Friday, February 27, 2015

Craft Tutorial : How to Make an Origami Dress

18 comments
Assalamualaikum...

Haai, saya sangat menyukai Origami. Meskipun, bentuk-bentuk Origami yang saya buat adalah bentuk-bentuk yang sederhana saja. Bagi saya, Origami adalah aktivitas yang menantang, hehe... Iya betul. Karena meskipun Origami hanya aktivitas lipat melipat kertas atau kain, kadang ada bentuk-bentuk yang tidak mudah untuk dikerjakan. Itulah mengapa saya sebut Origami sebagai sesuatu yang menantang... dan, ada kebanggaan tersendiri ketika Origami yang saya buat sesuai dengan harapan :)

Origami (折り紙, dari ori yang berarti "lipat", dan kami yang berarti "kertas" dalam bahasa Jepang) merupakan sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

Nah kali ini, saya akan berbagi langkah-langkah mudah membuat Origami Dress, yang cantik seperti ini,



Meskipun sudah sejak lama saya menyukai dan sering membuat Origami, ini adalah pertama kalinya saya berbagi tutorial membuat Origami Dress. Dan sebenarnya, di luar sana ada baaanyak juga yang berbagi tutorial ini, hehe.... 

Langsung saja? Baiklah..... 
Dan yang kamu butuhkan hanyalah kertas berbentuk segi empat, berukuran 20 x 20 cm.

Saya suka sekali memakai dress, terutama dress dari kain batik.
Maka, Origami Dress yang akan saya buat ini juga menggunakan kertas bermotif batik.
Kalau tidak ada, kamu bisa menggunakan kertas apa saja.
Bahkan kertas bermotif batik yang saya gunakan ini adalah kertas
bekas pembungkus kado, jadi kertasnya gak mulus ya... ada bekas lipatan-lipatannya :D

Berikut adalah langkah - langkah mudah membuat
Origami Dress

1.  Lipat dua kertas

2.  Lipat ke dalam kedua sisi

3. Lakukan hal yang sama pada satu sisi lainnya.
Sehingga hasilnya seperti pada gambar diatas.

4. Balik kertas

5. Lipat ke tengah pada bagian lipatan kedua sisi

6. Lakukan hal yang sama seperti langkah ke-5 untuk sisi yang lainnya.
Sehingga hasilnya seperti pada gambar diatas.

7. Balikkan kertas

8. Lipat kertas ke belakang,
Sisakan bagian atas kira-kira 1 cm.

9. Sisakan sedikit bagian pada bagian bawah, lalu lipat lagi ke depan.
Sehingga hasilnya seperti yang terlihat pada gambar diatas

10. Balikkan kertas,
lalu lipat bagian atas seperti yang terlihat pada gambar.
Ini untuk membuat bagian leher dress.

11. Buka lipatan bagian bawah dress

12. Balikkan kertas,
lalu tarik ke depan bagian atas dress

 13. Lipat ke tengah pada bagian atas,
lalu lipat juga bagian bawah dan buat berbentuk melebar 

14. Lakukan langkah ke-13 tadi untuk bagian sisi yang lainnya.
Sehingga hasilnya seperti terlihat pada gambar diatas

 15. Lipat ke luar bagian kertas yang tersisa pada bagian atas,
ini untuk membentuk lengan pada dress

Balikkan.
Dan Origami Dress, Selesai.
Selanjutnya, selain digunakan sebagai ornamen, Origami berbentuk dress ini juga bisa digunakan sebagai bookmark atau pembatas buku,




Dan jika ingin lebih rapi dan awet, pada bagian-bagian kertas yang terbuka bisa direkatkan dengan menggunakan selotip yang berwarna bening. Tertarik ingin membuatnya? Selamat mencoba... ^_^

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Thursday, February 26, 2015

World Read Aloud Day - 4 Maret 2015

5 comments
Assalamualaikum... 

World Read Aloud Day adalah sebuah kampanye yang digagas oleh LitWorld, sebuah organisasi literasi di dunia.

Sedikit mengenai Literasi,
Literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan menulis dan membaca, budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berfikir yang diikuti oleh sebuah proses membaca, menulis yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam sebuah proses kegiatan tersebut akan menciptakan karya. Membudayakan atau membiasakan untuk membaca, menulis itu perlu proses jika memang dalam suatu kelompok masyarakat kebiasaan tersebut memang belum ada atau belum terbentuk.

Ada banyak cara untuk membentuk budaya literasi diantaranya (dekat, mudah, murah, senang, lanjut) :
1. Pendekatan akses fasilitas baca (buku dan non buku)
2. Kemudahan akses mendapatkan bahan bacaan
3. Murah / Tanpa biaya (gratis)
4. Menyenangkan dengan segala keramahan
5. Keberlanjutan / Continue / istiqomah

Kampanye World Read Aloud Day ini bertujuan untuk menyebarkan betapa penting dan betapa serunya aktivitas membaca tersebut. Dan sebagai pembaca buku yang aktif, kita diharapkan bisa menularkan kebiasaan kita kepada orang lain yang ada di sekitar kita, terutama anak-anak.

Setiap tahunnya, World Read Aloud Day selalu diadakan pada hari Rabu pertama di bulan Maret. Sehingga, pada tahun ini World Read Aloud Day akan dirayakan di seluruh dunia pada tanggal 4 Maret 2015.

Logo "World Read Aloud Day", 4 Maret 2015
Hak cipta gambar : LitWorld
Tahun ini, Goodreads Indonesia akan kembali berpartisipasi dalam kampanye World Read Aloud Day.

Lalu apa yang akan dilakukan Goodreads Indonesia dalam mendukung World Read Aloud Day ini?


  1. Pembacaan dongeng The Hut in The Forest (Grimm's Brother) dan Dumbo (RH Disney) pada tanggal 28 Februari 2015, mulai pukul 07:00, di Radio RPK 96.3 FM, Jakarta.
  2. Marathon Baca di arena Car Free Day (depan Gedung UOB, Jl. Batu Raja, Jakarta) pada tanggal 1 Maret 2015 mulai pukul 07:00. Marathon Baca adalah sebuah aktivitas di mana kita harus membacakan dongeng kepada siapa saja yang kita temui di arena Car Free Day.
  3. Perayaan World Read Aloud Day pada tanggal 4 Maret 2015.
Jadi, bagi siapapun dan khususnya bagi para Goodreaders, dimanapun berada, mari ikut serta berpartisipasi dalam kampanye World Read Aloud Day ini. Bagaimana caranya?

  1. Mendengarkan pembacaan dongeng di Radio RPK 96.3 FM, dan berpartisipasi dalam siaran tersebut.
  2. Mengikuti Marathon Baca di arena Car Free Day. Cukup bawa buku bacaan anak-anak yang kalian punya, dan langsung datang saja ke lokasi yang telah disebutkan di atas. Teknis tentang cara melakukan Marathon Baca akan dijelaskan di lokasi.
  3. Share foto aktivitas membaca yang paling unik pada tanggal 4 Maret 2015. Jangan lupa mention ke akun Twitter @bacaituseru dengan hashtag #wrad dan #ReadAloud
Apabila ada hal yang kurang jelas dan ingin ditanyakan, bisa langsung saja, hubungi Goodreads Indonesia melalui akun Twitter @bacaituseru


Let's celebrate World Read Aloud Day, together!

Read Aloud. Change the World.

Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Tuesday, February 24, 2015

Book Review : Cadas Tanios by Amin Maalouf

4 comments
Assalamualaikum...

Novel karangan Amin Maalouf dan mendapat penghargaan Prix Goncourt 1993 dan Grand Prix des Lecteurs 1996 ini membawa kita ke sebuah desa di pegunungan Lebanon dan mempertemukan kita dengan Tanios, putra Lamia, Istri Kepala Rumah Tangga Istana yang cantik jelita, idaman setiap pria. 

Kelahiran Tanios disambut gembira ayah dan bundanya, sanak saudara, dan seluruh penduduk desa, karena sudah lama di tunggu-tunggu. Namun ada desas-desus, ayah Tanios adalah Cheikh, Penguasa desa itu. Tetapi Sang Penguasa bersumpah dengan jari terkembang di atas injil di depan bibi Tanios, bukanlah dia yang membuahi Tanios. Namun nasi sudah menjadi bubur, gunjingan orang tak kian reda, melainkan menjalar ke mana-mana.

Ketidakpastian mengenai siapa ayahnya sebenarnya menjadi titik awal dari semua peristiwa yang menimpa Tanios semasa kecil, dan mencapai puncaknya ketika pada suatu hari ayahnya, anak buah kesayangan sang Penguasa, anak buah yang penurut, rajin, pendiam, tanpa keinginan yang lebih tinggi selain mengabdi pada majikannya, menghadang Pemimpin Gereja di sebuah hutan pinus di lembah desa dan meremuk kepalanya dengan sebutir peluru yang ditembakkan dari sebuah senapan hadiah seorang utusan pemerintah Inggris bagi Sang Penguasa, untuk membela anaknya dan kehormatan dirinya sendiri. Tanios dan ayahnya lari bersama dari desanya, di kejar-kejar ketakutan siang dan malam.

Kisah yang berlatar belakang keadaan zaman 1830-an ini, zaman pertarungan seru adu pengaruh antara negara-negara besar pada waktu itu, menghanyutkan kita dan sekaligus membuat kita terpana betapa nasib seseorang ditentukan oleh tangan-tangan yang tidak tampak dan kekuatan yang lebih besar. (Sinopsis dari jilid bagian belakang buku Cadas Tanios)

Identitas Buku
Judul : Cadas Tanios
Judul Asli : Le Rocher de Tanios
Penulis : Amin Maalouf
Bahasa : Indonesia
Penerjemah : Ida Sundari Husen
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
ISBN : 979-461-322-3
Rilis pertama di Indonesia : Juli 1999
Jumlah Halamanxiv + 262 halaman
Ukuran buku21 x 14 cm
Beli di : Boekoe Factory Outlet
Harga : Rp. 25.000

Review Cerita
Desa Kfaryabda, terletak di daerah pegunungan di Lebanon, yang untuk mengetahui letak pastinya, harus menggunakan peta daerah yang paling mendetail dan mencarinya dengan kaca pembesar.

"Mereka harus pergi mencari peta yang lebih lengkap unttuk mencari, dengan kaca pembesar, nama Kfaryabda dan Sahlain." (halaman 88)

Kfaryabda diceritakan sebagai desa yang makmur berada di bawah pemimpin yang dijuluki Cheikh. "Cheikh" merupakan sebutan kepala desa/wilayah/suku di Timur Tengah. Istri Cheikh disebut Cheikha.

Tidak ada manusia yang sempurna. Mungkin kalimat itu pas jika kita terapkan kepada Cheikh pada masa itu. Dibalik sikapnya yang berwibawa dan bijaksana, Cheikh memiliki tabiat buruk terkait perempuan. Seluruh Istana, rakyat dan Cheikha sendiripun mengetahui akan hal itu.

Hingga pada suatu saat, lahirlah Tanios dari rahim seorang pelayan istana (tempat tinggal Cheikh) bernama Lamia, yang juga merupakan istri dari Gerios, Kepala Rumah Tangga Istana. Sejak didalam kandungan hingga pada saat kelahirannya itu, memunculkan gunjingan-gunjingan buruk terhadap Tanios akan ketidakpastian siapa ayahnya. Gerios ataukah Cheikh?

Tanios tumbuh menjadi seorang pemuda yang pandai dan berprinsip. Ia adalah sosok yang teguh pada pendiriannya, tidak gampang terpengaruh.

"Tanios. Haus pengetahun, pintar, bersemangat, agak terganggu oleh goncangan-goncangan jiwa yang sedang mengalami gejolak" (halaman 84)

Suatu ketika kepandaiannya menemukan sesuatu yang menurutnya ganjil, yang telah menjadi budaya di desanya, yakni mengagung-agungkan Cheikh. Dan menurutnya, hal itu terlalu berlebihan. Ia tidak mau ikut-ikutan melakukan hal itu terhadap Cheikh.

Dalam perenungannya, Tanios duduk di batu cadas pinggiran desa untuk merenung dan bertemu dengan Roukoz, mantan Kepala Rumah Tangga Istana Cheikh sebelum digantikan oleh ayah Tanios karena fitnah Cheikh. Ia dikenalkan dengan rumah dan tanahnya yang semakin meluas serta keluarganya termasuk Asma anaknya. Dari perkenalan itu Tanios mulai jatuh cinta pada Asma.

Cinta Tanios bersambut, Asma pun mencintainya. Namun, Raad, anak Cheikh juga rupanya terpikat dengan kecantikan dan kemurnian Asma. Raad jatuh cinta kepada Asma dan ingin segera menjadikannya istri. Hingga pada suatu hari, Raad, melamar Asma pada Roukoz dan ia menerimanya. Bagi Roukoz, ini adalah peluang emas. Karena selama ini, Roukoz sangat berambisi untuk menjadi seorang Cheikh di Kfaryabda.

Mengetahui bahwa lamaran Raad terhadap Asma diterima oleh Roukoz, Tanios sangat terpukul. Ia bersumpah akan melakukan bunuh diri jika pernikahan Raad dan Asma itu terjadi. Kedua orang tuanya, Gerios dan Lamia sangat khawatir dan bersedih dengan keadaan Tanios. Namun, kekhawatiran Gerios dan Lamia sedikit berkurang ketika mengetahui bahwa Cheikh dan Pemimpin Gereja juga sependapat dengan Tanios. Bahwa pernikahan itu tidak boleh terjadi. Namun kemudian Pemimpin Gereja mengatakan hal yang berbeda. Yang kemudian membuat Gerios merasa sangat khawatir putranya akan benar-benar melakukan bunuh diri karena ambisinya, seperti yang pernah dilakukan Tanios pada saat yang sebelumnya, yaitu ketika Tanios berusaha bunuh diri dengan mogok makan karena tak bisa menuntut ilmu di Sahlain. Karena ketakutan itulah, hal yang tak pernah terbayangkan pun terjadi. Gerios, sang Kepala rumah Tangga Istana yang dikenal sebagai orang yang sangat baik, lembut dan juga patuh pada Cheikh, menembak mati Pemimpin Gereja.

Sejak saat itu Gerios dan Tanios menjadi buronan.

Mereka melarikan diri ke Siprus, tempat dekat yang paling aman bagi keduanya untuk kabur dan memantau keadaan desanya. Di sana keduanya memulai hidup baru dengan kebiasaan baru dan teman-teman yang baru. Temannya yang paling akrab adalah Fahim, seorang perantau yang mengaku berasal dari Montagne, satu wilayah dengan keduanya.

Setiap hari Gerios dan Fahim bermain judi bersama dan Tanios sering pergi menemui kekasih gelap yang baru dikenalnya, seorang perempuan bernama Thamar. 

Kebiasaan itu mereka lakukan hingga beberapa saat, hingga suatu hari Fahim memberitakan bahwa sudah aman bagi Tanios dan ayahnya kembali ke desa.

Ketika mereka hendak kembali ke desanya, Tanios terpisah dari ayahnya. Ia kembali ketempat penginapannya, untuk menemui Thamar yang kamarnya berada tak jauh dari kamarnya. Sementara ayahnya telah menyeberang lautan dengan kapal bersama Fahim terlebih dahulu. Berniat menyusul dengan kapal berikutnya, Tanios malah menemukan fakta bahwa dirinya dan ayahnya telah dijebak oleh Fahim yang ternyata adalah seorang mata-mata Emir yang tengah menguasai Kfaryabda pada masa itu. 

Tanios selamat dari hukuman, sedangkan ayahnya dihukum mati.

Pasca kejadian yang kembali membuatnya terpukul akibat kematian ayahnya, Tanios berniat untuk meneruskan hidupnya sendiri, hingga suatu saat ia dipertemukan dengan guru masa kecilnya, seorang Inggris yang patut diperhitungkan dalam politik Inggris, negara yang menentang Emir penguasa Montagne sekaligus Kfaryabda. Atas rekomendasinya, Tanios bisa pulang ke kampung halamannya dengan benar-benar selamat, dengan syarat sebuah misi, yakni menyatakan hasil perundingan petinggi Inggris untuk mengasingkan Emir.

Ketika Tanios kembali ke kampung halamannya, ia disambut meriah tidak sebagai pelarian, namun sebagai seorang pahlawan yang telah 'menurunkan' kekuasaan Emir atas wilayah Montagne, penguasa yang bahkan ditakuti oleh Cheikh Kfaryabda.

Cheikh pun yang selama ini ditahan oleh pemerintahan Emir pun telah kembali ke Kfaryabda disambut kerinduan dan kegembiraan para rakyatnya.

Tanios diangkat Cheikh menjadi putra mahkota. Ia menjadi penerus Cheikh yang pada saat itu sudah tua, dan tak dapat lagi melihat akibat kedua matanya dicungkil semasa dipenahanan. Raad anak lelaki Cheikh telah lama lama meninggal dunia, ia dibunuh oleh Emir. Namun dengan diangkatnya dirinya sebagai calon pemimpin Kfaryabda, tak sedikitpun rasa senang terpancar dari diri Tanios.

Akhir cerita, setelah diumumkannya Tanios sebagai putra mahkota, Lamia menyuruhnya menemui Asma yang sebatang kara untuk menyatakan bela sungkawa atas kematian Roukoz. Di perjalanan itulah ia menemukan Nader, si padagang keliling, sahabatnya tengah disiksa oleh sekelompok orang. Nader diduga sebagai sekutu Roukoz serta orang Mesir. Padahal Nader hanya berniat mengucapkan selamat kepada Cheikh atas kepulangannya. Dengan kuasanya yang baru, Tanios melerai mereka dan mengantarkan Nader keluar dari perbatasan.

Pada malam harinya ibunya mencari-cari Tanios yang tak kunjung pulang. Karena sekembalinya dari perbatasan, Tanios tidak langsung menemui Asma sebagaimana niat sebelumnya. Ia naik ke atas sebuah batu cadas. Disebutkan ia duduk diatas batu cadas itu tanpa mengindahkan sapaan siapapun. Lalu, seperti karena suatu keajaiban, ia lenyap diatas batu cadas itu. Tanios tidak lagi diketahui keberadaannya, hingga sekarang.

Sejak saat itulah, batu cadas bekas tempat dudukan Tanios dinamai dengan namanya, Tanios. Cadas Tanios. The Rock of Tanios.

Dengan akhir cerita yang dibuat menggantung alias tidak pasti. Pembaca diajak untuk berkhayal menentukannya endingnya. Menuru saya sendiri, bisa jadi sebenarnya Tanios tidak tiba-tiba lenyap begitu saja, tapi :

  1. Dia pergi ke suatu tempat, menemui Thamar!!!
    Seperti yang ditulis oleh Nader, yang pada buku ini ada pada halaman 159
  2. Dia ditangkap oleh kawanan yang dulu menghukum mati ayahnya
  3. Setelah lama duduk diatas batu cadas tersebut, saat mau bangkit dan pulang, tiba-tiba ia terpeleset dan jatuh ke lautan terbawa arus, hahaha... abaikan point ini. Tapi... bisa jadi juga memang begitu kaan...?? >_<
Kutipan Favorit :
  1. "Namun bagaimanapun juga, hendaknya kau tahu, merampok itu sepanjang dapat dilakukan, haruslah dilakukan pada musuh, mereka yang tanahnya dirampas atau pintu rumahnya didobrak dalam keadaan perang. Dan pasti bukan dirumah, tempat kita diterima sebagai sahabat." (halaman 98)
  2. "Kejadian nyata itu tidak tahan lama, percayalah, hanya dongeng yang tetap hidup, sepertinya jiwa sesudah raga, atau seperti minyak wangi setelah anak gadis yang memakainya lewat." (halaman 245)
Butuh waktu lebih dari 3 hari bagi saya untuk membaca buku karya Amin Maalouf ini. Tadinya saya berniat meninggalkannya saja dulu, namun karena buku ini adalah buku wajib Klub Buku Indonesia yang harus dibaca, dibedah dan didiskusikan pada bulan Februari ini, dengan mengerahkan segenap semangat, finally selesai juga membacanya.

Jujur saja, bahkan hingga mencapai halaman 30an saja saya masih belum menemukan chemistry dengan buku ini. Saya rasa, bahasanya berat. Membosankan. Baik cerita, penuturan dan tampilan fontnya. Namun, semakin banyak halaman yang saya baca, saya berpikir ini cerita yang unik. Kisah kepemimpinan, pemerintahan, politik, agama, percintaan, sejarah dan legenda diramu dengan apik. Penuturannya pun semakin lama terasa semakin mudah dipahami. Beberapa istilah dibiarkan dalam bahasa aslinya, seperti Cheikh, Cheikha, Khayye dan Bayye. Disertakan pula arti dari kata-kata tersebut.

Selain bercerita tentang kisah kehidupan Tanios, buku ini juga bercerita tentang sebuah desa yang terletak di tanah pegunungan yang saat itu terperangkap dalam situasi masa-masa perubahan kekuasaan antara Mesir dan Turki, Perancis dan Inggris, juga saling menguatnya pengaruh-pengaruh Islam dan Katolik. Melalui buku ini pula, kita diajak "menyaksikan" situasi politik yang menurut saya cukup mencekam, yang mempengaruhi negeri Libanon pada saat itu, yang mengakibatkan terjadinya pembunuhan terhadap kepala gereja.

Ini adalah kali pertamanya saya membaca buku karya Amin Maalouf. Disebutkan bahwa buku ini adalah salah satu buku yang telah diakui sebagai karya sastra yang bagus dan banyak direkomendasikan untuk dibaca. Terlebih setelah mendapat anugerah penghargaan Grand Prix des Literatures 1996. Jadi penasaran juga ingin membaca karya-karya Maalouf yang lainnya. 

Terakhir, saya persembahkan 4/5 bintang untuk Cadas Tanios

Wassalamualaikum... Wr. Wb. 

Sunday, February 22, 2015

Book Review : Specials by Scott Westerfeld

7 comments
Assalamualaikum...

Oke, setelah sebelumnya saya review buku pertama dan buku keduanya, sekarang adalah saatnya saya mereview buku ketiga dari Serial Uglies karya Scott Westerfeld, yaitu Specials


Sinopsis
Tally telah bergabung dengan Special Circumstances, aparat rahasia pemerintahan kota yang bertindak seperti militer. Mereka menjalani operasi yang menjadikan mereka “rupawan bengis,” rupawan namun mengerikan.

Bersama Shay dan kelompok Cutter, Tally memburu Smoke Baru. Sebagai anak emas Dr. Cable di Special Circumstances, mereka berusaha menghentikan upaya Smoke Baru mengobati kaum rupawan. Namun Tally merasa bimbang ketika Zane, pacarnya yang masih mengalami kerusakan otak, berbeda pendapat.

Tally kembali dihadapkan pada pilihan sulit, memilih pacar yang dicintainya tetap rupawan, atau memaksanya berubah menjadi spesial—seperti dirinya. Dan Tally tak pernah membayangkan pilihannya berujung pada masalah serius yang melibatkan kota lain, bahkan dunia.

Identitas Buku
Judul : Specials (Uglies Series #3)
Penulis : Scott Westerfeld
Bahasa : Indonesia
Penerjemah : Yunita Candra S.
Penerbit : Matahati
ISBN : 978-602-8590-31-0
Terbit pertama di Indonesia : Agustus 2011
Jumlah Halaman : 389
Jenis Cover : Soft cover
Ukuran buku : 20 x 13,5 cm
Harga : Rp. 60.000,- (Ini harga dulu yaa, waktu saya beli)

Review Cerita 
Seperti yang sudah bisa ditebak dari judulnya, ini adalah kisah Tally dan kawan-kawannya setelah mereka menjadi Specials. Benar, Tally menerima tawaran dari Dr. Cable untuk bergabung di Specials Circumtances

Specials Circumtances adalah sebuah badan rahasia negara yang mengontrol Kota Rupawan. Selain itu, juga bertindak sebagai badan keamanan Kota. Baik oleh kaum Rupawan maupun oleh kaum buruk rupa, keberadaan mereka dianggap sekedar rumor. Alias mereka tidak pernah yakin jika Specials Circumtances itu benar-benar ada.

Setelah bertransformasi menjadi seorang Specials, kini Tally berpenampilan sebagai seseorang yang Rupawan berwajah bengis. Ia cantik, kuat, cepat, namun berbahaya. Kekuatan kaum Special memang berasal dari ketajaman pikiran, kepercayaan diri, dan pemangkasan memori. Kaum Spesial dianggap berbahaya dan berpotensi bersikap di luar batas. Mereka suka mengintimidasi mereka para kaum buruk rupa.

Begitu juga dengan Shay, sahabat Tally, yang lebih dahulu menjadi Special. Bahkan kini, Shay adalah ketua Kelompok Cutter. Tally pun ikut bergabung dalam kelompok tersebut. menjadi sahabatnya. Shay selalu ada dan membantu Tally menyesuaikan diri dengan tubuh Specials-nya. Tubuh yang memiliki pemancar kulit, mata yang bisa memindai panas tubuh dalam gelap, pendengaran tajam dan reflek yang jauh lebih hebat para Rupawan biasa. 

Warga Smoke mulai menyelundupkan pil-pil penyembuh dalam jumlah besar. Pil-pil penyembuh yang sekaligus mematikan. Pil-pil tersebut mengandung unsur nano, yang memakan lesi di otak yang membuat kaum rupawan tak mampu berpikir jernih, dengan demikian akan menguatkan kembali sifat alamiahnya. Dan tak seperti obat lain yang lambat laun berkurang kadarnya, perubahan yang diakibatkan nano bersifat tetap. Jika kurang beruntung, mereka memakan sisa otak. Satu pil cukup untuk membuat hilang ingatan sesorang.

Dan Tally sendiri tidak ingin kembali ke masa lalunya, merasa terancam dengan kedatangan orang-orang Smoke, yang dulunya merupakan bagian dari kehidupannya saat buruk rupa.

Kelompok Cutter mengetahui aksi para warga Smoke tersebut. Dan Shay mengumpankan Zane, pacar Tally untuk mencari letak Smoke Baru. Zane yang masih ber-"status" sebagai Rupawan kini mengidap kerusakan otak yang membuat kodisi tubuhnya kian melemah.

Setelah menjadi seorang Specials, pola pikr Tally berubah. Ia merasa sebagai seseorang yang sangat superior dan sering ia bertindak sombong, merendahkan mereka yang bukan kaum Specials. Namun ketika ia bertemu Zane kembali Tally merasa sangat harus melindungi Zane dan menaruh perasaan itu diatas kewajibannya sebagai seorang Specials.

Ketika mereka berhasil menemukan Kota Smoke Baru, Tally tahu bahwa dirinya sekali lagi akan mengkhianati warga Smoke. Bahkan ketika mengumpankan Zane, Tally sudah merasa mengorbankan mereka. dan seiring berjalannya waktu, tumbuh lagi rasa sayang Tally kepada Zane. Tally ingin menyelamatkannya. Namun, jika ia menyelamatkan Zane, artinya ia harus mengkhianati sahabatnya, Shay.

Nah, seperti apakah akhir cerita kisah Tally pada buku ketiganya ini? Silahkan dibaca bukunya hingga selesai.

Untuk yang belum membacanya, saya sangat merekomendasikan buku ini. Meskipun mungkin saat ini agak sulit mencari buku ini, karena penerbitnya sudah tutup dan setahu saya buku ini belum dicetak ulang...

Melalui buku ini, kita diajakmenyadari bahwa sesungguhnya, kita, manusia adalah adalah makhluk yang istimewa. Pada dasarnya tidak akan ada yang mampu untuk mengontrol atau mengubahnya, baik sikap maupun sifatnya. Manusia mempunyai dan akan berusaha mencari caranya sendiri untuk menemukan kenyamanan dan untuk tampil berbeda dari yang lainnya.

Kutipan Favorit 
1. "Sebenarnya tak masalah seperti apa penampilanmu. Yang penting bagaimana kau bersikap dan memandang diri sendiri." (halaman 17)
2. "Tak semua orang bisa tetap tegar sepanjang waktu." (halaman 68)

Dan saya persembahkan 5/5 bintang untuk yang teristimewa, Specials.
Oh iya, seri ini sebenarnya terdiri dari 4 buku yaitu Uglies, Pretties, Specials dan Extras. Dan sayang sekali Extras tidak terbit di Indonesia. Menurut saya, cover seri ini versi Indonesia lebih keren dibandingkan cover-cover seri ini yang terbit di luar negeri. Silahkan perhatikan ketiga cover ini :


Sesuai dan terasa banget kan perubahannya, dari mulai Uglies... Pretties hingga Specials. Two thumb up deh buat vbi_djenggoten yang telah mendesain covernya. 

Dan untuk buku keempatnya, Extras... Semoga saja segera ada penerbit yang menerbitkannya.


Wassalamualaikum... Wr. Wb.

Friday, February 6, 2015

My Ideal Japanese Winter Vacation : Salju, Salju Oh Salju!

125 comments
Assalamualaikum...

JEPANG!!!



Jepang adalah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Letaknya di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Tiongkok, Korea, dan Rusia. Jepang mempunyai empat musim, dimana setiap musimnya mempunyai ciri khasnya tersendiri.

Nah, pada tahun 2001 saat itu aku duduk dibangku SMP kelas satu, masih ingat banget dari perpustakaan sekolahku aku meminjam sebuah buku yang berisi segala sesuatu tentang Jepang. Bukunya dilengkapi gambar-gambar saat musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin tiba. Juga ada gambar-gambar berbagai festival dan acara yang sering diadakan disana. Dan tentu saja ada gambar-gambar mengenai bangunan-bangunan khas dan bersejarah, pakaian dan berbagai jenis makanan khas di Jepang.

Sejak saat itulah aku mulai tertarik dengan negara yang mendapat julukan sebagai Negeri Matahari Terbit ini. Aku juga berharap sekali, suatu hari nanti bisa berkunjung dan liburan ke Jepang. Terutama saat musim dingin. Musim ketika salju tiba.

And the winter comes...
Dan jika memiliki kesempatan berkunjung kesana, waktunya gak sembarangan. Aku ingin pergi ke sana pada bulan Februari. Kenapa?. Nanti aku ceritakan alasannya yaa...

Musim dingin di Jepang, berlangsung dari bulan Desember sampai Februari. Pada saat itu, salju menutupi hampir semua permukaan Hokkaido. Oleh karena Jepang terentang memanjang dari utara ke selatan, maka perbedaan suhu cukup jelas antara Hokkaido yang paling utara dengan Okinawa yang paling selatan. Dan suhu udara pada saat musim dingin,  berada belasan derajat di bawah 0 derajat celcius. 

Brrr.... pasti dingin banget ya. Tapi gak apa-apa, gak masalah. Hal itu tidak akan menyurutkan keinginan aku untuk mengunjungi Jepang saat musim salju. Karena dengan memakai  jaket musim dingin, syal, topi, sarung tangan, tutup telinga, kaos kaki wool, dan sepatu aku pasti tidak kedinginan dan tetap terlihat cantik, hehehe... Meskipun sebenarnya, aku bisa juga memakai itu semua saat ini, tapi kalau memakainya secara bersamaan di Indonesia, pasti agak aneh ya... karena di negara kita tercinta ini, tidak ada musim dingin.

Sekalipun suhu udaranya sangat dingin, tapi...
bermain Yukigassen,
Yukigassen (perang-perangan salju), sesuai namanya ini merupakan permainan perang-perangan dengan saling melemparkan bola-bola salju yang telah dibulat-padatkan oleh tangan

membuat Yukidaruma, dan
Yukidaruma (Boneka Daruma Salju)
adalah patung salju yang dibuat dari salju yang dikerasakan.
Awal mula sebutan 'Yukidaruma' ini karena bentuknya menyerupai boneka Daruma yang melambangkan nasib baik, sehingga patungnya disebut Yukidaruma.
Di Jepang, Yukidaruma terbuat dari 2 bola salju, yang besar dan yang kecil, lalu keduanya ditumpuk menjadi satu mengungkapkan bagian kepala dan tubuh, tidak bertangan dan tidak berkaki.

bermain ski,
Kalau berkesempatan bermain ski, aku ingin bermain ski di Niseko, Hokkaido.
Keistimewaan tempat ini selalu diselimuti salju setiap musim dingin
dengan ketinggian lebih dari 15 meter.
Hal ini menjadikannya Niseko menjadi lokasi utama untuk bermain ski.
pastinya akan menjadi hal yang sangat menyenangkan buat aku yang belum pernah melihat putihnya salju dan merasakan lembut dan dinginnya salju.

Di Jepang terdapat tiga desa dengan ciri tempat tinggal beratap besar. Ketiga tempat itu adalah Desa Shirakawa, Ono-Gun (Gifu) dan kota Nanto (Toyama). Nah, kalaupun tidak bisa mengunjungi ketiga tempat itu, paling tidak aku berharap bisa mengunjungi salah satunya. Kenapa sih, aku pengen banget berkunjung ketempat-tempat tersebut? Karena menurut informasi yang aku baca, kekhasan tempat-tempat itu terjadi pada musim dingin dengan tampilan dan atmosfir yang tidak dapat diketemukan di tempat lain.

Ketika Shirakawa bersalju,
Subhanallah... Indah sekali yaa...
Hwaahh.... pengen lihat langsung. Dan sepertinya akan mengesankan jika bisa ber-selfie ria di salah satu tempat tersebut.

Oh iya, Jepang juga dikenal sebagai negara yang sering mengadakan berbagai festival dan acara. Termasuk pada saat musim dingin tiba. Pada awal bulan Februari, selama 7 hari ada festival salju di Sapporo. Di sana dapat dilihat ukiran-ukiran es dan istana salju yang indah.

Sapporo Snow Festival, 3-10 Februari 2015

Istana Salju, Festival Salju Sapporo.
Festival Salju Sapporo adalah festival salju terbesar di Jepang,
yang diadakan di kota Sapporo, Hokkaido.
Tidak cuma di Sapporo, pada awal hingga pertengahan bulan Februari, festival salju juga berlangsung di Ashikawa, Abashiri, dan kota lainnya yang ada di Hokkaido. Nah, hal inilah yang menjadi alasan kenapa aku ingin berkunjung ke Jepang pada bulan Februari. Ada banyak festival salju!

Setelah puas bermain-main dengan salju, mengunjungi Shirakawa dan menikmati keindahan ukiran-ukiran es di Festival Sapporo, yang ingin aku lakukan adalah berwisata kuliner. Menikmati makanan-makanan khas Jepang yang terkenal sehat dan segar di negerinya sendiri. Dan karena musim dingin, sepertinya pas jika menikmati makanan hangat. Seperti Shabu-Shabu, Sukiyaki dan Ramen. Oh iya, Onigiri, Tempura, Ryokucha (Teh hijau Jepang), Mochi, dan Takoyaki juga sepertinya wajib dicicipi selagi di negeri asalnya.

Tapi dari sekian banyak makanan yang ingin aku coba itu, paling pengen banget nyobain Shabu-Shabu yang disajikan bersama saus khas, yang disebut Gomadare. Hmm.... yummy!!!

Shabu-shabu adalah makanan Jepang jenis Nabemono berupa irisan sangat tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi air panas di atas meja makan, dan dilambai-lambaikan di dalam kuah untuk beberapa kali sebelum dimakan bersama saus (tare) mengandung wijen yang disebut gomadare.
Dan jika ke Jepang, sepertinya tidak lengkap jika tidak mencoba singgah dan melihat-lihat rumah tradisionalnya. Dan sepertinya akan terasa lebih lengkap lagi jika bisa bermalam disana dan tidur diatas futon.

Rumah tradisional Jepang
Futon (布団) adalah jenis perangkat tidur tradisional Jepang.
Selain itu, tentu saja... jika berkesempatan pergi ke Jepang, pengeeen banget mencoba memakai Kimono, seperti yang dipakai oleh wanita pada gambar dibawah. Lengkap dengan tata rias rambut dan alas kakinya yang disebut Zori atau Geta.

Kimono (着物) adalah pakaian tradisional Jepang.
Ahh... seandainya semua itu bisa terwujud, pasti akan menjadi salah satu hal yang sangat berkesan dan menyenangkan dalam hidup aku. Semoga harapan untuk bisa berlibur ke Jepang ini bisa segera terwujud, Aamiin... ^_^

Tapi, kalaupun bisa berlibur ke Jepang namun acara liburanku tidak sesuai seperti yang aku rencanakan diatas, gak apa-apa... asal bisa liburan di :
Gala Yuzawa

Pokoknya Jepang, Jepang, Jepang.... Salju, Salju, Salju!!!

Eh mungkin ada yang belum tahu tentang Gala Yuzawa?

Gala Yuzawa merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan bagi para turis yang ingin merasakan kegembiraan liburan musim dingin di Jepang. Ski resort ini hanya berjarak 77 menit dengan shinkansen dari stasiun Tokyo.

JR-Maglev, salah satu armada Shinkansen
Shinkansen (新幹線) atau kereta peluru  adalah jalur kereta api cepat Jepang
Mencapai “snowy wonderland” ini tidak perlu mengganti kereta karena dengan shinkansen bisa langsung tiba di Gala Yuzawa Ski Resort. 

Jadi, jadikanlah Gala Yuzawa sebagai salah satu tujuan wisata kamu apabila berlibur ke Jepang. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjungi:
Website resmi: http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/
Facebook page: https://www.facebook.com/id.jprail 

Mengenai transportasi, tenang... ada Tokyo Rail Days. Tokyo Rail Days merupakan program 'short trip' menggunakan kereta yang berangkat dari Tokyo dan dikelola oleh East Japan Railways Company (JR East). Lebih asiknya lagi, kita dapat mereservasi perjalanan kita dari Indonesia.

Dan Saat ini, Tokyo Rail Days Indonesia sedang menawarkan paket wisata ke Gala Yuzawa dengan promo Buy 1 get 1 Free



  

Buat kamu yang juga ingin berlibur ke Jepang, khususnya ke Gala Yuzawa, GRATIS! saat ini sedang berlangsung event :

My Ideal Jepanese Winter Vacation 
Blog Competition.


Selain paket liburan ke Gala Yuzawa, ada hadiah menarik lainnya lho... Informasi selengkapnya mengenai My Ideal Japanese Winter Vacation Blog Competition ini bisa dibaca pada poster diatas atau langsung kunjungi :


Wish us Luck!



  


Gambar-gambar (selain gambar poster Gala Yuzawa dan poster kompetisi) pada tulisan diatas diambil dari :
pengenliburan.com
www.ruwhim.com
ensiklopedibunda.blogspot.com
www.japantimes.co.jp
nexttriptourism.com
dwidayatour.co.id
abbottstravel.com
restocafeconcept.blogspot.com
j-cul.com
desaindesainrumah.com
fashion-history.lovetoknow.com

Wednesday, February 4, 2015

World Cancer Day (Hari Kanker Sedunia) Diperingati Setiap Tanggal 4 Februari

4 comments
Assalamualaikum...

As we know that, hari ini, 4 Februari 2015 diperingati sebagai hari kanker sedunia.

Semenjak tahun 2000, konferensi kesehatan di Paris, Prancis, menetapkan 4 Februari sebagai Hari Kanker Sedunia. Peringatan itu menjadi salah satu wujud perlawanan terhadap kanker.

Hari Kanker Sedunia mengajak semua orang untuk lebih peduli dan meningkatkan pengetahuannya akan penyakit kanker. Jangan salah menyimpulkan kanker pasti berujung kematian atau menganggapnya hanya sebagai masalah kesehatan.

Sebanyak empat poin ditetapkan dalam konferensi tersebut, di antaranya meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, meningkatkan penelitian terhadap kanker, pencegahan, serta perawatan pasien kanker.

Sumber gambar : Worldcancerday.org
Kanker hingga kini masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Data yang dilansir situs WHO (World Health Organization) hari ini mencatat ada lima jenis kanker yang paling sering menyerang dan membunuh laki-laki dan perempuan.

Kaum lelaki harus mewaspadai kanker paru-paru, kanker lambung, kanker hati, kanker kolorektal (usus besar), dan esofagus (tenggorokan). Pada perempuan, kanker payudara masih mendominasi diikuti kanker paru-paru, lambung, kolorekta, dan serviks (leher rahim).

Ada lebih dari 100 jenis kanker yang dapat menyerang hampir semua bagian tubuh. Tapi banyak jenis kanker yang sebenarnya dapat dicegah dengan menghindari paparan faktor risiko umum, seperti asap tembakau.

Lebih dari 30% kanker dapat dicegah, terutama dengan tidak mengkonsumsi tembakau termasuk merokok, menjaga pola makan sehat, secara fisik aktif dan moderat penggunaan alkohol.

Penggunaan tembakau merupakan penyebab terbesar kanker di dunia dan 22% kematian akibat kanker. Seperlima dari semua kanker di seluruh dunia disebabkan oleh infeksi kronis, seperti human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kanker serviks, serta virus hepatitis B (HBV) yang menyebabkan kanker hati.

Kanker adalah pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebar. Pertumbuhan kanker sering menyerang jaringan di sekitarnya dan dapat bermetastasis (penyebaran kanker) ke tempat yang jauh.

Kepedulian (awareness) inilah yang selalu dikampanyekan melalui Hari Kanker Sedunia yang biasanya diperingati pada 4 Februari. Bahkan masalah kanker ini telah melahirkan adanya gerakan penanggulangan kanker yang terintegrasi di tingkat nasional yang disebut Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Selain bertujuan mewujudkan penanggulangan kanker yang terintergrasi antara pemerintah, swasta dan masyarakat, komite ini juga memiliki visi menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker di Indonesia.

Tahun 2015 ini, Hari Kanker Sedunia diperingati dengan tema Not Beyond Us. Adapun tema ini dipilih untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa mengidap kanker bukanlah akhir dari segalanya.

Tetap semangaaat!!!

Wassalamualaikum... Wr. Wb.