Thursday, July 30, 2015

Fenomena Bulan Biru 31 Juli 2015

4 comments
Assalamualaikum...

Seperti yang telah diinformasikan pada post sebelumnya, bahwa terkait dengan peristiwa-peristiwa Astronomi yang terjadi pada bulan Juli, pada tanggal 31 Juli 2015 akan terjadi fenomena Bulan Biru atau Blue Moon.


Fenomena Bulan Biru atau Blue Moon
Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan Bulan Biru? Agar tidak salah memahaminya, silahkan baca penjelasan berikut :

1. Bulan Biru atau Blue Moon didefinisikan sebagai purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan yang sama. Seperti yang terjadi pada bulan Juli 2015 ini, Bulan mengalami 2 kali fase purnama, yakni pada tanggal 2 Juli yang lalu dan 31 Juli mendatang.

Hak Cipta Gambar : science.nasa.gov
2. Terjadinya Bulan Biru berkaitan dengan lama penanggalan Masehi dan Bulan. Satu tahun dalam kalender Masehi berjumlah 365 hari, sementara dalam kalender Bulan 354 hari. Sisa hari akan diakumulasikan, sehingga pada tahun tertentu akan terjadi dua purnama dalam sebulan.

3. Bulan Biru biasanya dianggap sebagai kiasan karena sebenarnya bulan memang tidak tampak berwarna biru. Istilah Bulan Biru diberikan karena fenomena purnama dua kali dalam sebulan jarang terjadi. Langkanya fenomena tersebut melatarbelakangi munculnya ungkapan "once in a blue moon".

Hak cipta Gambar : science.nasa.gov
Meski demikian, sejarah juga mencatat bahwa fenomena Bulan Biru itu nyata, maksudnya adalah Bulan memang pernah mengalami fase purnama dan tampak kebiruan. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1992 akibat letusan gunung Pinatubo, dan juga pernah terjadi di daerah Gombong Kebumen, Jawa Tengah tahun 2011 akibat letusan gunung merapi.

4. Bulan yang tampak biru disebabkan oleh adanya partikel yang lebih besar dari panjang gelombang warna merah (0,7 mikron). Partikel tersebut bisa bersumber dari abu letusan gunung berapi.

Hak Cipta Gambar : science.nasa.gov
5. Bulan Biru paling fenomenal yang tercatat sejarah terjadi saat letusan Krakatau tahun 1883. Tidak hanya saat gerhana, Bulan juga tampak kebiruan setiap malam, entah sabit, separuh, ataupun purnama.

Jadi, Bulan Biru itu hanya kiasan saja, dimana maksud yang sebenarnya adalah untuk menyebut Bulan purnama ke-2 yang terjadi dalam satu bulan yang sama. Adapun efek biru yang ditimbulkan pada saat fase purnama pada tahun 1883, 1992 dan 2011 lalu adalah efek dari letusan gunung berapi.

Fenomena Bulan Biru 31 Juli 2015
Fase Bulan Purnama pada tanggal 31 Juli 2015 ini disebut juga dengan istilah Blue Moon, yaitu istilah untuk menyebut purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan yang sama. Adapun fase Purnamanya terjadi pada pukul 10:43 am (17:43 WIB).

Keluarlah pada Jumat malam dan cari lokasi yang tepat, Bulan akan terlihat bulat penuh (bulan purnama). Tidak seperti namanya, yaitu Blue Moon atau Bulan Biru, Bulan yang terlihat di langit malam pada hari Jumat, 31 Juli 2015 ini tidak menampilkan warna biru. Akan tetapi, adanya debu atau abu di atmosfer dikatakan mampu menciptakan rona tertentu dari sudut pandang mata seseorang.

Semoga bermanfaat,

Wassalamualaikum... Wr. Wb.



Sumber dan Referensi :

Saturday, July 25, 2015

Book Review : Unravel Me (Shatter Me Series #2) by Tahereh Mafi

No comments
Assalamualaikum...

Setelah sebelumnya saya mereview buku pertama dari Shatter Me series, yang juga berjudul Shatter Me, kali ini saya akan mereview buku keduanya yang berjudul Unravel Me.



Dan senangnya, di buku keduanya ini, menurut saya jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan buku pertamanya, baik itu perkembangan cerita maupun perkembangan karakter dari tokoh-tokohnya.

Sinopsis
tik tok
           tik tok
                      hampir tiba waktu berperang.

Aku berhasil melarikan diri ke Omega Point, markas dari gerakan pemberontak dan tempat berkumpulnya orang-orang sepertiku yang memiliki kutukan anugerah, kekuatan supernatural berupa sentuhan mematikan. Kupikir akhirnya aku terbebas dari Tatanan baru, bebas dari rencana mereka untuk menjadikanku senjata pemusnah, bebas untuk mencintai Adam. Tidak kusangka ternyata Warner lebih keras kepala, mengagumkan, gigih dari yang kukira. Dia terus mencariku, apalagi setelah tahu dirinya kebal dari sentuhanku.

Masa lalu mengerikan masih menghantuiku, dan masa depanku penuh kehancuran ketidakpastian. Sedangkan masa kini … mengharuskanku untuk memilih antara cinta atau nyawa Adam atau pergi bersama Warner. 


Identitas Buku
Judul : Unravel Me (Shatter Me Series #2)
Penulis : Tahereh Mafi
Kategori : Fantasi, Fiksi Ilmiah, Romance, Dystopia
Penerjemah : Dina Begum
Tebal : 568 halaman
Ukuran Buku : 20,5x13 cm
ISBN : 978-979-433-828-5
Penerbit : Penerbit Mizan
Softcover, Cetakan Pertama, Maret 2012

Review
Berkat bantuan Kenji, Juliette dan Adam serta James, adiknya Adam berhasil melarikan diri ke Omega Point. Omega Point adalah sebuah tempat rahasia, dimana didalamnya merupakan kumpulan dari orang-orang yang mempunyai kemampuan khusus, seperti Juliette.

Begitupun dengan Kenji, ternyata ia adalah salah satu dari kelompok Omega Point. Kenji memiliki kemampuan bisa menghilang. Juliette dan Adam baru mengetahui hal tersebut ketika mereka sampai di Omega Point, dan keduanya sangat terkejut. Tidak hanya itu, Kenji juga salah satu orang yang sangat berpengaruh dan penting di Omega Point. Ada juga Sonya dan Sara, kedua gadis ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan orang sakit. Bahkan separah apapun, luka di kulit seseorang, dengan kemampuan dua gadis tersebut, luka itu bisa disembuhkan dengan cepat dan tanpa berbekas.

Di Omega Point, Castle, pemimpin Omega Point, dan rekan-rekannya telah mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk Juliette. Termasuk pakaian dan sarung tangan khusus untuk melindungi orang-orang di Omega Point dari sentuhan mematikan Juliette dan agar Juliette bisa bebeas beraktivitas disana. Darimana mereka tahu tentang Juliette? Tidak lain dan tidak bukan dari Kenji yang ternyata, selama ini selalu mengawasi dan mencari tahu informasi tentang Juliette.

Seperti yang diceritakan pada buku pertamanya, bahwa Juliette mempunyai kemampuan sentuhan mematikan yang dapat menyerap kekuatan dan energi manusia, hanya dengan sentuhan. Bahkan sentuhannya itu bisa mengakibatkan orang yang disentuhnya sampai meninggal. Tapi anehnya, tidak dengan Adam, Juliette bisa menyentuh Adam, tanpa Adam merasa kesakitan. Hal inilah yang kemudian membuat Castle, merasa yakin bahwa Adam memiliki sebuah kemampuan yang luar biasa sehingga ia bisa kebal terhadap sentuhan mematikan Juliette. Castle pun mulai menyusun rencana untuk menguji tentang kebenaran dugaannya tersebut.

Alih-alih sebelumnya mengaku sangat mencintai Juliette dan menginginkannya sebagai pendamping hidup, bagi Warner, kekuatan mematikan yang dimiliki Juliette ini, sangat berharga dalam mewujudkan keinginannya, yaitu untuk membasmi para pemberontak yang menentang kebijakan Tatanan Baru. Sehingga Warner  tidak berhenti mengejarnya. 

Hubungan Adam dan Juliette merenggang. Dan selama ini, Juliette berusaha untuk menerima apapun yang dilakukan Castle kepada dirinya, termasuk perlakuan Castle yang Juliette rasa perlahan-lahan tengah memisahkannya dari Adam. Castle memang pernah berkata kepada Juliette, bahwa sebaiknya Adam tidak dekat lagi dengannya, karena kemampuan yang dimilikinya itu bisa sangat membahayakan bagi Adam. Selain itu, Castle juga berkata bahwa kini, Adam pun memiliki tugas dan kesibukan baru,tidak boleh diganggu.

Ditengah-tengah kegiatan latihan untuk lebih menguasai dan mengendalikan kekuatannya, Juliette mencari tahu apa yang tengah dilakukan Adam. Hingga akhirnya, Juliette mengetahui bahwa Adam sedang dijadikan percobaan oleh Castle. Mengetahui hal tersebut, Juliette sangat marah kepada Castle. Namun, setelah mendapat penjelasan dari Castle dan Kenji, kemudian Juliette bisa menerima bahwa Adam tengah diuji, mengapa ia bisa kebal terhadap sentuhannya dan bukan sedang dijadikan kelinci percobaan laboratorium Omega Point seperti yang ia pikirkan sebelumnya.

Dan ternyata memang benar, bahwa Adam juga mempunyai kekuatan. Jadi, jika Juliette mempunyai kekuatan berupa sentuhan yang mematikan, maka Adam mempunyai kekuatan untuk memadamkan kekuatan mematikan yang dimiliki Juliette. Bahkan bukan hanya mampu memadamkan kekuatan mematikan dari Juliette, tetapi juga kekuatan-kekuatan lain yang menyerang dirinya. Selama ini, setiap kali bersentuhan dengan Juliette, Adam harus mengerahkan segala pertahanan yang dia miliki agar tidak terluka. Adam bukannya kebal dengan sentuhan Juliette, tetapi dia terpaksa berusaha melindungi diri sendiri dari sentuhan Juliette dan dia menguras tenaganya. Namun, kalau dilakukan terus menerus, hal ini juga bisa berakibat fatal bagi Adam.

Sementara itu, Panglima tertinggi Tatanan Baru, yang juga merupakan ayah dari Warner sangat kecewa terhadap Warner, yang menurutnya tidak bisa bekerja dengan baik, sehingga Juliette dan dua prajuritnya, Adam dan Kenji berhasil meloloskan diri. Mengetahui bahwa warner jatuh cinta kepada Juliette, ayahnya memanfaatkan hal tersebut. Ia menyuruh Warner untuk tidak berhenti mencari tahu dan menangkap Juliette. Dan setelah mengetahui bahwa Juliette berada di Omega Point, Warner menculik beberapa orang Omega Point untuk kemudian dijadikan sandera dan ditukar dengan Juliette. Setelah ia berhasil melakukan penculikan dan hampir berhasil pula menangkap Juliette, justru Warner tertangkap dan dijadikan sandera kelompok Omega Point agar rekan-rekannya dikembalikan. Ketika ia dibawa ke Omega Point dalam keadaan terluka parah, berkat dua gadis luar biasa, Sonya dan Sara, Warner pun pulih dengan cepat. Dengan agak terkejut, Warner terkagum-kagum dengan keadaan Omega Point yang canggih padahal berada di bawah tanah dan keberadaannya pun selama ini, selalu diragukan.

Berada beberapa hari di Omega Point, selain bersama Castle, Warner hanya ditemani oleh Juliette. Menurut Castle, itu adalah tugas untuk Juliette. Ketika Juliette tidak bersamanya, Warner berkata kepada Castle bahwa ia kebal terhadap sentuhan mematika Juliette.  Warner juga berkata, bahwa Castle hanya sia-sia saja menyanderanya disini, karena ayahnya tidak akan menukarnya dengan orang-orang Omega Point yang diculik. Bahkan Warner mengaku sangat yakin, ayahnya tidak akan peduli sekalipun ia mati, ia tidak akan mengembalikan sanderaannya. Ayahnya akan tetap menghancurkan Omega Point.

Ditengah 'kedekatan' yang mulai terjalin diantara Warner dan orang-orang di Omega point, sesuatu terjadi. Dari kejadian itulah, diketahui sesuatu yang mengejutkan tentang diri  Warner. Yang sebenarnya, Julietta telah mengetahui hal itu dari sejak lama, namun ia tidak berniat mengatakannya kepada siapapun, terutama Adam. Terlebih Adam dan Warner sebenarnya adalah..... Ups, mending baca sendiri deh, gak seru kalau aku spoiler, hehe... 

Dan di saat-saat itu pula, Anderson, Ayah Warner turun tangan untuk memimpin perang, menghapus keraguan terhadap kekuatan Tatanan Baru dan menghancurkan Omega Point beserta isinya, tanpa terkecuali.

Berhasilkah Anderson mewujudkan semua rencana-rencananya? Siapakah Adam dan Warner sesungguhnya? Dan sesuatu yang mengejutkan seperti apa yang ada pada diri Warner? Bagaimana pula hubungan Adam dan Juliette selanjutnya?

Kelebihan dan Kekurangan
Seperti yang saya tulis diawal, ada banyak perkembangan cerita di buku kedua ini jika dibandingkan dengan buku pertamanya, baik itu karakter para tokohnya (terutama Warner, Juliette pun tidak lagi bergalau-galau ria seperti di buku pertama), maupun karakter-karakter  baru yang dimunculkan. Gaya bercerita penulis lebih enak diikuti. Aksi-aksi yang dilakukan para tokoh, misalnya, terasa begitu detail sehingga saya merasa tidak sedang membaca tapi sedang menontonnya. Selain itu, menurut saya, di buku kedua ini alurnya dibuat lebih cepat, sehingga tidak membosankan seperti buku pertama yang saya rasa terlalu bertele-tele.

Kekurangannya, meskipun ada perkembangan cerita, namun mengenai Tatanan Dunia Baru, masih tidak jelas, sehingga kadang membuat bingung, sedikit. Iya... sedikiiit saja. Dan itu bisa sangat dimaklumi, karena sepertinya penulis lebih menekankan kisah asmaranya bukan tentang Tatanan Dunia Baru nya. Secara fisik, aku tidak suka desain covernya. Di buku pertama, masih bisa terima ketika terbitan Mizan membuat desain sampulnya dengan model perempuan, dan di buku keduanya ini, meskipun masih menggunakan ide menampilkan model perempuan yang sepertinya itu ilustrasi dari Juliette, tapi kok model perempuannya beda sama yang di buku pertama. Harusnya Sama!!! Selain itu, why oh why lagi.... kok gak ada pembatas bukunya? Gimana sih...?

Kutipan-Kutipan Favorit
1. Matahari, bulan dan bintang-bintang berkunjung dan berkata, "Tolong redupkan binarnya, karena kau membuat kami sulit melihat," dan aku tidak menggubrisnya, aku tetap saja berbinar-binar. (halaman 326)

2. Buku, dengan mudah bisa dihancurkan. Tpi, kata-kata akan hidup selama orang bisa mengingatnya. (halaman 398)

3. Kita tidak harus melakukan apa-apa untuk mati. Kita bisa bersembunyi di dalam lemari di bawah tanga seumur hidup dan kematian tetap akan menemukan kita. (halaman 467)

4. Bernapas. Hirup dan embuskan, setiap hari dalam setiap jam dan menit kita harus menarik napas, suka atau tidak suka. Bahkan saat kita merencanakan untuk mencekik harapan dan impian, kita masih bernapas. Bahkan saat kita layu dan menjual harga diri kita kepada orang di pojok, kita tetap bernapas. Kita bernapas ketika salah, kita bernapas ketika benar, kita bahkan bernapas saat tergelincir dari langkan ke arah kematian dini. Itu tidak dapat dibatalkan. (halaman 467-468)

5. Aku mulai menganggap harapan sebagai sesuatu yang berbahaya dan menakutkan (halaman 477)

6. Aku ingin benakmu. Kekuatanmu. Aku ingin kau luangkan waktumu untukku. Aku ingin merasakan jantungmu berdegup kencang karena aku, karena kau menginginkanku. (halaman 484)

Rating Time!!!
Untuk buku kedua iniii.... 5 dari 5 bintang,

Berharap di buku ketiganya nanti, di Ignite Me, akan lebih banyak lagi diceritakan tentang kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh orang-orang di Omega Point. Terus, aahh... penasaran banget juga dengan kejelasan antara : Juliette - Warner ataukah Juliette - Adam. Terus, terus tentang ini nih : Anderson <-> Adam <-> Warner <-> James. Iya, James... gimana kelanjutan kisahnya James, adiknya Adam yaa...? Semoga perkembangan cerita di buku di buku ketiganya sesuai ekspektasi saya, hihi...

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Thursday, July 23, 2015

Puncak Hujan Meteor Delta Aquarid, 28-29 Juli 2015

No comments
Assalamualaikum...

Salah satu peristiwa astronomi yang tidak boleh dilewatkan di penghujung bulan Juli ini adalah Hujan Meteor Delta Aquarid.

Hujan meteor Delta Aquarid
Hujan meteor Delta Aquarid merupakan hujan meteor yang berasal dari pecahan komet Marsden dan Kracht Sungrazing. Nama delta Aquarid muncul karena hujan meteor yang satu ini memiliki radian di arah konstelasi Aquarius. Hujan meteor Delta Aquarid pertama kali teramati pada tahun 1870 saat G.L. Tupman di Lautan Mediterania melakukan plot 65 meteor di sepanjang tgl 27 Juli – 6 Agustus.

Pada tahun 2015 ini, hujan meteor Delta Aquarids berlangsung antara tanggal 8 Juli s/d 19 Agustus 2015. Pada saat puncaknya, yaitu pada tanggal 28-29 Juli, diperkirakan akan terlihat hingga 20 meteor tiap jam. Kira-kira setiap 3 menit 1 meteor. Hujan meteor ini tidak akan berdampak apa-apa.

Bagaimana cara melihat Hujan meteor Delta Aquarid ini?
Arahkan pandanganmu ke arah timur mulai jam 20:00 waktu setempat karena meteor-meteor Delta Aquarids sudah bisa terlihat mulai pukul 20.00 – 05.00 waktu setempat.

Meteor-meteor pada hujan meteor Delta Aquarid akan terlihat melesat dari arah rasi Aquarius yang berada tepat di atas pada waktu dini hari, dan dapat diamati di seluruh Indonesia saat tengah malam. Secara umum, dari seluruh kawasan di dunia bisa terlihat di belahan bumi selatan.

Konstelasi Aquarius di arah langit sebelah timur
Stellarium versi 0.12.4 dengan pengaturan lokasi : Sumedang - Indonesia 


Nantikanlah sampai radiant hujan meteor yang berada di rasi Aquarius dan are Capricorn semakin menanjak di langit sehingga akan mudah teramati oleh pengamat di dalam kota, yang terhalang bangunan.

Sayangnya, agak tidak mudah mengenali meteor yang lewat dengan cepat karena pada malam puncak hujan meteor ini, sinar Bulan masih sangat terang karena menjelang fase purnama. Belum lagi jika ditambah polusi cahaya, hampir dipastikan sangat sulit melihat hujan meteor tersebut, sehingga akan menggangu terlihatnya meteor-meteor redup saat pengamatan.

Tetapi, jangan patah semangat yaa, carilah area/lapangan yang luas dan bebas polusi cahaya. Meskipun masih ada terangnya Bulan, semoga perburuan meteor Delta Aquarid pada saat puncaknya ini bisa berhasil.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.


Sumber :
stardate.org
earthsky.org
www.seasky.org
www.amsmeteors.org

Wednesday, July 22, 2015

Craft Tutorial : How to Make Pom Pom Bookmark

2 comments
Assalamualaikum...

Haai, di craft tutorial kali ini, mari kita membuat bookmark atau pembatas buku lagiii ^_^

Yaps, karena setelah membeli sebuah buku, dan kemudian tahu ternyata sang penerbit tidak menyisipkan pembatas buku untuk buku yang mereka terbitkan itu rasanyaa... hhhhh.... KZL!!!

Akhirnya, kita sebagai pembaca cenderung memakai apa saja untuk pembatas buku. Dan terkadang menggunakan apa saja untuk pembatas buku itu tidak baik. Iya, percayalah. Hehehe.... karena bisa jadi, sesuatu yang dijadikan sebagai pembatas buku tersebut justru malah membuat buku kamu rusak.

Nah, dengan alat-alat dan cara yang sederhana, mari kita membuat Pom Pom Bookmark. Seperti iniii.....



Meskipun tidak terlalu rapi, tapi cantik kaaan....? ^_^

Eh, Pom Pom...? sepertinya, hampir setiap orang tahu ya apa itu Pom Pom. Bentuknya berbentuk bulat, berbulu dengan berbagai macam warna dan ukuran, Pom Pom dapat terbuat dari benang, kain, kertas dan dapat dijadikan gantungan kunci, penghias ruangan, bunga serta aksesoris termasuk bookmark, dan iya betul, yang berukuran besar biasanya suka dibawa-bawa oleh pemandu sorak.

Berikut alat dan cara untuk membuat Pom Pom bookmark :


Seperti yang terlihat pada gambar diatas, yang kamu butuhkan hanya benang wol dengan warna, tergantung kamu maunya warna apa, hehe... Lalu gunting dan garpu. Pertama-tama, gunting benang wol sepangjang 15 cm dan 30 cm. Ambil garpu dan benang yang panjangnya 15 cm, lalu lakukan seperti langkah pada nomor 3. Lilitkan benang wol pada garpu seperti yang terlihat pada gambar nomor 4.

Setelah sampai di langkah keempat tadi, mariii... lanjut ke langkah-langkah selanjutnya :


Ikat lilitan benang wol, seperti yang terlihat pada gambar nomor 5, lalu lepaskan lilitan benang wol tersebut dari garpu. Dan jangan lupa, ambil benang wol yang panjangnya 30 cm tadi, dan selipkan lalu ikatkan pada ikatan benang yang berukuran 15 cm tadi. Selanjutnya, gunting kedua sisi lilitan benang wol, sehingga hasilnya seperti yang terlihat pada gambar nomor 8. Rapihkan Pom Pom nya.

Mudah dan juga cepat ya membuatnya... Selamat mencoba, semoga bisa bermanfaat.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Thursday, July 16, 2015

Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1436 Hijriah

4 comments
Assalamualaikum...

Ramadhan is like your best friend who you're tearfully saying goodbye to at the airport. You don't know if you'll ever see them again...

الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله الله أكبر الله أكبر ولله الحمد 
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله الله أكبر الله أكبر ولله الحمد 
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله الله أكبر الله أكبر ولله الحمد 


Semoga ini bukan Ramadhan kita yang terakhir, semoga Allah SWT selalu memberi kita nikmat sehat dan umur yang panjang supaya bisa menikmati kembali indahnya berburu pahala di Ramadhan tahun depan, Aamiin...

To all my friends in the whole universe, 
i wish to say :

Taqqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum
Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1936 Hijriah.

Semuanyaaa, tanpa terkecuali,
Mohon Maaf Lahir dan Batin, yaa....

  

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Book Review : Shatter Me (Shatter Me Series #1) by Tahereh Mafi

No comments
Assalamualaikum...

Satu kata : MENYESAL. Iya, saya menyesal telah membiarkan buku ini duduk manis begitu saja diantara antrian buku-buku yang belum saya baca. Ternyata, ternyata, oh ternyata betapa seru ceritanya.

Sinopsis
Negara melihat betapa menguntungkan betapa berbahayanya aku, dan mereka pun memutuskan untuk menyekapku di sebuah penjara menjauhkanku dari manusia normal. Mereka ingin menjadikanku senjata pemusnah menciptakan kedamaian yang sempurna di dunia ini.

Datanglah Adam. Tampan, memikat, memesona, baik hati. Di matanya, aku cantik aku tidak berbahaya. Lalu, kami pun bersekongkol berdiskusi. Adam akan membantuku keluar dari kurungan pengasingan ini, dan kami akan hidup bahagia nun jauh di sana. Itu janjinya.

Tapi, apakah dia bisa menepatinya? Tidakkah dia sadar bahwa suatu saat nanti aku bisa saja mengubah dan menghancurkannya menjadi serpihan abu?


Identitas Buku
Judul : Shatter Me (Shatter Me Series #1)
Penulis : Tahereh Mafi
Kategori : Fantasi, Fiksi Ilmiah, Romance, Dystopia
Penerjemah : Dina Begum
Tebal : 445 halaman
Ukuran Buku : 20,5x13 cm
ISBN : 978-979-433-705-9
Penerbit : Penerbit Mizan
Cetakan Pertama Oktober, 2012

Review
Juliette Ferrars, seorang gadis berusia 17 tahun. Ia dikurung di rumah sakit jiwa sudah sejak 264 hari yang lalu. Dan di hari ke-265 ini, tak pernah disangka Juliette sebelumnya, ia mendapat seorang teman sekamar baru. Teman baru itu seorang pemuda bernama Adam. Usianya kira-kira sebaya dengannya. Dunia yang hening dan penuh dengan kesepian yang selama ini Juliette rasakan, sedikit demi sedikit mulai berubah.

Adam yang tak pernah peduli sekalipun selalu mendapat reaksi acuh dari Juliette, terus berusaha untuk mengajak berkenalan dan menjalin hubungan yang lebih baik dan bersahabat dengan Juliette. Sebenarnya, Juliette tidak bermaksud untuk mengacuhkan Adam, justru ia ingin sekali menyambut persahabatan yang ditawarkan Adam. Kepada Adam, ia ingin mencurahkan segala keluh kesah yang selama ini terpendam di hatinya. Ia ingin sekali bisa berteman dan bisa menyentuh Adam. Tapi semua itu tidak mungkin.

Selain karena tidak terbiasa dengan kehadiran orang baru disisinya, jika ia menyentuh Adam, Adam bisa mati seketika itu juga.

Saat Juliette mulai bisa sedikit terbuka dan nampak bisa menerima kehadiran Adam, mendadak Julitte dipindahkan dengan paksa ke sebuah ruangan yang mewah. Dimana di ruangan itu tersedia berbagai barang-barang yang juga mewah dan tertata dengan sangat rapi. Diantaranya lemari yang penuh dengan pakaian-pakaian bagus dan nampan-nampan yang penuh terisi makanan-makanan lezat.

Ditengah kebingungannya, muncullah Warner menemuinya di ruangan mewah tersebut. Warner adalah seorang pemimpin sektor Tatanan Baru yang tertarik dengan kemampuan Juliette.

Sejak kecil Juliette telah memiliki kemampuan yang membuatnya tidak bisa sembarangan menyentuh orang lain. Karena hal itu pulalah, Juliette "dibuang" oleh orangtuanya dan dijauhi teman-temannya. Hingga akhirnya ia dikurung di sebuah ruangan persegi yang pengap di sebuah rumah sakit jiwa. Diantara rasa sakit karena merasa tidak pernah diterima oleh siapapun, Juliette memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Tidak hanya tertarik dengan kemampuan yang dimiliki Juliette, Warner juga mengaku secara terang-terangan bahwa ia jauh cinta kepada Juliette. Ia telah mempersiapkan segala sesuatunya yang terbaik untuk Juliette, cinta, perhatian, dan hal lain apapun yang diinginkan dan dibutuhkan Juliette termasuk membalaskan dendam gadis itu karena telah dikucilkan seumur hidupnya, jika ia bersedia selalu disisinya dan bekerja sama untuk beberapa hal tertentu.

Namun Juliette menolak semua tawaran Warner karena ia merasa lebih baik menerima tawaran persahabatan dari Adam. Yang ternyata, selama perkenalan singkatnya dengan Juliette, tak hanya persahabatan yang Adam tawarkan tapi juga cinta, harapan dan kebebasan yang selama ini Juliette dambakan.

Sayangnya, saat Juliette mulai semakin percaya kepada Adam dan mulai membalas cinta Adam, ternyata pemuda ini justru memiliki misi khusus dengan mendekatinya. Ia ternyata adalah seorang tentara yang disusupkan Warner untuk lebih bisa menguasai Juliette.

Dan pada awalnya, Adam sendiripun tidak tahu kenapa harus dijebloskan ke dalam kamar bersama salah satu orang yang dianggap berbahaya oleh negara sampai ia tahu, ternyata Juliette yang berbahaya ini adalah Juliette yang dikenalnya dimasa lalu. Seorang gadis dengan "sesuatu" yang tidak dimiliki oleh orang lain. Adam telah jatuh cinta kepada Juliette sejak mereka di bangku sekolah dulu. Ia sudah lama mencari Juliette hingga masuk tentara.
Pada bagian ini, membuat saya berpikir bahwa apa yang ada di antara Juliette dan Adam bukan sekadar kisah cinta biasa. Atau hubungan yang dipaksakan. Malah, entah ini mungkin agak sedikit berlebihan, saya merasa begitu kuat chemistry keduanya bahkan sebelum kisah cinta keduanya terjalin :D

Standing applaus untuk Tahereh Mafi, yang menurut saya telah berhasil mengatur plot dan alur dengan sangat baik. Dengan lihainya, ia membawa (saya) pembaca ke masa lalu dan masa kini dengan sangat baik pula.

Karakter lain yang menarik dalam buku ini adalah Kenji. Ia adalah sahabat Adam di ketentaraan. Dan ternyata, keberadaan pemuda yang ceria ini juga bukanlah kebetulan. Kehadirannya menjadi ‘penyelamat’ bagi Juliette dan Adam yang menjadi buronan setelah mereka berhasil melarikan diri dari Warner.

Warner? Iya bagaimanakah dengan Warner, apakah dia menyerah begitu saja setelah semua tawaran, niat baik dan cintanya ditolak mentah-mentah Juliette?
Bagaimana pula nasib Juliette, Adam dan Kenji setelah berhasil melarikan diri dari Warner? Siapak sebenarnya Kenji?

Pada bagian akhir cerita, terutama buku pertama sebuah seri, dari seri-seri yang pernah saya baca sebelumnya, biasanya di putus pada saat tengah berhasil melarikan diri namun belum ada harapan dan tujuan. Namun, berbeda dengan buku pertama dari seri Shatter Me ini, buku ini mengakhirinya dengan sebuah suguhan 'masa depan' yang penuh harapan. Ternyata, bukan cuma Juliette yang memiliki kemampuan super yang dahsyat itu. Hal ini lah yang kemudian menjadi salah satu alasan mengapa saya menyukai buku ini. Ending yang "menyegarkan". Yang akhirnya sukses menuntun saya untuk membuat keputusan : "BELI BUKU LANJUTAANYA!!!"
Hehehe....

Kelebihan
1. Secara fisik, tampilan cover bagian depan cukup eksklusif dengan adanya semburat-semburat hologram. Hal tersebut menjadikan buku ini terasa unik, elegan, mewah, mahal dan berkelas. <--- Menurut saya lhoo ^_^

2. Teknik penulisan yang melibatkan strike-through ini, baru kali ini saya temui. Teknik/gaya bercerita ini berfungsi untuk menyatakan perasaan terdalam yang jujur yang ingin disampaikan oleh tokoh utama, dalam buku ini, Juliette. Dengan demikian, kadang saya tidak merasa sedang membaca melainkan sedang berbagi cerita dengan tokohnya dan kita mampu membaca pikirannya. Seperti ini diantaranya
“Maafkan aku karena aku berengsek, bisiknya ke tembok. Dia tidak menyentuhku dan aku kecewa senang dia tidak melakukannya. Seandainya dia menyentuhku. Dia tidak boleh menyentuhku. Tidak seorang pun boleh menyentuhku.

3. Sekalipun ini memang buku yang bergenre fantasi, namun buku ini ini tidak menawarkan fantasi belaka, tetapi sarat akan makna yang dapat dipetik.

4. Juliette mengajarkan kita untuk mengikuti kata hati. Walaupun penderitaan dan ujian datang mendera, bukan berarti kita membalasnya dengan kejahatan yang sama pula.

5. Benar adanya, bahwa sekalipun kamu merasa kuat dan bisa bertahan sendiri dengan segala penderitaan yang kamu terima, pada suatu titik kamu tetap akan membutuhkan orang lain. Orang yang menyayangi dengan tulus, melihat nilai diri kita sesungguhnya dengan tulus. Seperti halnya Adam yang Juliette rasa sebagai pondasi kuat untuk terus kuat dan berani menghadapi kepedihan hidup yang harus ia hadapi.

6. Dan meskipun dibumbui dengan romantisme, tapi tidak begitu terasa vulgar.

Kekurangan
1. Tidak dilengkapi pembatas buku. Why oh why...???

2. Kurang suka dengan banyaknya unsur emosinya, depresi, perasaan inferior, ke-'labil'-an dan rasa benci baik terhadap diri sendiri maupun orang-orang terdekat. Namun, hal tersebut bisa dimaklumi, karena buku ini diceritakan dari sudut pandang Juliette yang sudah bertahun tahun hidup dalam ketakutan, tidak diterima dan dikucilkan lingkungan, keluarga, dan teman-temannya karena kemampuan supernya.

Kutipan Favorit
Ini bukan merupakan kutipan dari narasi ataupun percakapan antar tokohnya, melainkan berapa pada bagian ucapan terima kasih sang penulis kepada rekannya, di halaman 444 :

“Kau mengisi hari-hariku dengan bintang jatuh, dan suatu hari nanti aku akan memetik rembulan dari langit dan mengirimkannya ke kotak suratmu.”

Jadi, 

Saya persembahkan 4/5 bintang untuk si sulung dari seri Shatter Me ini.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Wednesday, July 15, 2015

Book Review : The Historian by Elizabeth Kostova

No comments
Assalamualaikum...

Jauh sebelum membaca buku ini, yang saya ketahui, nama Dracula sering dikaitkan dengan sosok vampir yang selalu haus akan darah manusia. Bahkan tadi sempat Googling juga, bahwa sejarah mencatat, Dracula adalah seorang pangeran Wallachia (Rumania) bernama Vlad Tapes (1431-1476) yang gigih melawan serbuan kesultanan Ottonam atas wilayahnya. Ia sosok yang dibenci baik oleh musuhnya maupun oleh rakyatnya sendiri. Nama Dracula sendiri berarti anak laki-laki Dracul -anak laki-laki naga- (Drac = naga. ull=anak), nama ini disandingnya karena ayahnya (Vlad II) diangkat menjadi anggota Orde Naga oleh Kaisar Romawi. Organisasi ini dibentuk untuk mempertahankan kekaisaran romawi terhadap kesultanan Ottoman di Turki.

Selain itu Vlad Tepes juga memiliki sebutan yang menyeramkan Vlad The Impaler (Vlad si Penyula). Di sebut Penyula karena konon Vlad dikenal sebagai tokoh yang senang melakukan kekejaman terhadap orang-orang yang tak disukainya. Salah satu metode penyiksaan yang disukainya adalah dengan menyula (menusuk dari dubur hingga kepala) hidup-hidup musuh-musuhnya. Diperkirakan ia telah membunuh 40.000 hingga 100.000 orang dengan cara-cara yang kejam.

Kekejaman Vlad Tepes berakhir ketika ia tewas dalam sebuah penyerbuan orang-orang Turki di sebuah kota dekat Buchares. Kepalanya dipisahkan dari tubuhnya dan dibawa ke Konstantinopel sebagai persembahan kepada Sultan Turki. Tubuh tanpa kepalanya dikuburkan di Snagov sebuah pulau di Bucharest. Dari sinilah legenda vampir mulai hidup. Konon Vlad Tepes tidak benar-benar mati, ia menjadi mayat hidup, menjadi vampir dan menyebarkan wabah vampir kepada orang-orang yang digigitnya. Kisah ini menjadi legenda. Diceritakan dari generasi ke generasi di kalangan penduduk Balkan yang masih percaya pada tahayul.

Review Cerita :
Dalam buku ini, Elizabeth Kostova membawa kita bertualang bersama seorang seorang sejarawan yang tengah berusaha untuk mengungkapkan kebenaran tentang Vlad dari abad pertengahan yang kemungkinan masih hidup.



Selanjutnya, novel berjudul “The Historian” (Sang Sejarawan) ini, menceritakan bagaimana para tokoh-tokoh yang terlibat mendadak menemukan sebuah buku tua yang halaman-halamannya kosong, kecuali halaman tengahnya yang bergambar naga dengan ekor melingkar. Ada beberapa sejarawan yang terlibat. Tokoh utama yang berperan penting di sini adalah Paul dan Helen, serta Bartolomew Rossi.

Kisah ini dimulai ketika Bartolomew Rossi yang di masa mudanya juga menerima buku serupa, kemudian terpanggil untuk mencari tahu lebih lanjut tentang Vlad III Dracula. Ia bahkan sampai berkunjung ke Istanbul, Turki, tempat kepala Vlad Dracula dipersembahkan pada Sultan Mehmed II ketika terjadi peperangan antara Ottoman dengan Wallachia, daerah kekuasaan Vlad III Dracula. Ia pun pergi ke daerah Rumania, tempat dimana Vlad III Dracula dimakamkan menurut sejarah. Pencarian Rossi ini ternyata membawa keburukan untuknya, hingga ia menghentikan penelitiannya.

Selanjutnya, di tahun 1972 dimana seorang gadis berusia 16 tahun menemukan sebuah buku tua dan amplop yang berisi kertas-kertas yang sudah menguning di perpustakaan ayahnya di Amsterdam.

Uniknya buku tua tersebut seluruh halaman-halamannya kosong, kecuali di halaman tengahnya terdapat gambar cukilan kayu berbentuk naga dan terdapat tulisan “DRACULYA”. Sedangkan kertas-kertas yang sudah menguning itu ternyata sebuah surat-surat pribadi bertanggal 12 Desember 1930 yang ditujukan kepada “ Penerusku yang baik dan tidak beruntung”

Ketika ia bertanya pada ayahnya, Paul, mengenai temuannya itu, barulah ayahnya bercerita.

Pada saat Paul masih menjadi mahasiswa S2 jurusan sejarah di Amerika, di malam hari ketika ia sedang membaca di perpustakaan universitas, tiba-tiba seseorang telah meninggalkan sebuah buku kuno diantara buku-buku yang sedang dibacanya di meja perpustakaan. Buku kuno yang ditengah halamannya bergambar naga dan bertuliskan Drakulya ini membuat penasaran Paul dan iapun segera menelusuri katalog perpustakaan untuk menemukan buku-buku dengan tema “Drakula”

Dengan menggunakan pola cerita di dalam cerita, mungkin pembaca akan merasa sedikit kebingungan untuk mencerna siapa yang sedang bercerita. Entah itu sang putri, Helen ataukah sang ayah, Paul, semuanya menggunakan “AKU” sebagai kata ganti orang pertama. Tapi, menurut pengalaman saya, hehe... kalau nanti sudah di tengah-tengah cerita, pembaca akan mulai paham, siapa yang sedang terlibat dalam proses pemaparan kisahnya.

Kemudian, Paul menceritakan penemuannya itu pada dosen pembimbingnya, Prof. Bartholomew Rossi. Dan yang lebih mengejutkannya, ternyata Prof Rossi juga memiliki buku yang sama dengan cara yang juga misterius. Sama seperti Paul, buku ini menimbulkan obsesi yang besar bagi Rossi untuk memperoleh keterangan mendalam mengenai asal-usul buku itu, dan mencari tahu sosok tokoh sejarah Draculla atau Vlad Tepes, dimana kuburannya, dan apakah ia masih hidup hingga kini, dan lain-lain. Tidak tanggung-tanggung Prof Rossi melacak jejak Draculla hingga ke Turki dan pelosok-pelosok Rumania.

Mendapati cerita temuan Paul, Prof. Rossi memberikan semua hasil temuannya selama yang berupa manuskrip, peta dan surat-surat kepada Paul. Sayangnya, sebelum Paul dan Rossi melakukan riset lebih jauh, tiba-tiba Prof Rossi menghilang dengan meninggalkan bercak darah di kamarnya. Berdasarkan surat-surat dan peta yang diterimanya dari Rossi, Paul melanjutkan risetnya sambil mencari keberadaan Rossi. Secara kebetulan ia bertemu dengan Hellen, seorang antropolog asal Rumania yang ternyata anak kandung dari Prof Rossi dari hasil hubungannya dengan wanita asal Rumania yang ditemuinya saat melakukan riset Dracula.

Pada bagian ini, saya dibuat sedikit bingung. Helen? Bukankah Helen adalah putrinya Paul? Bukan, jadi saat sang putri lahir, Paul menamakan putrinya dengan nama Helen, seperti nama ibunya.

Paul bersama Helen pun sepakat untuk melakukan pencarian dimana Rossi berada, ada dua kemungkinan kemana hilangnya Rossi, mencari letak kuburan Dracula, atau diculik oleh Dracula. Pencarian ini menghantar mereka singgah ke beberapa negara seperti Turki, Rumania, Bulgaria, menelusuri koleksi-koleksi perpustakaan-perpustakaan yang menyimpan buku-buku dan manuskrip-manuskrip kuno abad ke 15. Dan pada bagian inilah saya mulai menyukai dan menikmati buku ini. Dimana banyak diceritakan tentang buku, buku-buku-buku kuno, kunjungan tokoh ke perpustakaan-perpustakaan tua dan bersejarah serta karakter para tokoh sebagai kutu buku yang cerdas.

Selanjutnya, mereka juga mengunjungi biara-biara kuno guna mencari dimana kuburan Draculla berada, dan banyak mencari lebih banyak cerita mengenai Draculla. Dalam pencarian ini mereka akan menemukan juga bahwa ternyata, selain Paul dan Rossi, masih ada beberapa orang yang ternyata memiliki buku bergambar naga tersebut. Pencarian ini tidaklah mudah, selain keterbatasan sumber, mereka juga selalu dibuntuti oleh seseorang atau sesosok vampir yang mencoba menghalangi niat mereka, bahkan sempat menggigit Helen.

Dan memang, setiap kali ada penelitian mengenai Vlad sang Penyula, selalu ada korban, seolah pertanda buruk.

Lalu, berhasilkah Paul dan Helen memecahkan misteri hilangnya Prof. Rossi? Apakah benar Daculla itu ada?

Secara keseluruhan, novel ini terdiri dari beberapa penutur; tuturan Paul yang menceritakan langsung kisahnya pada anaknya, surat-surat Paul, surat-surat Rossi, dan si gadis yang menceritakan pengalamannya sendiri. Jadi, jika dilihat dari setting waktunya, novel ini memiliki tiga bagian kisah. Setting tahun 1930-an yang menceritakan pengalaman Prof. Rossi, setting tahun 1950-an yang menceritakan pengalaman Paul, dan setting tahun 1972 yang menceritakan pengalaman gadis berusia enam belas tahun.

Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
1. Saya tidak menemukan adanya kesalahan pengetikan kata-kata dalam buku ini.
2. Tidak seperti novel-novel horor lainnya yang biasanya sarat dengan dendam, darah, amarah, kesedihan, sosok hantu yang menakutkan, The Historian menyajikan nuansa yang berbeda, meskipun penuh dengan ketegangan namun sangat memikat untuk terus dan terus membacanya
3. Meskipun tema utamanya adalah pencarian sosok Drakula yang menyeramkan, namun tak ada ketakutan yang berlebihan pada novel ini, yang ada kita disuguhi fakta-fakta sejarah yang menambah pengetahuan dan  terus mengajak kita untuk ikut memecahkan teka-teki. Sangat menarik.
4. Dengan deskripsi sejarah dan tempat-tempat yang indah di yang menjadi setting novel ini diurai dengan tidak membosankan, sehingga Kostova sukses membuat saya merasa diajak bertamasya ke abad 15.
5. Suspense, horor, legenda, fakta sejarah, semua itu dirangkai dalam sebuah kisah dengan tempo yang cepat dan plot yang memikat, novel setebal 768 halaman ini tidak membuat saya bosan, malah membuat saya betah membacanya.
6. Dicetak diatas kertas HVS, dengan sampul hard cover dan diberi tambahan pembatas buku yang menawan, secara fisik buku ini tampil cukup mewah. Layak dikoleksi.

Kekurangan :
1. Adanya “the lack of tonal variation” (yang artinya kurang lebih, narasi dan tiap karakternya "bersuara" nyaris sama), narasi yang bertumpuk tiga, dan dengan alur maju-mundur, ini agak membuat saya kebingungan diawal-awal cerita.
2. Pada bagian akhir, saya mengira akan mendapatkan ketegangan dan keseruan, yang melebihi bagian-bagian sebelumnya, namun malah pada bagian akhir ini justru terasa datar bagi saya.

Identitas Buku
Judul : The Historian (Sang Sejarawan)
Penulis : Elizabeth Kostova
Kategori : Fiksi, Misteri, Petualangan, Thriller, Vampir
Penerjemah : Andang H. Soetopo
Tebal : 768 halaman
Ukuran Buku : 23 x15 cm
ISBN-10 : 979-22-2389-4
ISBN-13 : 978-979-22-2389-7
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Pertama Edisi Hard Cover, 2007

Untuk sebuah buku yang menggabungkan fakta, fiksi, sejarah, dan dengan tampilan fisik yang cukup mewah, buku ini benar-benar menarik. Novel pertama Elizabet Kostova ini tampaknya memang benar-benar dikerjakan dengan sungguh-sungguh, terlebih menurut informasi yang saya dapat, saat menulis novel ini, Kostova juga melakukan riset yang mendalam layaknya seorang sejarahwan selama sepuluh tahun. Sebuah buku yang amat layak dibaca. Layak dikoleksi. Jadi, 5/5 bintang untuk Sang Sejarawan. 

Oh iya, saya membaca buku ini sekitaran akhir tahun 2007 lalu, cuma baru sempat bikin review nya sekarang, hihi... Dan waktu itu, cuma 3 hari aja baca buku ini. Ihh... keren sih. Sukka banget pokoknya, apalagi dapatnya gratisan, ahahaa... Lebih tepatnya siiiih, hasil pinjam terus, terus, terus karena rasa ingin memiliki terhadap buku ini begitu kuat, besar, tulus dan suci... *halah...* ya gak aku kembaliin, eh tak disangka tak diduga, sang pemilik lupa kalau dia punya buku ini, dan lupa juga aku pinjam... ah ya sudah jadinyaa aku simpan saja *flipshair*. Btw, btw... terima kasih teh Nyuuu, muaaach... Eh bye, bye, semuaa...

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Sunday, July 5, 2015

Selamat Ulang Tahun ke-12, GagasMedia!

No comments
Assalamualaikum...

Yeayy!! Selamat Ulang Tahun ke-12, GagasMedia!

GagasMedia adalah penerbit nasional di Indonesia. Didirikan pada tanggal 4 Juli 2003 oleh FX Rudy Gunawan, Anthonius Riyanto, Moammar Emka, Hikmat Kurnia, dan Andi Dominicus, GagasMedia memilih target pasar remaja hingga dewasa muda. Buku-buku terbitan GagasMedia cenderung chicklit dan teenlit yang fokusnya percintaan dan kehidupan rumah tangga. Namun, GagasMedia juga beberapa kali menerbitkan novel komedi, thriller, fantasi, sastra kontemporer, selama masih sesuai dengan segmen yang dibidik. GagasMedia juga menerbitkan buku-buku nonfiksi bergaya guide, how to, filosofi populer, dan sebagainya.

Sebagai penerbit, GagasMedia berkepentingan untuk menjaring penulis-penulis muda. Komitmen itu diwujudkan melalui berbagai bentuk pelatihan menulis: mulai dari bengkel penulisan, workshop penulisan, kelas menulis kreatif, hingga pemberian beasiswa sekolah menulis. GagasMedia beberapa kali bekerja sama dengan IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) untuk menerbitkan karya-karya peserta. Mereka percaya, ini merupakan salah satu cara menambah jumlah judul buku yang terbit di Indonesia.

Wihh, penerbit yang keren banget, GagasMedia ini yaa. Two thumb up deh... :)

Seperti yang tertulis diatas, GagasMedia didirikan pada tanggal 4 Juli 2003. Itu artinya, pada tanggal 4 Juli 2015 kemarin, penerbit kesayangan aku ini, eh kesayangan kamu juga ya? Oke deh, penerbit kesayangan kita ini berulang tahun yang ke-12. Horee!!!, Selamaaat ^_^


Nah, dalam rangka memeriahkan ulang tahunnya yang ke-12 ini, GagasMedia kembali mengadakan event yang bernama :

"KADO UNTUK BLOGGER"

Dimana akan ada 12 paket buku (e-book dan print book) yang akan dibagikan kepada 12 blogger terpilih. Ternyata, selain keren, GagasMedia juga penerbit yang baik banget ya, di saat berulang ulang, bukannya kita yang memberikan kado, malah GagasMedia yang memberikan kado kepada kita, para blogger.


Dalam event "Kado untuk Blogger" ini, seperti yang terliat pada gambar diatas, GagasMedia memberikan tantangan berupa 12 pertanyaan yang harus dijawab para blogger. Dan sebagai seseorang yang mengaku sebagai blogger, tentunya, aku juga ingin turut serta memeriahkan ulang tahun ke-12 GagasMedia ini. Kalau beruntung, maka aku bisa mendapatkan salah satu dari 12 paket buku tersebut. Wahh... paket buku!!! Semoga aku bisa beruntung :)

Inilah 12 pertanyaan dari GagasMedia, beserta jawaban-jawaban dari saya,  tentunya :

1. Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setelah kamu membacanya!

Pride and Prejudice karya Jane Austen, Sherlock Holmes (A Collector Edition) karya sir Arthur Conan Doyle, Malaikat dan Iblis karya Dan Brown, Love Life karya Ray Kluun, Little Women karya Louisa May Alcott, Ways to Live Forever karya Sally Nicholls, A Three Grows in Brooklyn karya Betty Smith, Contact karya Carl Sagan, The Statistical Probability of Love at First Sight karya Jennifer E. Smith, Ruang Rindu karya Andi Eriawan, Kok Putusin Gue karya Ninit Yunita, Test Pack karya Ninit Yunita

2. Buku apa yang pernah membuatmu menangis, kenapa?

Ways to Live Forever karya Sally Nicholls. Ini adalah salah satu buku yang sukses bikin aku nangis. Bercerita tentang Sam, seorang anak penderita kanker yang penasaran dengan UFO dan berkeinginan menjadi seorang ilmuwan. Sam seakan mengajak dan berusaha menyadarkan kita untuk mensyukuri nikmat sehat yang diberikan Tuhan dan tetap tabah dalam menghadapi kesulitan seberat apapun itu, bahkan termasuk kematian.

3. Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?

"Adalah picik kalau kita menganggap kita sudah mengetahui seluruh hukum fisika. Nanti di masa depan akan ada fisika abad ke-21, fisika abad ke-22 dan fisika millenium keempat" - Contact karya Carl Sagan, halaman 47.

Kutipan diatas seolah menyadarkan tentang pentingnya menumbuhkan sikap kritis terhadap sistem pembelajaran, serta adanya kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

4. Siapakah tokoh di dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya, Hehehe...

Sherlock Holmes. Dengan kejeniusannya itu, aku yakin, aku bisa mengimbanginya, hehehe... Aku akan selalu membantunya memecahkan kasus-kasus yang rumit dan pelik itu. Gak perlu  ada Watson lagi, ahaha.... Dan kami, iya... aku dan Holmes, akan menjadi pasangan yang tak hanya sama-sama jenius tapi juga romantis. ^_^

5.  Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!

Ketika akhirnya Elizabeth Bennet menerima pinangan dari Mr. Darcy.

Padahal, Mr. Darcy yang digambarkan sebagai pribadi yang tertutup dan terkesan sombong itu, sebelumnya, dalam banyak hal, hampir selalu berselisih dengan Elizabeth. Semua itu berawal, ketika Elizabeth dan Darcy berada dalam suatu pesta dansa, dan secara tak sengaja, Elizabeth mendengar Darcy menghina dirinya. Maka dimulailah kebencian Elizabeth dan segala prasangkanya kepada Mr. Darcy. Hal ini yang kemudian menuntun Elizabeth untuk terlibat lebih jauh dengan Mr. Darcy, hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta.

6. Buku pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa memilih itu?

Ruang Rindu karya Andy Eriawan. Karena aku adalah penggemar berat Letto dan lagu-lagu karyanya, jadi ketika tahu salah satu lagunya yang berjudul Ruang Rindu dibuat songlit, penasaran banget pengen baca. Dan ternyata, ceritanya memang bagus.

7. Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?

Love Life. Cinta dan Hidup/Kehidupan, dua hal yang saling melengkapi, dua hal yang tak bisa dipisahkan.

8. Sekarang, lihat rak bukumu... cover buku apa yang kamu suka, kenapa?

Cover buku-buku dari seri Septimus Heap. Selain unik, aroma penuh sihirnya sudah terasa bahkan sebelum bukunya dibaca.

9. Tema cerita apa yang kamu sukai, kenapa?

Fiksi ilmiah, sweet romance dan komedi. Saya sangat menyukai perasaan ikut berpetualang dalam cerita-cerita yang didasarkan atau berkaitan dengan sesuatu yang bersifat ilmiah. Mengapa sweet romance? karena hidup ini indah, jadi mari perbanyak juga untuk membaca cerita-cerita manis nan manis. Dan karena saya adalah tipe orang yang suka ketawa, jadi buku-buku bertema komedi adalah salah satu bacaan wajib saya.

10. Siapa penulis yang ingin kamu temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?

Jane Austen. Kalau sudah bertemu, ingin mengucapkan terima kasih karena telah menulis cerita-cerita terbaiknya, yang juga hingga kini karya-karyanya itu terus mendapat pujian. Lalu membahas setiap karyanya itu, seperti misalnya bagaimana ide awal ditulisnya cerita Pride and Prejudice, yang kini menjadi cerita favorit saya.

11. Lebih suka baca ebook (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?

Lebih suka buku cetak. Karena setelah dibaca, buku bisa disimpan rapi di rak buku. Dan bagi saya, bisa melihat deretan rapi buku-buku koleksi saya itu adalah suatu kebanggaan dan kebahagiaan yang tak ternilai.

12. Sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!

Selamat Ulang Tahun, GagasMedia!. Teruslah bergegas menerbitkan buku-buku berkualitas untuk kami.

Dua belas pertanyaan sudah dijawab. Buat kamu, blogger yang juga ikut serta dalam event GagasMedia "Kado untuk Blogger", bergegaslah buat ikutan. Hari ini, hari terakhir lho...

GagasMedia bisa dikunjungi di :
Situs web : gagasmedia.net
Instagram : @gagasmedia
Facebook : GagasMedia
Youtube : GagasMedia Group
Twitter : @GagasMedia

Sekali lagi, selamat ulang tahun, untuk penerbit GagasMedia, sebagai sebuah penerbitan buku, semoga makin sukses dan bisa lebih berkembang lagi kedepannya dalam menerbitkan buku-buku berkualitas dan populer. Aamiin...

Wassalamualaikum... Wr. Wb.