Agustus kemarin... kok inget banget ya? Iya dong, soalnya kalau beli buku, di bukunya itu aku biasanya tuliskan juga tanggal pembeliannya, hihihi... Nah waktu itu aku gak sengaja dapat novel The Fault in Our Star ini dari sebuah toko buku online. Iya gak sengaja, karena buku ini menjadi bonus buat saya dari toko buku tersebut. Tanpa saya tahu buku bonusnya itu buku apa. Kiriman buku pun sampai, dan akhirnya aku tahu, oh buku bonusnya, The Fault in Our Star. Oh novel ini udah ada terjemahan bahasa Indonesianya... oh udah dibikin film juga...

Meskipun saya gak suka dengan tema ceritanya, tapi sayang aja kalau harus membiarkan sebuah buku begitu saja tanpa dibaca. Tidak seperti ketika membaca ebooknya, saat itu saya baca novel The Fault in Our Star ini sampai selesai... 

Buat yang belum membaca novel ini, mau tahu ceritanya seperti apa? Baca tulisan ini sampai selesai yaaa, aku kasih bocoran dikit ^_^

Judul : The Fault in Our Stars
Penulis : John Green
Penerjemah : Ingrid Dwijani Nimpoeno
Penerbit : Qanita
Terbit : April 2014 (Edisi cover Film, Cetakan ke-2)
Tebal Buku : 424 hlm.
ISBN : 978-6021-6373-95
Jenis Cover : Soft Cover
Ukuran Buku : 135x200 mm
Berat Buku : 300 gram
Harga : Rp. 49.000,-

Meski keajaiban medis mampu mengecilkan tumornya dan membuat Hazel bertahan hidup beberapa tahun lagi, Hazel Grace tetap putus asa. Hazel merasa tak ada gunanya lagi hidup di dunia. Namun, ketika nasib mempertemukannya dengan Augustus Waters di Grup Pendukung Anak-Anak Penderita Kanker, hidup Hazel berubah 180 derajat.

Hazel Grace, yang bernama lengkap Hazel Grace Lancaster, berusia 16 tahun. Dia didiagnosis mengidap penyakit kanker tiroid Stadium IV ketika berusia tiga belas tahun. Sedangkan Augustus Waters, usianya tujuh belas tahun. Ia mengidap osteosarkoma satu setengah tahun yang lalu.

Ketika Hazel didiagnosa menderita kanker, dia merasa sangat sedih, terpuruk, putus asa, tidak bersemangat, merasa sia-sia dan juga merasa bahwa hanya dirinya lah yang bernasib paling sial di dunia ini, ditambah ketika orangtuanya mulai memaksa dirinya untuk ikut bergabung dalam Grup Pendukung Anak-Anak Penderita Kanker. Hazel sudah membayangkan, tidak akan ada yang menyenangkan bergabung dengan kelompok tersebut, dia hanya akan merasa jenuh dengan segala cerita sedih dan keluh kesah para penderita kanker lainnya.

Dan setelah bergabung dengan Grup Pendukung Anak-Anak Penderita Kanker tersebut, apa yang Hazel lihat dan rasakan, ternyata sama sekali tidak seperti yang Hazel bayangkan sebelumnya. Singkat cerita, di kelompok itu dia bertemu dengan Augustus Waters yang juga tengah mengisi sisa-sisa hidupnya, sebagaimana Hazel. Pada diri Gus, begitu panggilan Augustus Waters, Hazel melihat ada sesuatu yang berbeda, meskipun dia tahu persis bahwa dia dan Gus sama-sama sakit. Selalu bersemangat dan tidak menyerah kepada penyakitnya, Itulah Gus.

Perjuangan Gus dan Hazel, yang sama-sama tidak sempurna karena penyakit yang mereka idap, namun kisah keduanya tidak hanya berkeluh kesah tentang rasa sakit yang mereka alami. Diceritakan juga tentang keinginan Hazel yang mempunyai keinginan bertemu dengan penulis buku kesukaanya, yaitu buku yang berjudul Kemalangan Luar Biasa yang saking sukanya, Hazel telah membacanya hingga berulang kali. Dan Gus, berusaha mewujudkan keinginan Hazel tersebut. Berhasil? Berhasil... Akhirnya Hazel bisa bertemu dengan Peter Van Houten, penulis favoritnya. Namun sesuatu terjadi hingga akhirnya Hazel merasa sangat kecewa dengan pertemuan itu.

Dan meski hanya sesaat saja, kisah cinta Gus dan Hazel sangat manis dan menyentuh. Keduanya saling melengkapi. Mengapa, mengapa, dan mengapa...??? itu yang terlintas dalam pikiran saya, karena saya yakin, di luar cerita fiksi seperti ini, pada kehidupan nyata... ada banyak juga pasangan yang saling mencintai dengan tulus tapi pada akhirnya harus berpisah karena "sesuatu" hal. Sungguh tidak adil, bukan... tapi inilah hidup :)

Meskipun buku ini bercerita tentang kesedihan dan penderitaan orang-orang yang menderita kanker tapi, buku ini juga menyajikan humor-humor cerdas didalamnya. Penasaran...? silahkan baca bukunya atau tonton filmnya yaa, dan endingnya, silahkan temukan sendiri.

Ada banyak kalimat yang kemudian menjadi kalimat favorit saya dari buku ini, diantaranya :

  • Kau bukan anak kecil lagi. kau perlu berteman, keluar rumah, dan bersenang-senang. (halaman 14)

  • Aku takut dilupakan untuk selamanya. (halaman 21)

  • Akan tiba saatnya. Ketika kita semua mati. Kita semua. Akan tiba saatnya ketika tidak ada lagi umat manusia yang tersisa untuk mengingat bahwa manusia pernah ada atau spesies kita pernah melakukan sesuatu. (halaman 22)

  • Keistimewaan Kanker adalah hal-hal kecil yang didapat oleh anak-anak penderita kanker dan tidak didapat oleh anak-anak biasa (halaman 36)

  • Terkadang orang tidak memahami janji yang mereka ucapkan ketika mereka sedang menggucapkannya (halaman 86)

  • Aku granat. Aku hanya ingin menghindari orang, membaca buku, berpikir, dan berada bersama kalian, karena tidak ada yang bisa kulakukan untuk melukai kalian; kalian sudah terlalu kebal, jadi biarkan saja aku melakukan semua itu, oke? Aku tidak depresi. Aku tidak perlu lebih sering pergi ke luar. Dan, aku tidak bisa menjadi remaja biasa karena aku granat (halaman 136)

  • Orang-orang bicara mengenai keberanian pasien kanker, dan aku tidak mengingkari keberanian itu. (halaman 144)

  • Sadarlah bahwa berupaya menjaga jarak dariku tidak akan mengurangi kasih sayangku terhadapmu (halaman 167)

  • Aku jatuh cinta kepadamu, dan aku tidak mau mengingkari diriku sendiri dari kenikmatan sederhana berkata jujur. Aku jatuh cinta kepadamu, dan aku tahu bahwa cinta hanyalah teriakan ke dalam kekosongan, dan pelupaan abadi tak terhindarkan, dan kita semua sudah ditakdirkan, dan akan ada hari ketika semua upaya kita kembali menjadi debu, dan aku tahu matahari akan menelan satu-satunya bumi yang kita miliki, dan aku jatuh cinta kepadamu. (halaman 207 - 208)

  • Sebagian besar hidupku telah kuhabiskan dengan berupaya tidak menangis di hadapan orang yang mencintaiku. (halaman 286)

  • Kankerku adalah aku. Tumor-tumor itu adalah bagian dari diriku. Mereka adalah bagian dai diriku, sama seperti otak dan jantungku adalah bagian dari diriku. (halaman 291)

  • Kau memilikiku, keluargamu dan dunia ini (halaman 323)

  • Bahkan kanker pun sesungguhnya bukan orang jahat. Kanker hanya ingin hidup. (halaman 330)

  • Setiap hari aku bersyukur kepada Tuhan atas kehadiranmu, Nak. (halaman 338)

  • Tanpa penderitaan, kita tidak bisa mengenal kebahagiaan. (halaman 365)

  • Dibandingkan dengan semua orang lainnya, kaulah yang paling tahu bahwa hidup dengan rasa sakit bukannya mustahil (halaman 402)
Seperti yang saya tulis diawal-awal tulisan ini, awalnya saya tidak begitu suka buku ini. Tapi akhirnya... Ya, saya menyukai buku ini. Terakhir, point penting yang bisa dipetik dari kisah Hazel dan Gus ini adalah tentang pentingnya mensyukuri setiap nikmat dari Allah SWT, terutama nikmat sehat.... tapi ingat, jangan pernah coba-coba merendahkan dan menganggap remeh mereka, orang-orang yang ber"label" sakit :)

Berapa bintang yaa, buat buku ini.... 4 dari 5 bintang deh and Recommended!!!

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Saturday, November 22, 2014

Cute and Beautiful Crochet Bookmark from @arleen315's Giveaway

3 comments
Assalamualaikum...

Menang Giveaway.!!! Yeyeyeye...... 
hahaha, biasa aja kali yaa. Heboh bener....

Soalnya, dari sejak zaman Romawi sampai beberapa hari sebelum Masehi *lebaay*, kalau ikutan giveaway, gak pernah menang T_T. Giveaway yang sering aku ikutin itu, khususnya giveaway yang berhadiah buku yaa... yang berhadiah pesawat jet........??  belum pernah nemu tuh ada yang ngadain giveaway yang hadiahnya pesawat jet. -__-

Jadi begini ceritanya, waktu itu aku lagi buka akun twitter. Twitter aku...? belum follow?? Silahkan di follow @wiiidiani, ya yaa yaa... jangan lupa ^_^, terus lihat teman yang meretweet tentang tentang sebuah tweet yang kalau kita retweet kita berkesempatan memenangkan pembatas buku rajutan.

Keren banget kaan... pembatas buku, dan hasil rajutan pula. Aku suka banget yang namanya rajutan. Dan pembatas buku rajutan...? belum punyaa.. Harus punya, harus menang giveaway kali ini. Lagian caranya mudah banget, cuma tinggal meretweet tweetnya mba Arleen. Mba Arleen ini orang yang mengadakan giveaway tersebut sekaligus penulis buku yang baru menerbitkan buku berjudul Aku pemimpin Hebat (Stories of Leadership for Kids).

Beberapa hari kemudian, tadaaaa!!!!
Aku mendapat mention dari mba Arleen (@arleen315) :

"@wiiidiani Mbak, minta alamat dan telpon utk kirim bookmark yaaa!  Thanks bangett udah ikutan!"

Hwaa.... menaang, Alhamdulilah....
Hahaha... seneng banget.

Dan beberapa hari kemudian lagi, kiriman hadiahnya sampai ke alamatku :


Keren yah, bookmarknya ^_^
Meskipun aku juga suka merajut, sedikit-sedikit sih... belum expert banget, hehe... Seneng banget dapat hadiah bookmark rajutan ini, dan malah gak kepikiran untuk membuat sebuah pembatas buku dari rajutan.

Langsung deh, hari itu juga aku pakai bookmarknya, buat membaca buku The Alchemist 's Secret by Scott Mariani.


Buat mba Arleen, Terima kasih yaa... for cute and beautiful crochet bookmark nya, keren... sukaa banget... sukses terus ya, mba... ^_^
Sekali lagi, terima kasih...

Yeph.. itu cerita aku di awal November lalu. Tepatnya tanggal 1 November aku menang giveawaynya. Iyaa betul, ini memang sebuah post yang tertunda. 
XOXOXO

Wassalamualaikum... Wr. Wb.